Blog

  • Ka Ops Damai Cartenz 2026: Kedekatan Polri dan Masyarakat Kunci Kedamaian Papua

    NDUGA – Pendekatan keamanan di Tanah Papua terus bertransformasi. Tak sekadar menjaga situasi lewat pos penjagaan, Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 memilih langkah jemput bola dengan menyapa langsung masyarakat hingga ke pelosok kampung.

    Pemandangan hangat ini terlihat di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, pada Kamis (2/2). Personil ODC 2026 Sektor 3 Nduga menggelar patroli jalan kaki menyusuri Kampung Kora hingga ke halaman Gereja Siom, tak jauh dari Pos Koteka.

    Bukan dengan ketegangan, kehadiran aparat justru disambut suasana akrab. Dalam kegiatan “sambang masyarakat” tersebut, personil Polri tampak berdialog santai dengan warga dan jemaat gereja, sembari menyerahkan bantuan bahan makanan (bama). Langkah ini menjadi simbol nyata bahwa kehadiran negara adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

    Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan fisik seperti patroli hanyalah satu sisi mata uang. Sisi lainnya yang tak kalah penting adalah memenangkan hati masyarakat.

    “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa dekat dengan Polri. Melalui kegiatan sambang ini, kami berharap dapat memperkuat hubungan serta membangun kepercayaan (trust) antara masyarakat dengan aparat,” ujar Brigjen Pol Faizal dalam keterangannya.

    Jenderal bintang satu ini menambahkan, kedekatan emosional adalah kunci vital. Ketika masyarakat percaya pada aparat, maka tugas Satgas Tindak ODC dalam menjaga keamanan wilayah menjadi lebih efektif dan didukung penuh oleh warga setempat.

    Lebih jauh, Brigjen Pol Faizal menekankan bahwa situasi kondusif di Nduga dan Papua secara umum bukan kerja satu pihak saja. Sinergi antara warga dan kepolisian adalah pondasi utama.

    “Kita harus bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Tanah Papua. Masyarakat dan Polri harus bekerja sama untuk mewujudkan kedamaian yang berkelanjutan,” tambahnya.

    Menutup keterangannya, Kaops Damai Cartenz menyampaikan pesan moral kepada seluruh elemen masyarakat Papua. Ia mengajak semua pihak untuk mengambil peran aktif dalam menjaga ketertiban.

    “Kerjasama dan saling menghargai antar sesama akan menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” pungkasnya.

  • Respon Personel Polsek Metro Kebayoran Baru,Laporan 110 Warga ,Adanya Wanita Tergeletak di Trotoar

    Jakarta Selatan – Pada hari Kamis, tanggal 5 Februari 2026, sekitar pukul 22.30 WIB, telah dilaksanakan pengecekan pengaduan masyarakat yang diterima melalui Layanan Call Center 110. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Paurmin Samapta Ipda Ari Cahyono Putro, Patko 4083 Aiptu Jarot W, dan Personel SPKT Bripka Sony.

    Adapun pengaduan masyarakat dilaporkan pada pukul 22.16 WIB oleh Bpk. Aris (No. HP: 0821….4300) mengenai adanya seorang wanita yang tergeletak di pinggir jalan. Lokasi kejadian berada di Jl. Sultan Hasanuddin, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan sesuai dengan pengaduan yang diterima. Sesampainya di lokasi, petugas menemukan seorang wanita dalam kondisi lemas. Setelah dilakukan komunikasi dan pemeriksaan awal, diketahui bahwa yang bersangkutan merasa lemas dikarenakan belum makan/lapar, dan tidak ditemukan tanda-tanda tindak pidana maupun kekerasan.

