Blog

  • Polsek Tebet Laksanakan Strong Point di Pospantau Manggarai Antisipasi Tawuran

    Dalam rangka mengantisipasi potensi tawuran serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Polsek Tebet melaksanakan kegiatan Strong Point di wilayah Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, mulai pukul 16.39 WIB hingga selesai, bertempat di Pospantau Manggarai, Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai.

    Kegiatan Strong Point dipimpin oleh Aiptu Suwarno selaku Perwira Pengawas (Pawas) dengan melibatkan personel Samapta dan Bhabinkamtibmas Polsek Tebet, yaitu Aiptu Yoyo Waluyo, Aiptu Evin Susanto, dan Aiptu Tamam, serta didukung oleh empat personel Satpol PP. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi tawuran remaja serta tindak kriminalitas lainnya seperti curat, curas, dan curanmor.

    Selain melaksanakan pemantauan wilayah, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga sekitar agar senantiasa waspada dan berhati-hati terhadap potensi gangguan keamanan. Dalam kesempatan tersebut, turut disosialisasikan layanan kepolisian 110 bebas pulsa sebagai sarana pelaporan cepat apabila masyarakat membutuhkan kehadiran atau bantuan pihak kepolisian. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

  • Polda Sumut Gerak Cepat Pulihkan Batang Toru Pasca Banjir dan Longsor, 61 Tenda HUNTARA Kini Teraliri Listrik

    TAPANULI SELATAN – Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (17/1/2026).

    Tak hanya melakukan pembersihan material pascabencana, personel Brimob juga berhasil memasang instalasi listrik pada 61 tenda hunian sementara (HUNTARA) di Desa Batu Hula.

    Langkah ini menjadi perhatian karena langsung menyentuh kebutuhan dasar para penyintas, terutama untuk menunjang aktivitas dan keamanan warga pada malam hari.

    Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kehadiran Brimob merupakan bentuk nyata negara hadir di tengah masyarakat saat mengalami musibah.

    “Operasi Aman Nusa II bukan hanya berfokus pada penanganan bencana secara teknis, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih layak. Pemasangan listrik di tenda hunian sementara menjadi bagian dari upaya pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

    Ia menegaskan, seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut bekerja dengan mengedepankan sinergi lintas sektor, baik TNI, pemerintah daerah, maupun relawan setempat.

    “Polri, khususnya Polda Sumatera Utara, hadir untuk membantu masyarakat tanpa batas. Dari dapur lapangan, pembersihan rumah warga, hingga persiapan hunian tetap, semuanya dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

    Selain pemasangan instalasi listrik, personel Brimob juga mengoperasikan dapur lapangan di Kantor Camat Batang Toru, melakukan pembersihan rumah dan halaman warga di Desa Huta Godang serta Desa Batu Horing, hingga membantu pembukaan lahan hunian tetap (HUNTAP) di Desa Napa menggunakan alat berat.

    Kehadiran personel Brimob bersama unsur TNI dan instansi terkait mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

    Warga mengaku terbantu dan merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung membantu pemulihan pascabencana.

  • Percepat Pemulihan Pascabencana, 283 Taruna Akpol Diterjunkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 di Aceh Tamiang

    Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Sebanyak 283 taruna tingkat akhir Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi diberangkatkan untuk mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) XLVI Tahun 2026.

    Ratusan Taruna Akpol tersebut akan bergabung bersama taruna dan kadet dari berbagai lembaga pendidikan kedinasan lainnya untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera, dengan fokus utama di Kabupaten Aceh Tamiang.

    Keikutsertaan Taruna Akpol dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah pascabencana, sekaligus implementasi peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penugasan taruna dalam Latsitarda Nusantara menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    “Keikutsertaan 283 Taruna Akpol dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam membantu masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana. Para taruna akan terjun langsung membantu kegiatan pemulihan di Aceh Tamiang sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

    Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penting pembentukan karakter calon perwira Polri agar semakin peka dan responsif terhadap persoalan sosial di lapangan.

