Blog

  • Polda Metro Jaya Minta Maaf soal Penjual Es Jadul, Tegaskan Tak Hambat UMKM

    Jakarta — Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait peristiwa pengamanan penjual es kue jadul yang sempat terjadi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Permintaan maaf itu disampaikan pada Rabu (28/1/2026), menyusul adanya persepsi kurang tepat yang berkembang di tengah publik.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, tindakan yang dilakukan personel di lapangan bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus memastikan keamanan masyarakat. Namun demikian, pihaknya memahami langkah tersebut dapat menimbulkan penilaian berbeda di masyarakat.

    “Kami dari Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam upaya tindakan yang dilakukan oleh personel kami menimbulkan persepsi yang kurang baik ataupun kurang tepat. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi,” katanya.

    Selanjutnya Budi menegaskan Polri tidak pernah berniat mematikan ataupun menghambat usaha masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia memastikan kepolisian justru berkomitmen mendukung aktivitas ekonomi warga agar tetap berjalan aman dan sehat.

    “Kepolisian tidak pernah mematikan atau menghambat usaha UMKM masyarakat. Namun apa pun itu, kami memahami secara psikologis adanya kekecewaan publik,” ujarnya.

    Terkait tindak lanjut Budi menyampaikan bahwa Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya telah melakukan pendalaman atas peristiwa tersebut. Pendalaman dilakukan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran etika, kewenangan, maupun prosedur oleh personel.

    “Kami terbuka terhadap evaluasi dan akan menindaklanjuti secara profesional,” tutupnya.

  • Tinjau Latsitardanus di Aceh Tamiang, Gubernur Akpol Pastikan Taruna Hadir Membantu Masyarakat

    ​ACEH TAMIANG – Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi sasaran fisik Latsitardanus di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (27/1). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau progres pembersihan material pascabanjir sekaligus menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang terdampak bencana.

    ​Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut dipusatkan di dua titik utama, yakni Polindes dan Masjid Al Ikhlas Aceh Tamiang. Di lokasi ini, para Taruna Akpol bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan puing-puing agar fasilitas publik dapat segera digunakan kembali.

    ​Menanggapi kegiatan tersebut, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa kehadiran Gubernur Akpol di tengah-tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan moril sekaligus pengawasan langsung terhadap pengabdian para Taruna di lapangan.

    ​”Gubernur Akademi Kepolisian melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau proses sasaran fisik pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir bersama Taruna Akpol dan masyarakat setempat. Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap pemulihan pascabencana,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago dalam keterangannya.

    ​Selain meninjau pengerjaan fisik, Gubernur Akpol juga menyerahkan bantuan sosial untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang sempat lumpuh akibat banjir bandang. Kombes Pol. Erdi menekankan bahwa interaksi langsung dengan warga menjadi poin penting dalam kunjungan ini.

    ​”Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Akpol meninjau langsung progres pembersihan, memberikan bantuan, serta berinteraksi dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moril dan kepedulian terhadap pemulihan pascabencana,” tambah Kabag Penum.

    ​Melalui kegiatan ini, diharapkan proses normalisasi fasilitas umum seperti tempat ibadah dan pusat kesehatan desa dapat selesai lebih cepat. Selain itu, keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan sosial ini diharapkan dapat membentuk karakter perwira yang memiliki jiwa penolong dan kedekatan emosional dengan masyarakat di masa depan.

  • Pulihkan Pasca-Banjir Bandang, Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor Bersihkan Sungai di Agam

    Polri terus berkomitmen dalam melakukan percepatan penanganan pasca-bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat. Melalui Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor yang sedang melaksanakan BKO di Polda Sumbar, aksi pembersihan material sisa bencana dilakukan di sepanjang aliran sungai Desa Kampung Tengah, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (27/1).

    ​Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi guna memastikan keselamatan warga dari potensi ancaman banjir berikutnya.

    ​”Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan material sisa banjir berupa lumpur, kayu, dan sampah yang menumpuk di bantaran sungai, guna memulihkan kondisi lingkungan serta mencegah terjadinya banjir susulan,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago dalam keterangannya.

    ​Kombes Pol. Erdi menambahkan bahwa dalam pelaksanaan di lapangan, Polri mengedepankan prinsip sinergitas. Personel Brimob tidak bekerja sendiri, melainkan membaur bersama masyarakat dan instansi terkait lainnya untuk memastikan wilayah terdampak segera pulih.

    ​”Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan unsur terkait dan masyarakat setempat, sehingga diharapkan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan aman dan normal,” tegasnya.

    ​Selain melakukan pembersihan fisik, keberadaan personel Resimen II Pasukan Pelopor di lokasi bencana juga bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada para penyintas. Polri memastikan akan terus menyiagakan personel SAR hingga situasi di Kabupaten Agam benar-benar kondusif dan infrastruktur vital warga dapat berfungsi kembali secara optimal.