    Selanjutnya, sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat, petugas piket fungsi memberikan bantuan dengan membelikan makanan kepada wanita tersebut hingga kondisinya berangsur membaik. Selama kegiatan berlangsung, petugas juga melakukan dokumentasi sebagai bahan laporan.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari Guna Antisipasi Kemacetan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan kamtibmas pada jam sibuk pagi hari, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pada  Jum’at, 6 Februari 2026, mulai pukul 06.35 WIB.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Priyantono bersama Aiptu I Putu Ariana, dengan lokasi pengaturan lalu lintas di TL Persojo, Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H., Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Dalam pelaksanaannya, personel Samapta melaksanakan kegiatan rutin pagi hari berupa pelayanan masyarakat dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas guna memperlancar pergerakan kendaraan serta mencegah terjadinya kemacetan. Selain itu, petugas juga mengantisipasi terjadinya kejahatan jalanan serta memberikan himbauan kepada para pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas, tidak melawan arus, dan mengutamakan keselamatan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas di lokasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan kenyamanan, khususnya pada jam-jam rawan kepadatan lalu lintas.

  • Di Balik Sunyi Pegunungan, Sentuhan Hangat Polisi Hadir di Kampung Yunabol

    PEGUNUNGAN BINTANG – Pegunungan yang biasanya sunyi itu mendadak terasa lebih hidup ketika seragam cokelat berjalan menyusuri jalan setapak Kampung Yunabol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (4/2/2026). Bukan operasi penindakan, melainkan sapaan hangat, obrolan ringan, dan pesan kesehatan yang dibawa langsung untuk warga.

    Personel Ops Damai Cartenz 2026 yang dipimpin Ipda Ranto Achmad Chamdani, SKM, melaksanakan patroli dialogis sekaligus sosialisasi kesehatan sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri di wilayah pegunungan Papua. Mereka mendatangi rumah-rumah warga, berbincang langsung dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan edukasi sederhana tentang pentingnya menjaga kesehatan di tengah keterbatasan akses layanan medis.

    Di wilayah dengan medan geografis yang menantang dan fasilitas kesehatan terbatas, persoalan kesehatan kerap menjadi kekhawatiran warga. Kehadiran personel Satgas dengan pendekatan persuasif menjadi jembatan untuk membangun rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat. Pendekatan ini juga membawa pesan kebersamaan bahwa Papua Adalah Kita, yang perlu dirawat dan dijaga bersama.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini adalah wajah lain dari kehadiran Polri di Papua.

    “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran aparat bukan hanya soal keamanan, tetapi juga kepedulian. Melalui patroli dialogis dan sosialisasi kesehatan ini, kami membangun kedekatan sekaligus membantu warga menjaga kualitas hidupnya. Papua adalah rumah kita bersama, mari kita rawat dan jaga bersama,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

    Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa komunikasi langsung menjadi kunci menciptakan situasi yang kondusif.

    “Ketika anggota kami duduk, berbicara, dan mendengar langsung keluhan warga, di situlah kepercayaan tumbuh. Dari kepercayaan itu, stabilitas keamanan akan terjaga secara alami. Semangatnya sederhana, tong baku jaga,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

    Respons masyarakat Kampung Yunabol pun terasa hangat. Warga menyambut baik kegiatan tersebut karena merasa diperhatikan, sekaligus mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga mereka.

    Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban. Bagi warga Yunabol, hari itu bukan sekadar patroli, tetapi momen ketika negara hadir lewat sentuhan yang lebih manusiawi untuk wujud Ops Damai Cartenz 2026 yang bekerja dengan hati dan ketulusan. Papua tetap damai, dijaga bersama, satu kampung demi satu kampung.

  • Polda Metro Jaya Gelar Rakorda Satgas Pangan Jelang HBKN, Awasi Harga hingga Mutu Komoditas

    Jakarta — Polda Metro Jaya bersama sejumlah kementerian, lembaga, dan dinas terkait menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan serta lonjakan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (5/2/2026).