    “Melalui kegiatan ini, para taruna tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga belajar membangun empati, kepedulian, dan semangat melayani masyarakat. Inilah nilai-nilai utama yang ingin ditanamkan kepada calon pemimpin Polri di masa depan,” tambahnya.

    Dalam pelaksanaan di lapangan, para Taruna Akpol akan terlibat langsung dalam berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat terdampak bencana.

    Brigjen Pol Trunoyudo menjelaskan bahwa para taruna akan melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga yang mengalami dampak psikologis akibat bencana, membantu membersihkan lingkungan permukiman, serta ikut membangun dan merehabilitasi fasilitas umum yang rusak.

    “Mereka akan terlibat dalam kegiatan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak. Selain itu, para taruna juga akan membantu membersihkan dan memperbaiki tempat ibadah, fasilitas pendidikan, serta infrastruktur lainnya, serta kantor-kantor kepolisian yang terdampak bencana banjir agar dapat kembali melayani kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

    Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat normalisasi kehidupan sosial di Aceh Tamiang.

    “Peran aktif para taruna ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi pascabencana. Ini adalah wujud nyata bakti Polri untuk negeri,” lanjut Karopenmas.

    Pemberangkatan para Taruna Akpol diawali dengan Upacara Pembukaan dan Pembentukan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 yang dipimpin oleh Danjen Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha di Dermaga Samudera II Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Sabtu (17/1/2026).

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri, para pimpinan lembaga pendidikan kedinasan, serta pejabat TNI-Polri wilayah Jawa Tengah, termasuk Wakapolda Jawa Tengah.

    Selain Taruna Akpol, kegiatan ini juga diikuti oleh taruna dan kadet dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) dengan total peserta mencapai 1.456 orang.

    Selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 17 Januari hingga 17 Februari 2026, para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di lokasi bencana, baik kegiatan fisik maupun nonfisik sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.

    Usai upacara, para taruna diberangkatkan menuju wilayah sasaran menggunakan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Banda Aceh-593, KRI Teluk Calang-524, dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Sekitar pukul 16.00 WIB, ketiga KRI tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, untuk selanjutnya bergerak ke lokasi penugasan di Aceh Tamiang.

    Melalui Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini, Polri berharap para Taruna Akpol mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus semakin memperkokoh semangat pengabdian, soliditas, dan kemanunggalan Polri dengan rakyat.

  • Tim Medis Polri Jangkau Korban Banjir Aceh Tamiang, Pulihkan Kesehatan dan Semangat Warga

    Aceh Tamiang — Kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat terdampak bencana banjir kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Tim BKO Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Jumat, (16/1/2026).

    Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Pondok Pesantren Hidayah Raudatun Najah, Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, serta Desa Bukit Seulema, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Sejak pagi hari, tim medis Polri memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada warga dengan penuh empati dan ketelatenan.

    Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, selaku Dokter Ahli Bidokkes Polda Metro Jaya, bersama anggota Tim BKO PMJ.

    Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga diberikan vitamin guna menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi lingkungan pascabencana yang rentan terhadap berbagai penyakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tercatat sebanyak 80 orang masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, dengan keluhan yang didominasi penyakit pascabanjir seperti ISPA sebanyak 20 pasien, dispepsia 20 pasien, dermatitis 10 pasien, hipertensi 5 pasien, low back pain 6 pasien, rematik 4 pasien, cephalgia 4 pasien, konjungtivitis 3 pasien, diare 3 pasien, sakit gigi 2 pasien, diabetes melitus 2 pasien, serta 1 pasien suspek TB.

    Salah seorang warga penerima layanan, Ibu Nurjanah, warga Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, tampak terharu saat menerima pemeriksaan kesehatan langsung di desanya. “Kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih. Hanya Tuhan yang dapat membalasnya. Di saat kondisi seperti ini, kehadiran polisi dan dokter sangat berarti bagi kami,” ungkap Ibu Nurjanah dengan suara bergetar.