  • Bhabinkamtibmas Bersama Damkar, PPSU, dan Satpol PP Bersihkan Ceceran Material Tanah di Jl. Pangeran Antasari

    Jakarta Selatan – Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipete Utara Aiptu Denny Anggoro Polsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Aiptu Deny Anggoro, bersama unsur Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, dan PPSU Kelurahan Cipete Utara, melaksanakan kegiatan pembersihan material tanah yang berceceran di Jalan Pangeran Antasari Raya, wilayah Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada Senin malam (26/01/2026).

    Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dan pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat material tanah yang tercecer di badan jalan. Tanah tersebut diduga berasal dari kendaraan truk pengangkut tanah yang melintas di kawasan tersebut.

    Petugas gabungan secara sigap melakukan penyemprotan dan pembersihan material tanah di sepanjang Jalan Pangeran Antasari agar kondisi jalan kembali aman dan nyaman bagi para pengguna jalan. Sinergi lintas instansi ini menunjukkan respons cepat dalam menjaga keselamatan dan ketertiban masyarakat.

    Hingga kegiatan pembersihan selesai, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan terkendali, serta arus lalu lintas dapat kembali.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Patroli Dialogis di Bank Mandiri Tebet Barat, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    Jakarta – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, Ps. Panit Samapta Polsek Tebet Aiptu Suwarno bersama Brigpol Aditia melaksanakan kegiatan patroli dialogis dan sambang di Bank Mandiri KCP Tebet Barat, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa, 28 Januari 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi petugas keamanan (security) Bank Mandiri dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya terkait antisipasi tindak kejahatan 3 Cepu (curat, curas, dan curanmor) serta potensi gangguan kamtibmas lainnya, seiring dengan meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor.

    Petugas menghimbau agar pihak keamanan dan karyawan bank meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam hal parkir kendaraan, dengan memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan terpantau, menggunakan kunci stang, serta menambah pengamanan berupa kunci tambahan seperti gembok atau kunci cakram.

    Selain itu, petugas juga melakukan sosialisasi layanan Call Center Kepolisian 110 (bebas pulsa), agar segera menghubungi pihak kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas di lapangan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari pihak keamanan Bank Mandiri Tebet Barat.

  • Bhabinkamtibmas Menteng Dalam Aiptu Evin Susanto Tindaklanjuti Laporan 110, Warga Tergeletak di Jalan Pal Batu II Berhasil Ditangani

    Jakarta – Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam, Polsek Tebet, Aiptu Evin Susanto, menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110, pada Senin, 16 Januari 2025, sekitar pukul 07.40 WIB, bertempat di Jalan Pal Batu 2, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Laporan tersebut disampaikan oleh seorang warga yang melaporkan adanya seseorang tergeletak di pinggir jalan di sekitar lokasi sebelum masuk Jalan Pal Batu 2. Pelapor tidak mengetahui penyebab kejadian tersebut dan meminta bantuan pihak kepolisian untuk melakukan pengecekan.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Aiptu Evin Susanto segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengecekan. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, benar ditemukan seorang warga setempat dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan.

    Selanjutnya, pihak keluarga korban segera membawa yang bersangkutan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, yang bersangkutan diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

    Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri yang cepat, responsif, dan humanis dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, serta sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

  • Patroli Dini Hari Brimob–Polres Jaktim Amankan Sajam, 11 Remaja Diduga Hendak Tawuran

    Jakarta — Patroli skala besar Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur membuahkan hasil dengan menggagalkan rencana tawuran di wilayah Jakarta Timur. Patroli cipta kondisi yang digelar sejak Senin malam hingga Selasa dini hari, 27 Januari 2026, itu menyasar sejumlah titik rawan tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan.

    Saat melintas di kawasan Kramat Jati, petugas mencurigai aktivitas sekelompok remaja. Pengawasan dilakukan secara cepat dan terukur hingga kelompok tersebut dihentikan. Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan adanya indikasi kuat rencana tawuran, sehingga 11 remaja berhasil diamankan sebelum berpotensi memicu aksi kekerasan.

    Dari penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, senjata tumpul, sepeda motor, serta telepon genggam. Seluruh remaja beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, menegaskan patroli rutin dilakukan sebagai langkah preventif menjaga keamanan wilayah. “Kesiapsiagaan Brimob dilaksanakan 24 jam sebagai upaya pencegahan tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia meminta warga segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan darurat 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

  • Dari Jalan Tergenang ke Bengkel Perbaikan, Polisi gunakan towing Evakuasi Mobil Warga Pascabanjir

    Aceh Tamiang — Jejak banjir yang melanda Aceh Tamiang masih menyisakan dampak bagi kehidupan masyarakat. Sejumlah kendaraan milik warga yang rusak dan tak lagi dapat dipindahkan sendiri masih terparkir di badan dan pinggir jalan, menghambat arus lalu lintas serta berpotensi menimbulkan kerawanan.

    Menyikapi kondisi tersebut, Polres Aceh Tamiang turun tangan melakukan evakuasi kendaraan menggunakan mobil towing. Evakuasi dilaksanakan oleh personel gabungan Satuan Lalu Lintas dan Satuan Samapta Polres Aceh Tamiang, dengan dukungan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang. Senin, (26/1/2026).