    Rapat dipimpin Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu selaku Kasatgas Pangan, didampingi perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Dr. Ir. Budi Waryanto, Pimpinan Bulog wilayah DKI Jakarta–Banten Taufan Akib, serta Wakil Dirreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Martuasah H. Tobing. Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan dinas pangan, perdagangan, pertanian, DPMPTSP dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta jajaran Satreskrim Polres dan personel Satgas Pangan.

    Dalam rakor, Satgas Pangan menegaskan pengawasan terhadap komoditas strategis yang diatur dalam skema Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Acuan Penjualan (HAP), hingga Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Komoditas yang menjadi prioritas pengawasan antara lain beras SPHP, beras medium dan premium, minyak goreng Minyakita, jagung pipilan kering, kedelai, telur ayam ras, daging ayam, daging sapi dan kerbau, bawang merah, bawang putih, cabai, serta gula konsumsi.

    Selain harga, satgas juga menyoroti aspek keamanan dan mutu pangan. Pengawasan difokuskan pada potensi residu pestisida, penggunaan formalin, hingga aflatoksin pada bahan pangan. Indikator pelanggaran mencakup kontaminasi di atas ambang batas, peredaran pangan kedaluwarsa, dan penggunaan bahan berbahaya yang dilarang.

    “Satgas bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan harga dan mutu pangan agar produsen maupun konsumen mendapatkan perlindungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” demikian penekanan dalam rapat. Penanganan pelanggaran akan dilakukan secara berlapis melalui pendekatan preemtif, preventif, hingga represif dengan prinsip ultimum remedium.

    Kasatgas Pangan Polda Metro Jaya juga menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas secara santun dan beretika. “Pelaksanaan di lapangan harus dilakukan dengan pendekatan humanis, tidak menyakiti hati masyarakat, serta mengedepankan sosialisasi dan edukasi sebelum penegakan hukum,” tegasnya.

    Rakor ini merujuk pada sejumlah regulasi, di antaranya Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 224 Tahun 2025 tentang HET beras SPHP, Keputusan Kepala Badan Nomor 299 Tahun 2025 tentang HET beras, serta Peraturan Badan Pangan Nasional dan Keputusan Menteri Perdagangan terkait pengendalian harga dan distribusi pangan.

    Melalui sinergi lintas instansi, Satgas Pangan Polda Metro Jaya berharap stabilitas harga, ketersediaan, serta keamanan pangan di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan sekitarnya tetap terjaga menjelang HBKN, sekaligus mencegah praktik pelanggaran yang merugikan masyarakat.

  • Satgas Saber Dikerahkan Jelang Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 2026, Kabareskrim: Negara Hadir Jaga Harga dan Mutu Pangan

    JAKARTA – Pemerintah mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan secara nasional menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman, cukup, dan harga terkendali, sekaligus mencegah praktik penimbunan serta permainan harga di pasar.

    Penguatan pengawasan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Satgas Saber Pelanggaran Pangan yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si selaku Ketua Pengarah Satgas Saber. Rakor digelar di Rupat Dittipideksus Bareskrim Polri, Gedung Awaloedin Djamin Mabes Polri, Rabu (4/2/2026), dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, serta Satgas daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota secara luring dan daring.

    Satgas Saber dibentuk untuk mengawal kebijakan harga pangan, menjaga keamanan dan mutu pangan, serta memastikan distribusi berjalan lancar dari hulu ke hilir. Pengawasan dilakukan serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, mencakup seluruh rantai pasok mulai dari produsen, distributor, hingga pedagang eceran dan ritel modern. Komoditas yang menjadi fokus pengawasan antara lain beras, jagung, kedelai, daging sapi dan kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai, minyak goreng, serta gula konsumsi.

    Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono menegaskan bahwa Satgas Saber merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat menjelang periode rawan lonjakan harga dan potensi pelanggaran distribusi pangan.

    “Tujuan utama Satgas Saber ini adalah melindungi masyarakat, menjaga keamanan dan mutu pangan menjelang HBKN. Penegakan hukum dilakukan sebagai langkah terakhir, namun tetap tegas apabila ditemukan pelanggaran serius,” tegas Komjen Pol Syahardiantono.

