Jakarta — Direktorat Samapta Polda Metro Jaya menggelar aksi bersih-bersih Musola Baitul Khoir di Jalan Kebon Pala RT 13 RW 04, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini dilakukan pasca banjir sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan.
Sebanyak 10 personel Dit Samapta diterjunkan untuk membersihkan area musola, mulai dari halaman, tempat wudu, hingga ruang utama ibadah yang terdampak sisa banjir.
Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan kegiatan kurvey rumah ibadah merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pasca bencana.
“Pasca banjir dan menjelang Ramadhan, kami ingin memastikan musola kembali bersih dan nyaman digunakan untuk beribadah. Ini bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat,” ujarnya.
Jakarta Selatan – Sat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Operasi Keselamatan Jaya Hari ke-IX Tahun 2026 pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Traffic Light Pasar Minggu (Robinson), Jakarta Selatan.
Dalam pelaksanaannya, personel Sat Lantas memberikan sosialisasi kepada para pengguna jalan terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Sasaran utama kegiatan ini adalah pengendara yang melakukan pelanggaran seperti melawan arus, tidak menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, serta kendaraan yang tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sesuai ketentuan.
Tak lupa, AKP Joko Purnomo turut menyampaikan himbauan secara langsung kepada para pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan, melengkapi surat-surat dan kelengkapan kendaraan, serta mematuhi rambu dan marka jalan. Kepada pelanggar yang ditemukan di lokasi, petugas memberikan teguran secara humanis sebagai bentuk pembinaan dan edukasi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Jaya 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.
Diharapkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta situasi kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Jakarta Selatan.
Jakarta Selatan Pada hari Senin, 9 Februari 2026 – Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilandak Barat, Aipda Bagus Kurnia, melaksanakan kegiatan penyuluhan di Jalan H Anwar RT 014/02. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada siswa-siswi MI Al Anwar mengenai isu-isu penting seperti kenakalan remaja dan bullying. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk AKP Kusnardi, kepala sekolah MI Al Anwar Bapak Muksin, serta guru pembimbing dan komite sekolah yang mendukung upaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Dalam penyuluhan tersebut, Aipda Bagus Kurnia memberikan himbauan kepada siswa-siswi agar tidak terlibat dalam tindakan kekerasan, baik secara verbal maupun fisik. Penekanan pada pentingnya kesadaran diri dan pengendalian emosi menjadi fokus utama, dengan harapan para siswa dapat memahami konsekuensi dari tindakan mereka. Kegiatan ini juga dirancang untuk membangkitkan kepedulian di kalangan siswa dalam mengatasi masalah yang sering terjadi di sekolah, seperti bullying, yang dapat mempengaruhi perkembangan mental dan emosional mereka.
Partisipasi aktif dari semua pihak yang hadir menunjukkan komitmen untuk bersama-sama menciptakan generasi muda yang lebih berkualitas dan berintegritas. Penyuluhan ini diharapkan bukan hanya menjadi momen edukatif, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya penghormatan dan rasa empati di kalangan siswa. Dengan menanamkan nilai-nilai positif sejak dini, diharapkan para pelajar MI Al Anwar dapat tumbuh menjadi individu yang siap menghadapi tantangan di masa depan tanpa terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Jakarta Selatan – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026 serta mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya potensi tawuran antarwarga, Personel Polsek Tebet melaksanakan kegiatan strong point di Pos Pantau RW 04 Manggarai, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan strong point tersebut dipimpin oleh Aiptu Suwarno selaku Ps. Panit 2 Samapta Polsek Tebet, didampingi Briptu Aditia, dengan melibatkan personel piket fungsi Polsek Tebet serta unsur Satpol PP yang bertugas di Pos Pantau RW 04 Manggarai.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan dan pengawasan wilayah sekitar guna mengantisipasi terjadinya tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta potensi kerawanan tawuran antarwarga.
Selama kegiatan strong point berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah RW 04 Manggarai terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Aiptu Evin Susanto melaksanakan kegiatan sambang warga dengan mengunjungi Bapak Zofir, selaku Ketua RT 02, yang berlokasi di Jln, (10/2/2026).
Masjid An Nur RT 02 RW 02, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada pukul 10.30 WIB.
Dalam kegiatan sambang tersebut, Aiptu Evin Susanto menyampaikan berbagai himbauan kamtibmas kepada warga agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan serta ikut berperan aktif membantu tugas kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Warga diimbau untuk selalu tertib dan peduli terhadap kondisi kamtibmas di lingkungan tempat tinggalnya.
Selain itu, disosialisasikan pula upaya antisipasi tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), dengan mengingatkan warga yang menggunakan kendaraan bermotor agar selalu menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan. Kepada warga yang memiliki anak, khususnya remaja, diberikan imbauan agar memastikan
dihubungi sewaktu-waktu apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran polisi, serta mengimbau warga agar segera melapor kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan apabila terdapat permasalahan atau keluhan terkait kamtibmas.
Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta perhatian dari Kepolisian Polsek Tebet, karena dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat dirasakan dapat memberikan rasa aman dan nyaman.