    Dokter yang memimpin pelayanan di lapangan, dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga selama masa pemulihan pascabencana. “Pascabanjir, risiko penyakit cukup tinggi. Oleh karena itu kami melakukan pemeriksaan menyeluruh, pemberian obat dan vitamin, serta edukasi kesehatan agar masyarakat tetap waspada dan segera mendapatkan penanganan bila muncul keluhan,” jelasnya.
    Ia menambahkan bahwa pendekatan langsung ke lokasi warga dilakukan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara merata, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

    Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran negara melalui Polri, tidak hanya dalam penanganan darurat bencana, tetapi juga dalam memastikan aspek kesehatan masyarakat tetap terjaga. Kehadiran tim medis Polri disambut dengan rasa syukur dan antusias oleh warga, sebagai bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Polri berharap kondisi kesehatan masyarakat terdampak banjir di wilayah Aceh Tamiang dan Aceh Timur dapat terus terpantau, sekaligus mendukung percepatan pemulihan kehidupan sosial dan kesehatan pascabencana.

  • Samapta Polsek Tebet Laksanakan Patroli Dialogis di Pemukiman Tebet Dalam

    Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan kegiatan patroli dialogis di wilayah pemukiman Tebet Dalam, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2026, mulai pukul 11.45 WIB hingga selesai.

    Patroli dialogis dipimpin oleh Panit 3 Samapta Aiptu Priyantono bersama Aiptu I Putu Ariana. Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi warga yang sedang berkumpul dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar senantiasa waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang cenderung meningkat.

    Selain itu, warga diimbau untuk memarkirkan kendaraan di tempat yang aman, menggunakan kunci stang maupun kunci tambahan, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila membutuhkan bantuan melalui layanan Call Center 110 bebas pulsa. Selama kegiatan patroli dialogis berlangsung, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif.

  • Kapolda Jatim Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan di Bekasi

    BEKASI – Suasana haru menyelimuti kediaman rumah duka almarhum Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan, S.I.K., M.H., di Kompleks Molek Raya Housing, Pondok Gede, Kota Bekasi. Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan upacara pelepasan jenazah secara kedinasan sebagai penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas, Jumat sore (16/01/2026).

    Upacara pelepasan yang berlangsung khidmat pada pukul 15.50 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang Sugiharto, S.H.

    Prosesi pemakaman perwira tinggi yang menjabat sebagai Irwasda Polda Jawa Timur ini dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri. Turut hadir memberikan penghormatan terakhir, Kapolda Metro Jaya, PJU Polda Jatim, para Kapolres jajaran Polda Jatim, rekan seangkatan almarhum, serta Kapolres Metro Bekasi Kota beserta jajaran.

    Kehadiran para pimpinan tertinggi Polri ini menjadi bukti nyata apresiasi organisasi terhadap integritas dan loyalitas almarhum semasa hidupnya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

    Almarhum Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan, S.I.K., M.H. (Lulusan Akpol 1997), menghembuskan napas terakhir pada Kamis dini hari, 16 Januari 2026, pukul 03.53 WIB di RS Bhayangkara Polda Jatim karena sakit. Kenaikan pangkat anumerta diberikan sebagai penghargaan atas jasa-jasa almarhum yang tak terhingga bagi institusi Bhayangkara.

    Tepat pukul 16.30 WIB, setelah upacara pelepasan selesai, jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Di sana, almarhum akan dimakamkan melalui upacara pemakaman kedinasan Polri.

    Seluruh rangkaian prosesi pelepasan di rumah duka berjalan dengan aman, tertib, dan penuh rasa takzim. Keluarga besar Polri mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

  • Brimob Polda Sulteng Bangun Jembatan Sementara Penghubung Wani 3–Labuan Kungguma

    DONGGALA – Akses transportasi warga yang menghubungkan Desa Wani 3, Kecamatan Tanantovea, dengan Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, sempat terputus akibat banjir yang merusak infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antarwilayah.

    Merespons kondisi tersebut, personel Brimob Polda Sulawesi Tengah bergerak cepat turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Dengan dukungan unsur TNI serta partisipasi aktif masyarakat setempat, Brimob membangun jembatan sementara sebagai solusi cepat pemulihan akses warga.