    Menurutnya, pengawasan akan dilaksanakan secara berlapis dengan pendekatan preemtif, preventif, dan represif yang humanis serta proporsional. Satgas juga akan bersinergi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan harga pangan dijalankan secara konsisten di lapangan.

    Satgas Saber 2026 merupakan kelanjutan dari Satgas Pengendalian Harga Beras 2025 yang terbukti efektif menekan pelanggaran harga melalui pemantauan masif di pasar-pasar tradisional dan modern. Selain pengawasan langsung, Satgas juga membuka kanal pengaduan masyarakat untuk menampung laporan terkait dugaan pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan.

    Dengan penguatan Satgas Saber ini, pemerintah berharap stabilitas pasokan dan harga pangan dapat terjaga selama rangkaian HBKN 2026, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok secara aman dan terjangkau.

  • Polisi Gagalkan Peredaran Etomidate, 5.095 Cartridge Disita di Kalibata

    Jakarta – Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan peredaran gelap narkotika jenis etomidate dan mengamankan tiga orang terduga pelaku. Dari pengungkapan ini, polisi menyita 5.095 cartridge yang diduga mengandung etomidate.

    Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo mengatakan kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat terkait peredaran etomidate di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Informasi itu diterima polisi pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

    “Dari hasil pengembangan, pada Jumat (30/1) sekitar pukul 14.30 WIB tim memperoleh informasi akan adanya transaksi etomidate di sekitar Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Anggota kemudian melakukan observasi, penyamaran, dan surveilans di lokasi,” kata Aris dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

    Sekitar pukul 17.24 WIB, petugas mengamankan seorang pria berinisial P di trotoar sekitar apartemen. Dari hasil keterangan awal, P mengaku tengah menunggu calon pembeli dan menyebut dua rekannya berinisial R dan N yang berada di dalam mobil. Polisi kemudian mengamankan keduanya dan melakukan pemerikasaan kendaraan.

    Dalam pemerikasaan tersebut, petugas menemukan koper berwarna hijau berisi 5.095 cartridge yang diduga etomidate. Berdasarkan keterangan awal, barang tersebut berasal dari Tanjung Balai, Sumatera Utara, milik seseorang berinisial K yang kini berstatus DPO. Para pelaku diduga berperan sebagai perantara dengan motif keuntungan ekonomi.

    Ketiga pelaku beserta barang bukti kini diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pengembangan guna memburu pemasok utama dalam jaringan peredaran etomidate tersebut.

  • Beri Penghargaan Anggota, Kapolda Metro Jaya: Jangan Sakiti Hati Masyarakat

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memberikan penghargaan kepada 134 personel Polda Metro Jaya atas dedikasi dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas pengamanan unjuk rasa, serta 2 (dua) tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Premiere Jatinegara. Kegiatan itu digelar di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (5/2/2026).

    Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan institusi atas loyalitas serta kinerja personel dalam menjalankan tugas di lapangan. Selain itu, Kapolda juga memberikan ucapan selamat kepada anggota yang menerima promosi jabatan, mutasi, dan kenaikan pangkat di lingkungan Polda Metro Jaya.

    Kapolda berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Rumah Sakit Premiere Jatinegara yang telah memberikan dukungan dalam penanganan personel saat pelaksanaan tugas, sebagai wujud sinergitas antara Polri dan tenaga kesehatan dalam menjaga situasi kamtibmas.

    Dalam arahannya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dan langkah konkret di setiap satuan. Ia mengingatkan agar seluruh anggota menjaga sikap serta profesionalitas dalam bertugas. “Jangan sekali-kali menyakiti hati masyarakat. Satu kesalahan yang menimbulkan kekecewaan publik bisa menghapus seluruh prestasi yang sudah dicapai,” tegasnya.