Jakarta Selatan – Mohon izin melaporkan, Unit Kamsel Satlantas Metropolitan Jakarta Selatan di bawah pimpinan AKP Herwice, S.H. selaku Kanit Kamsel Satlantas Metropolitan Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Operasi Keselamatan Jaya Tahun 2026 di Jl. Letjen MT. Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan melalui penggelaran spanduk imbauan keselamatan, pembagian brosur kepada pengguna jalan, serta pemberian edukasi secara langsung kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di lokasi kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, personel Unit Kamsel menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas, antara lain pentingnya penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, penggunaan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, tidak melawan arus, serta selalu mematuhi rambu dan marka jalan.
AKP Herwice, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif dalam rangka meningkatkan kesadaran serta disiplin masyarakat guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Jakarta Selatan.
Melalui kegiatan sosialisasi Operasi Keselamatan Jaya Tahun 2026 ini, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas serta terwujudnya situasi kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Jakarta Selatan.
Jakarta Selatan – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, Satlantas Metropolitan Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Operasi Keselamatan Jaya Tahun 2026, di bawah pimpinan AKP Herwice, S.H. selaku Kanit Kamsel Satlantas Metropolitan Jakarta Selatan.
Kegiatan sosialisasi ini dilakukan melalui penggelaran spanduk imbauan keselamatan, pembagian brosur, serta pemberian edukasi langsung kepada masyarakat dan para pengguna jalan di sejumlah titik strategis wilayah Jakarta Selatan.
AKP Herwice, S.H. menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Jaya 2026 bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Melalui pendekatan preemtif dan preventif, Satlantas berupaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan pemahaman kepada pengendara mengenai pentingnya penggunaan helm SNI, sabuk pengaman, larangan menggunakan ponsel saat berkendara, tidak melawan arus, serta tidak mengemudi dalam pengaruh alkohol. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Pembagian brosur dilakukan secara humanis kepada pengendara roda dua maupun roda empat, disertai dialog interaktif guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait keselamatan di jalan raya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan sebagai kebutuhan bersama, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Satlantas Metropolitan Jakarta Selatan selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2026 maupun seterusnya.
Dubai – Memasuki hari terakhir pelaksanaan UAE SWAT Challenge Dubai 2026, Kontingen Korps Brimob Polri tetap tampil penuh semangat dan percaya diri menghadapi ketatnya persaingan antarpasukan elite dunia. Senin (9/2/2026) menjadi momentum penting bagi 38 personel terbaik Brimob Polri yang telah berjuang maksimal sejak awal kompetisi.
Sejak keberangkatan dari Indonesia, seluruh personel telah menjalani rangkaian latihan intensif, persiapan fisik, taktis, maupun mental secara terukur dan profesional. Mereka datang ke Dubai bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai duta Polri dan duta bangsa yang membawa harapan besar masyarakat Indonesia.
Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat secara khusus menyampaikan permohonan doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia bagi para personel yang sedang berjuang.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar personel Brimob Polri yang saat ini berlaga di UAE SWAT Challenge diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam setiap pertandingan. Anak-anak kita di Dubai sudah berlatih maksimal, berjuang dengan sepenuh hati, dan tampil membawa nama besar Indonesia,” ujar Dankorbrimob Polri.
Beliau menegaskan bahwa seluruh peserta telah dipersiapkan secara matang untuk menghadapi persaingan tingkat dunia.
“Mereka adalah personel pilihan yang telah melalui proses latihan panjang, disiplin tinggi, dan pembinaan profesional. Di arena kompetisi, fokus kami adalah memberikan performa terbaik, menjaga soliditas tim, serta bertanding secara sportif dan terhormat,” tegasnya.
Kontingen Indonesia yang dipimpin Kombes Pol. James Hutagaol terbagi dalam tiga tim utama:
BRIMOB A Ipda Romer, Bripda Gilang, Bripda Raffi, Bharada Bima, Bripda Abdurahman, Bripda Ronaldinho, Bharada Aldianus, dan Bripda Anan.
BRIMOB B Ipda Nederlan, Bripda Devon, Bripda Darwin, Bripda Agil, Bripda Wahyu, Bripda Chandra, Bharada Vergiawan, dan Bripda Dedi.
Selama beberapa hari perlombaan, ketiga tim telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbagai skenario taktis berintensitas tinggi. Setiap personel tampil dengan dedikasi penuh, mempraktikkan hasil latihan panjang yang telah mereka jalani di tanah air.
Keikutsertaan Brimob Polri dalam UAE SWAT Challenge 2026 menjadi bukti kesiapan dan profesionalisme Polri di tingkat global. Ajang ini bukan hanya tentang mengejar prestasi, tetapi juga tentang menunjukkan kualitas, ketangguhan, dan kehormatan pasukan Bhayangkara di mata dunia.
Dengan doa dan dukungan masyarakat Indonesia, Kontingen Brimob Polri optimistis mampu menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan dengan hasil terbaik. Perjuangan mereka adalah kebanggaan bersama—sebuah bukti bahwa putra-putri terbaik Polri mampu berdiri sejajar dengan pasukan elite internasional.
