Polres Jakarta Selatan mengungkap kasus keributan antara dua kelompok yang terjadi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Akibat kejadian tersebut, satu orang mengalami luka tusuk.
Plh Kanit Krimum Polres Jaksel, Iptu Satrio, menjelaskan bahwa pemicu keributan adalah cekcok mulut terkait wilayah kerja. Perselisihan ini berujung pada aksi penusukan.
“(Maksud perebutan lahan) Untuk aksi premanisme, mungkin parkir atau dan sebagainyalah,” sambungnya.
Iptu Satrio menambahkan bahwa perebutan lahan tersebut terkait dengan aksi premanisme, seperti pengelolaan parkir.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula pada Kamis (5/2) sekitar pukul 19.00 WIB. Cekcok terjadi antara dua kelompok, hingga salah seorang pelaku mengeluarkan senjata tajam.
“Terjadi cekcok, antara kelompok korban dan kelompok pelaku salah satu pelaku mengeluarkan parang dan menyerang korban dan mengenai perut korban sebelah kiri, korban sempat menghubungi teman korban untuk meminta bantuan,” jelasnya.
Kondisi Korban dan Penangkapan Pelaku
Korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RS Muhammadiyah Jakarta. Sementara itu, pelaku penusukan telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
“Untuk pelaku pengeroyokan yang diamankan sementara ini satu orang, nanti kita dalami lagi dari rekaman CCTV yang terjadi. (Pelaku) inisial RFM,” ucapnya.
PUNCAK JAYA – Kehangatan dan kebersamaan mewarnai sinergi antara Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dan TNI dalam sebuah kegiatan bersama di wilayah Puncak Jaya. Momen tersebut terlihat saat peliputan technical meeting Lomba Masak Farewell Satgas Yonif 112/DJ yang digelar di Makosatgas Yonif 743/PSY, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan dipimpin oleh Aipda Nurman bersama tiga personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026. Selain menjadi bagian dari persiapan acara perpisahan, kegiatan ini juga menjadi ruang hangat untuk mempererat hubungan dan membangun kekompakan antara personel Polri dan TNI yang sama-sama bertugas menjaga stabilitas keamanan di Puncak Jaya.
Rangkaian dimulai pukul 14.10 WIT dengan pelaksanaan technical meeting dan persiapan lomba masak. Tak lama berselang, pada pukul 14.30 WIT, personel Satgas Damai Cartenz dan TNI mulai memasak bersama. Suasana akrab dan penuh canda terlihat jelas, mencerminkan soliditas yang terjalin bukan hanya dalam tugas, tetapi juga dalam kebersamaan.
Kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama pada pukul 15.00 WIT. Momen sederhana ini menjadi simbol kuatnya persaudaraan lintas institusi, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mendukung tugas pengamanan di Papua Tengah, khususnya Kabupaten Puncak Jaya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel Satgas Damai Cartenz kembali ke Pos Kulirim, Mulia, Puncak Jaya, pada pukul 17.00 WIT. Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa sinergitas TNI–Polri merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.
“Kegiatan seperti ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi wadah memperkuat soliditas dan kebersamaan personel TNI dan Polri di lapangan. Dengan hubungan yang erat, koordinasi pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin efektif,” ujar Kombes Pol. Adarma Sinaga.
Ia menambahkan, kebersamaan dalam kegiatan non-operasional justru menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan, kekompakan, serta semangat persaudaraan antar personel yang bertugas di wilayah dengan tantangan tinggi.
Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama TNI kembali menunjukkan bahwa menjaga Papua tidak hanya dilakukan dengan kesiapsiagaan, tetapi juga dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan sinergi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Jakarta – Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jaga Jakarta Bersih dengan membersihkan bantaran kali di kawasan Jalan Prapatan, RT 001/RW 005, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Minggu (8/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC Sentul.
Sebanyak satu kompi atau sekitar 80 personel gabungan diterjunkan untuk melakukan pembersihan sampah dan sedimentasi di bantaran kali. Aksi tersebut juga melibatkan unsur pemerintah kelurahan serta masyarakat setempat, mulai dari lurah, pengurus RT dan RW, hingga Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan perkotaan.
“Satbrimob Polda Metro Jaya tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” kata Henik dalam keterangannya.
Melalui kegiatan Jaga Jakarta Bersih, Satbrimob Polda Metro Jaya berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan sekaligus menciptakan kawasan permukiman yang lebih nyaman dan tertata.