    Kapolda juga menegaskan komitmen untuk menindak tegas anggota yang melanggar serta memerintahkan peningkatan pengawasan internal. Ia berharap seluruh jajaran Polda Metro Jaya terus menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.

  • Taruna Akpol Latsitardanus di Aceh Tamiang, Bersihkan Lumpur Pasar hingga Santuni Korban Hanyut

    ACEH TAMIANG – Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) melaksanakan sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (4/2/2026).

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Satlat Kijang melaksanakan pembersihan lumpur di kawasan Pasar Bawah Aceh Tamiang. Hal ini dilakukan bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian Taruna Akpol terhadap lingkungan pascabencana.
    Selain itu, Taruna Akpol juga melaksanakan silaturahmi dan kunjungan kemanusiaan kepada warga yang menjadi korban hanyut di sungai. Kunjungan dilakukan sebagai bentuk empati serta dukungan moril kepada korban dan keluarga yang terdampak musibah.
    Tak hanya itu, Taruna Akpol turut melaksanakan kegiatan bhakti sosial dengan membagikan tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada anak-anak di wilayah tersebut.

    Kegiatan ini bertujuan membantu kebutuhan pendidikan sekaligus memotivasi anak-anak agar tetap semangat belajar meski dalam kondisi pascakejadian bencana.

    Silaturahmi kepada anak korban hanyut dilaksanakan pada Selasa (4/2/2026) pukul 14.00 WIB di kediaman korban. Kegiatan tersebut diikuti oleh Taruna Akpol bersama tim kesehatan lapangan Akpol yang secara langsung memantau perkembangan kondisi kesehatan anak pascakejadian. Selain memberikan motivasi dan dukungan moril kepada korban dan keluarga, Taruna Akpol juga menyerahkan kenang-kenangan sebagai wujud kepedulian dan empati.

    Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter serta penguatan empati sosial calon perwira Polri.

    “Kegiatan Latsitardanus ini tidak hanya melatih aspek kedisiplinan dan integrasi antarlembaga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat. Taruna Akpol hadir untuk membantu masyarakat secara nyata, terutama saat menghadapi situasi sulit akibat bencana,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

    Menurutnya, kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial sejak dini.

    “Melalui kegiatan sosial seperti pembersihan lingkungan, kunjungan kepada korban musibah, hingga bhakti sosial untuk anak-anak, diharapkan terbangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Ini menjadi bekal penting bagi Taruna Akpol sebagai calon pemimpin Polri di masa depan,” tutupnya.

  • Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.

    Sigit mengungkapkan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Menurut Sigit, hal tersebut dijadikan semangat dan inspirasi keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.

    “Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi,” kata Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman.

    Bahkan, kata Sigit, pada saat melayat ke rumah duka Eyang Meri, pihak keluarga memutar rekaman berisikan pesan dari Eyang Meri untuk keluarga besar Polri.

    “Bahkan tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama bagaimana beliau selalu sampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri,” ujar Sigit.

    Pesan itu, kata Sigit merupakan suatu amanah ataupun wasiat dari Eyang Meri. Tentunya, kata Sigit, pesan tersebut harus terus dikumandangkan serta menjadi semangat bersama untuk seluruh keluarga besar Polri dimanapun berada untuk terus melanjutkan pesan serta nasihat Eyang Meri.

    “Karena setiap beliau menyampaikan Eyang Meri saat terakhir dan pesannya tolong jaga titip institusi Polri, tolong jaga dan titip Polri,” ucap Sigit.

    Sigit menegaskan, pesan dari Eyang Meri memiliki makna mendalam. Polri ke depannya harus bisa meneladani dan memberikan perlindungan serta pengayoman terhadap masyarakat dan tanggung jawab terhadap keamanan.

    “Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan daripada pendahulu utamanya Almarhum Hoegeng Iman Santoso yang tentunya akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut,” tutup Sigit.