Timika – Suasana sore di halaman Gereja GKI Marten Luther, Jalan Yos Sudarso, Nawaripi, Mimika, Minggu (8/2/2026), terasa berbeda. Di tengah wajah-wajah jemaat yang penuh harap, sebuah pesan sederhana namun kuat menggema: Papua harus tetap aman, damai, dan bersatu.
Pesan itu disampaikan langsung oleh Pdt. Iryne Everdin Samola, S.Th., Ketua Majelis Jemaat GKI Marten Luther Timika, dalam kegiatan testimoni tokoh agama yang turut dihadiri personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026. Dengan nada tenang namun tegas, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga toleransi antarumat beragama serta merawat kedamaian di Tanah Papua.
Menurutnya, situasi keamanan yang kondusif tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap pendekatan dialogis dan humanis yang dilakukan Satgas Damai Cartenz dalam menjaga keamanan.
“Kami melihat sendiri bagaimana personel hadir dengan sikap menghormati adat dan dekat dengan masyarakat. Pendekatan seperti inilah yang membuat kami merasa aman,” ujar Pdt. Iryne di hadapan jemaat dan warga yang hadir.
Dalam testimoninya, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, persatuan orang Papua jauh lebih penting daripada mempercayai isu-isu yang dapat memecah belah.
Kegiatan tersebut turut diamankan dan didampingi oleh personel Satgas Damai Cartenz Pos Timika, yang selama ini aktif membangun komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat. Kehadiran aparat bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga mempererat hubungan kemanusiaan dengan warga.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga kesejukan di tengah masyarakat.
“Tokoh agama memiliki pengaruh moral yang kuat. Pesan damai yang disampaikan dari rumah ibadah mampu menenangkan hati masyarakat dan memperkuat persatuan. Inilah esensi pendekatan humanis yang kami kedepankan dalam Operasi Damai Cartenz,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyebut dukungan tokoh agama menjadi energi positif bagi personel di lapangan.
“Kami bekerja bukan hanya dengan perlengkapan, tetapi juga dengan hati. Ketika tokoh agama dan masyarakat berdiri bersama menjaga kedamaian, situasi kamtibmas akan jauh lebih kuat dan stabil,” katanya.
Kegiatan testimoni berlangsung aman dan penuh kehangatan. Bagi warga yang hadir, momen tersebut bukan sekadar pertemuan, tetapi penguat keyakinan bahwa Papua yang damai bisa terwujud ketika semua pihak berjalan bersama.
Seruan terakhir Pdt. Iryne pun menjadi penutup yang menyentuh, mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga: Papua aman, Papua damai, dan Papua adalah milik bersama.
PUNCAK – Suasana Minggu pagi di Distrik Sinak terasa berbeda. Di tengah udara pegunungan yang dingin dan sunyi, warga melangkah menuju gereja dengan hati lebih tenang, karena tahu ada yang menjaga mereka.
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terlihat bersiaga sejak pagi, memastikan jalannya ibadah Nasrani berlangsung aman dan penuh khidmat. Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di Pos Belukar, Minggu (8/2/2026) pukul 09.26 WIT, dipimpin Briptu Fahri Yansyah. Dalam apel tersebut, dilakukan pemeriksaan kesiapan personel, kelengkapan perorangan, serta pembagian tugas pengamanan.
Dari titik itu, personel bergerak menuju lokasi ibadah di wilayah Sinak. Kehadiran aparat bukan sekadar penjagaan, tetapi bentuk nyata negara hadir memberi rasa aman di tengah masyarakat yang sedang menjalankan keyakinannya.
Di wilayah pegunungan Papua yang memiliki tantangan geografis dan keamanan tersendiri, ketenangan saat beribadah menjadi hal yang sangat berarti. Itulah yang ingin dijaga oleh Satgas Damai Cartenz 2026: memastikan masyarakat bisa berdoa tanpa rasa khawatir.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah adalah bagian dari komitmen Polri dalam melindungi seluruh warga tanpa memandang latar belakang.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa aparat hadir untuk melindungi, bukan menakuti. Ketika warga bisa beribadah dengan tenang, di situlah kehadiran kami benar-benar berarti,” ujar Brigjen Faizal Ramadhani.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap tugas di lapangan.
“Pengamanan ibadah bukan hanya soal prosedur, tetapi soal empati. Kami ingin membangun rasa saling percaya, bahwa aparat dan masyarakat berjalan bersama menjaga kedamaian,” kata Kombes Adarma Sinaga.
Kegiatan pengamanan berlangsung hingga pukul 10.46 WIT dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Warga pun menyambut hangat kehadiran personel, merasa lebih nyaman selama mengikuti rangkaian ibadah.
Di Sinak pagi itu, kedamaian bukan sekadar kata. Ia hadir lewat langkah sunyi aparat yang berjaga, memastikan doa-doa warga dapat dipanjatkan tanpa rasa takut.