    Pembangunan jembatan darurat dilakukan secara manual dengan memanfaatkan material lokal berupa batang pohon kelapa yang disumbangkan warga. Keterbatasan peralatan tidak menjadi penghalang, personel Brimob tetap bekerja menggunakan alat seadanya demi mempercepat tersambungnya kembali jalur penghubung antar desa.

    Proses pembangunan jembatan sederhana tersebut berlangsung selama dua hari dan kini dapat dilalui pejalan kaki. Kehadiran jembatan darurat ini sangat membantu masyarakat yang sebelumnya terisolasi akibat terputusnya akses utama.

    Selain membangun jembatan, personel Brimob Polda Sulteng juga aktif membantu warga melakukan pembersihan rumah-rumah yang terdampak banjir, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

    Komandan Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

    “Dalam kondisi darurat, yang paling utama adalah bagaimana akses warga bisa kembali terhubung. Personel kami bergerak cepat dengan segala keterbatasan, bekerja bersama TNI dan masyarakat untuk membantu meringankan beban warga,” ujarnya.

    Ia menegaskan, Brimob Polda Sulteng akan terus hadir dan berperan aktif dalam setiap penanganan bencana, baik pada tahap tanggap darurat maupun pemulihan, sebagai wujud pengabdian dan tanggung jawab kemanusiaan kepada masyarakat.

  • Respon Cepat Polsek Metro Setiabudi Tindaklanjuti Laporan Juru Parkir “Ketok Harga” di Setiabudi, Jakarta Selatan

    Jakarta Selatan, 16 Januari 2025 — Satuan Kepolisian Resor Jakarta Selatan bertindak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas parkir liar yang meresahkan di wilayah Setiabudi. Laporan tersebut diterima melalui layanan aduan masyarakat 110 pada Kamis, 16 Januari 2025 pukul 14.53 WIB.

    Lokasi kejadian berada di pertigaan antara Sudirman Tower dan Plaza Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan. Pelapor, Bp.Ivan , melaporkan adanya juru parkir liar yang meminta tarif parkir cukup mahal kepada pengguna kendaraan roda dua, yakni sebesar Rp10.000 untuk durasi 3 jam. Selain itu, aktivitas parkir liar tersebut juga menggunakan sebagian jalan umum sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Pawas Budi 2.0 Iptu Rudi Anton, SH.MH., bersama anggota Piket Binmas dan Pospol, langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan klarifikasi di tempat.

    Dalam Keterangan singkat / klarifikasinya, petugas menjelaskan bahwa tarif parkir resmi untuk kendaraan roda dua di lokasi tersebut adalah sebesar Rp5.000 per motor untuk durasi maksimal 5 jam. Sementara itu, dari hasil penelusuran, juru parkir yang berada di lokasi mengaku atas nama Inisial An, Oz, dan Ags.

    Petugas kemudian memberikan himbauan kepada para juru parkir agar tidak lagi meminta tarif di atas ketentuan yang berlaku serta tidak mengganggu arus lalu lintas. Polisi juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang.

    Polres Metro Jakarta Selatan, Polsek Metro Setiabudi mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk pelanggaran atau aktivitas yang meresahkan melalui layanan 110.

  • Brimob Polda Metro Jaya Gelar Bakti Sosial Kebersihan di Masjid Jami Nurul Jannah Hegarmukti

    Bekasi — Sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat, personel Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan bakti sosial kebersihan di lingkungan Masjid Jami Nurul Jannah, Hegarmukti, pada Jumat (16/1/2026) pagi.

    Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut dilaksanakan bersama masyarakat sekitar dengan fokus membersihkan area masjid dan lingkungan sekitarnya. Personel Brimob bergotong royong membersihkan saluran air yang tersumbat, merapikan area tempat ibadah, serta memastikan lingkungan masjid kembali bersih, rapi, dan nyaman untuk digunakan beribadah.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian Brimob terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat.