    Lokasi kegiatan dipusatkan di kawasan perkotaan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.
    Sasaran kegiatan adalah kendaraan roda empat (R4) yang terparkir di badan maupun pinggir jalan dan dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas, khususnya kendaraan yang terdampak banjir dan ditinggalkan pemiliknya karena mengalami kerusakan.

    KBO Lantas Polres Aceh Tamiang, Ipda Indra Maulana, menjelaskan bahwa petugas menggunakan mobil towing untuk mengevakuasi kendaraan yang tidak memungkinkan dipindahkan secara mandiri oleh pemiliknya.
    “Tujuan kegiatan ini untuk menertibkan kendaraan yang berada di badan jalan agar arus lalu lintas kembali lancar dan aman. Selain itu, langkah ini juga sebagai antisipasi terjadinya pencurian kendaraan bermotor, khususnya kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi rusak pascabanjir,” jelas Ipda Indra Maulana.

    Lebih dari sekadar penertiban lalu lintas, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian Polri terhadap warga yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana banjir yang terjadi pada November 2025 lalu.

    Petugas membantu memindahkan kendaraan warga ke bengkel maupun ke rumah sesuai permintaan pemilik, sehingga tidak lagi menjadi beban dan kekhawatiran di tengah keterbatasan pascabencana.

    Salah seorang warga penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas di lapangan.
    “Saya mengucapkan terima kasih kepada petugas kepolisian yang sudah membantu mengevakuasi mobil saya ke bengkel. Kalau tidak dibantu, kami kesulitan memindahkannya,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Tamiang berharap kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kuala Simpang dapat kembali terwujud, potensi tindak kejahatan dapat diminimalisir, serta rasa aman dan nyaman masyarakat semakin meningkat seiring proses pemulihan pascabencana.

  • Polres Gayo Lues Bangun Empat Jembatan Gantung, Warga: Dapat Menjual Hasil Kebun Ke Pasar

    Gayo Lues — Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan turun langsung mendampingi warga dalam pembangunan empat unit jembatan gantung di sejumlah desa wilayah Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, pascabencana banjir bandang.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., yang hadir di tengah masyarakat bersama jajaran sebagai bentuk komitmen Polri dalam membantu percepatan pemulihan akses dan aktivitas warga yang selama ini terhambat akibat rusaknya jembatan penghubung desa. Senin, (26/1/2026).

    Didampingi Kasatreskrim IPTU Muhamad Abidinsyah, Kapolres menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan respons atas kebutuhan mendesak masyarakat, terutama untuk mendukung mobilitas sosial serta aktivitas pertanian dan perkebunan warga.
    “Jembatan yang dibangun ini merupakan penghubung masyarakat dari perkampungan menuju kebun dan pasar,” ujar AKBP Hyrowo di sela-sela kegiatan gotong royong bersama warga.

    Di Desa Pungke Jaya, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kaurbinops Satreskrim Polres Gayo Lues IPDA Muhammad Yoga Wiratama, S.Tr.IK., bersama puluhan personel dan masyarakat setempat. Jembatan tersebut dibangun untuk menggantikan akses lama yang rusak parah akibat terjangan banjir bandang.

    Sementara itu, di Desa Jeret Onom, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kanittipidkor Satreskrim Polres Gayo Lues AIPDA Ilham Minaldi, S.H., dengan melibatkan personel Polres Gayo Lues dan warga desa.

    Adapun di Desa Gumpang Lempuh, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kasatintelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra, S.H., bersama personel BKO Brimob Polda Sumatera Selatan. Selain tiga jembatan yang tengah dibangun, Kapolres Gayo Lues juga menyampaikan rencana pembangunan satu unit jembatan gantung tambahan di Desa Ramung Toa, sebagai upaya berkelanjutan hingga kondisi wilayah benar-benar pulih.

    Salah seorang warga Desa Jeret Onom, Ali Hanafiah (43), mengaku sangat terbantu dengan pembangunan jembatan tersebut.
    “Sejak jembatan rusak, kami sangat kesulitan membawa hasil kebun. Alhamdulillah, kini masyarakat bisa kembali berkebun dan membawa hasil bumi ke pasar,” ungkapnya.

    Dengan terbangunnya jembatan-jembatan gantung tersebut, diharapkan akses masyarakat kembali normal, aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan lancar.

  • Polsek Pesanggrahan Perkuat Kamtibmas Lewat Patroli Dialogis

    Jakarta Selatan – Personel Samapta Polsek Pesanggrahan, Aiptu Ari Wahyudiana dan Bripka Iral, melaksanakan kegiatan patroli dialogis dengan warga di Jl. Rawa Papan, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin (26/1/2026).

    Kegiatan patroli dialogis tersebut bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi warga yang sedang beraktivitas dan berdialog langsung guna menyerap informasi serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

    Aiptu Ari Wahyudiana mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan, seperti pencurian dan tindak kriminal lainnya, serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga juga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya hal-hal yang mencurigakan.

    Selain itu, Bripka Iral menekankan pentingnya kerja sama antara warga dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya di wilayah rawan pada jam-jam tertentu.

    Melalui kegiatan patroli dialogis ini, diharapkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.