Jakarta — Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya, Pemprov DKI Jakarta, dan unsur masyarakat menggelar aksi bersih-bersih serentak di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan bertajuk Jaga Jakarta tersebut menyasar pembersihan jalan lingkungan, saluran air, hingga fasilitas umum sebagai upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Sebanyak 1.150 personel melaksanakan kegiatan di Waduk Cincin, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sementara itu, 4.431 personel lainnya juga melaksanakan kegiatan serentak di kota dan kabupaten dalam wilayah hukum Polda Metro Jaya. Total sebanyak 5.581 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut.
Selain kerja bakti, kegiatan juga dirangkaikan dengan kegiatan penanaman pohon sebagau bagian dari upaya penghijauan serta penguatan lingkungan kualitas lingkungan di sekitar waduk. Sebanyak 90 pohon dengan jenis flamboyan, mahoni, tabebuya, dan spathodea.
Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya turut hadir dan turun langsung meninjau kerja bakti bersama warga. Keduanya memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyampaikan kegiatan bersih-bersih tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Selain di Papanggo, kegiatan serupa juga dilakukan di wilayah Jakarta Pusat, Timur, Selatan, serta Depok, Tangerang, dan Bekasi dengan melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
“Hari ini secara serentak seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Kabupaten Tangerang, Bekasi, dan Depok, melaksanakan kegiatan kerja bakti sebagai tindak lanjut instruksi Bapak Presiden Republik Indonesia,” ujar Kapolda.
Ia menjelaskan, pada tingkat provinsi kegiatan dikoordinasikan oleh Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta. Sementara di tingkat kota dan kabupaten, pelaksanaan dilakukan oleh jajaran Kodim, Polres, serta pemerintah daerah setempat.
Kapolda menambahkan, kegiatan bersih-bersih akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan direncanakan menjadi agenda rutin. Menurutnya, kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam menciptakan wilayah yang aman, sehat, dan nyaman, sekaligus sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana seperti banjir.
“Kami ingin menggelorakan kegiatan ini bersama seluruh elemen masyarakat. Jika lingkungan bersih, potensi bencana dapat diminimalkan dan aktivitas warga tidak terganggu,” katanya.
TNI-Polri bersama Pemprov DKI Jakarta berkomitmen terus melaksanakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya preventif dan pelayanan publik, sekaligus mengajak masyarakat aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saling peduli terhadap kondisi sekitar.
Jakarta Selatan – Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. Hadir langsung kegiatan kerja bakti serentak bertajuk “Jaga Jakarta Bersih” tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan yang dilaksanakan di kawasan Kalibata City Square Tower G, Jl. Pahlawan Kalibata No. 1, RT 3/RW 1, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kolonel Inf. Amaraldo Cornelius selaku Dandim 0504/Jakarta Selatan dan M. Anwar, S.Si., M.A.P. selaku Walikota Administrasi Jakarta Selatan. Sinergi 3 Pilar dan Masyarakat menjadi wujud nyata kolaborasi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kota serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kerja bakti ini dilaksanakan serentak di lima wilayah DKI Jakarta sebagai langkah antisipatif pasca hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta pada bulan lalu. Meskipun wilayah Jakarta Selatan tidak terdampak banjir secara signifikan, upaya pencegahan tetap dilakukan guna meminimalisir potensi genangan dan gangguan aliran air.
Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan pembersihan sedimentasi di sepanjang aliran Kali Ciliwung serta mengangkat sampah-sampah yang menumpuk, termasuk di lingkungan perumahan warga sekitar, khususnya di area sodetan Kali Ciliwung. Diketahui, sampah plastik yang menyangkut pada mesin pompa sedot air kerap menyebabkan pompa mengalami gangguan dan tidak berfungsi optimal.
Kapolres Metro Jakarta Selatan menegaskan agar para komandan bertanggung jawab terhadap lokasi yang telah ditentukan sehingga kegiatan dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai.
Adapun kekuatan personel dalam kegiatan ini berjumlah sekitar ±800 orang, terdiri dari 30 personel Polri, 30 personel TNI, 500 personel dari unsur Pemerintah Daerah, serta 240 orang masyarakat yang turut berpartisipasi aktif.
Melalui kegiatan “Jaga Jakarta Bersih” ini diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara aparat dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah terjadinya banjir di wilayah Jakarta Selatan.