    Brimob Polda Metro Jaya akan terus hadir dan berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kepentingan warga, baik di lingkungan permukiman maupun fasilitas umum dan tempat ibadah.

    Kegiatan bakti sosial kebersihan tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran personel Brimob dan turut berbahagia atas kebersamaan yang terjalin, sehingga tercipta suasana kekeluargaan dan keharmonisan di lingkungan Masjid Jami Nurul Jannah Hegarmukti.

  • Polri Hadir Menyembuhkan Luka Bencana, Ratusan Warga Aceh Tengah dan Sekitarnya Terlayani Bakti Kesehatan

    ACEH TENGAH — Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana banjir kembali diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) yang digelar secara berkelanjutan di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Aceh.

    Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 14–15 Januari 2026, dengan fokus utama di wilayah hukum Polres Aceh Tengah.

    Pelayanan kesehatan ini juga diperluas hingga ke Kabupaten Bener Meriah, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang guna menjangkau masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis pascabencana.

    Di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, tim kesehatan Polri memberikan pelayanan medis kepada warga terdampak banjir di Desa Jamat, Desa Delung Sekinel, dan Desa Kute Reje.

    Sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, personel kesehatan gabungan dari Sidokkes Polres Aceh Tengah bersama tenaga medis BKO Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, serta edukasi kesehatan lingkungan kepada masyarakat.

    Kegiatan ini melibatkan sejumlah tenaga medis Polri, di antaranya Kasidokkes Polres Aceh Tengah IPDA Johariyadi, S.Kep., IPDA dr. Henri Aprilio Purnomo, serta personel kesehatan Brimob dan jajaran tenaga kesehatan lainnya.

    Dari hasil pelayanan di wilayah tersebut, tercatat sebanyak 326 warga berhasil mendapatkan layanan kesehatan gratis. Keluhan yang paling banyak ditemukan meliputi ISPA, hipertensi, dispepsia, dislipidemia, serta gangguan kulit akibat dampak banjir.

    Salah seorang warga Desa Jamat, Rahmawati (47), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tim kesehatan Polri di kampungnya.

    “Sejak banjir kemarin, banyak warga yang batuk dan sesak napas. Kami sulit ke puskesmas karena akses jalan rusak. Alhamdulillah, polisi datang langsung memeriksa kami dan memberi obat. Ini sangat membantu dan menenangkan warga,” tuturnya haru.

    Rangkaian Bakti Kesehatan Polri juga berlanjut pada Kamis (15/1/2026) di Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di Desa Rusip dan Desa Tembolon, Kecamatan Syiah Utama. Di lokasi ini, tim medis melayani pemeriksaan kesehatan terhadap 84 warga dan menggelar kegiatan trauma healing bagi 41 anak untuk memulihkan kondisi psikologis mereka pascabencana.

    Di hari yang sama, pelayanan kesehatan turut digelar di Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Di lokasi ini, sebanyak 67 warga menerima layanan kesehatan gratis dari tim medis Polri.

    Sementara itu di Kabupaten Aceh Tamiang, pelayanan kesehatan dipusatkan di Posko Polri Kesehatan. Tim gabungan dari Biddokkes Polda Aceh, Polda Metro Jaya, dan Polda Jawa Tengah memberikan pemeriksaan kesehatan serta pembagian vitamin kepada 61 warga terdampak banjir bandang.

    Kabid Dokkes Polda Aceh Kombes Pol dr. Dafianto Arief, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II yang digelar Polri dalam rangka penanganan bencana.

    “Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Kami mengerahkan tenaga medis lintas polda agar pelayanan bisa menjangkau hingga ke desa-desa yang sulit diakses,” ujarnya.

    Menurutnya, metode pelayanan dilakukan secara proaktif melalui pendekatan door to door, home visit, serta edukasi kesehatan guna mencegah munculnya penyakit pascabencana.

    Melalui rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan tersebut, Polri kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang selalu berdiri bersama masyarakat. Di tengah keterbatasan pascabencana, kehadiran tim medis Polri menjadi harapan dan kekuatan baru bagi warga untuk bangkit dan pulih kembali.