INTAN JAYA – Di balik sunyi pegunungan Intan Jaya, kehadiran aparat berseragam justru membawa rasa tenang dan senyum bagi warga. Sabtu pagi (7/2/2026), personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menyusuri jalan setapak di Distrik Sugapa, bukan hanya untuk patroli keamanan, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan langsung ke kampung-kampung.
Kegiatan dipimpin oleh Briptu KGS. Muhammad Ramadhan Doeng, Komandan Regu Belukar 4.0.1 ODC 2026, bersama satu regu personel. Mereka memulai dengan apel persiapan di Pos Perpus Belukar sebelum bergerak menyusuri rute Pos Perpusa, Simpang Lima, Kampung Yokatapa, hingga Kampung Bajemba.
Di tengah patroli dialogis tersebut, personel juga berhenti untuk menyapa warga, memeriksa kondisi kesehatan, serta memberikan obat dan vitamin bagi masyarakat yang membutuhkan. Anak-anak, mama-mama, hingga para lansia tampak antusias menyambut kehadiran petugas yang datang berjalan kaki menembus medan yang tidak mudah.
Kegiatan ini berangkat dari tantangan nyata di wilayah pegunungan Papua, di mana akses layanan kesehatan masih terbatas dan jarak ke fasilitas medis cukup jauh. Melalui pendekatan humanis, Satgas Damai Cartenz berupaya menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan.
Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pendekatan kemanusiaan menjadi roh utama operasi di Papua.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa negara hadir tidak hanya saat ada gangguan keamanan, tetapi juga saat mereka membutuhkan bantuan. Sentuhan kecil seperti pelayanan kesehatan di kampung-kampung ini adalah bagian dari komitmen kami menjaga Papua tetap aman sekaligus peduli pada kesejahteraan warganya,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.
Senada dengan itu, Waka Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa patroli jalan kaki memberi ruang interaksi yang lebih dekat antara aparat dan masyarakat.
“Dengan berjalan kaki dan menyapa langsung warga, kehadiran personel menjadi lebih humanis. Kami bisa mendengar keluhan masyarakat, melihat kondisi nyata di lapangan, dan sekaligus memberikan bantuan yang dibutuhkan. Inilah bentuk kehadiran Polri yang membumi,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.
Dampaknya langsung terasa. Warga tidak hanya merasa lebih aman, tetapi juga terbantu secara kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Aktivitas masyarakat di Sugapa pun berlangsung normal, sementara situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif.
Langkah-langkah kecil di jalan setapak Sugapa hari itu menjadi gambaran bahwa menjaga Papua bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga tentang merawat harapan dan kepercayaan masyarakat, dari kampung ke kampung.
Jakarta – Pelayanan di Gedung BPKB Direktorat Lalu Lintas Ditlantas Polda Metro Jaya kembali menuai apresiasi dari masyarakat. Para pemohon menilai proses administrasi kendaraan kini semakin cepat, tepat, serta didukung oleh petugas yang ramah dan profesional, Kamis (5/2/2026).
Salah satu pemohon mengaku sempat kebingungan saat pertama kali datang, namun langsung mendapatkan arahan yang jelas dari petugas. “Awalnya saya masih bingung, tapi langsung dibantu, diperiksa, dan dijelaskan dengan baik. Sampai di pelayanan juga semuanya ramah. Alhamdulillah,” ujarnya.
Ia menilai proses pengurusan BPKB berjalan sangat cepat. “Cepat banget, sat set. Nggak sampai semenit langsung diproses. Petugasnya juga ramah, baik-baik semua,” katanya.
Pemohon tersebut menambahkan bahwa berkas yang dibawa langsung diproses tanpa kendala. Setelah dinyatakan lengkap, berkas diarahkan untuk proses lanjutan sesuai ketentuan. “Nggak ribet sama sekali. Semuanya jelas dan tertata. Berkas saya urus sendiri,” ungkapnya.
Pamin BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya, Iptu Agus Tri Sulistyo, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik agar masyarakat merasakan kemudahan dalam setiap proses administrasi kendaraan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis. Seluruh pemohon kami arahkan sesuai alur dan prosedur resmi agar proses berjalan lancar tanpa perantara,” jelasnya.
Apresiasi dari masyarakat ini menjadi cerminan komitmen Ditlantas Polda Metro Jaya dalam menghadirkan pelayanan publik yang efisien, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
ACEH TAMIANG – Kapolda Aceh memberikan penghargaan kepada Komandan Batalyon (Danyon) Taruna Akademi Kepolisian, personel Polda Aceh, serta Taruna Akpol yang dinilai berjasa dalam pengembangan ketahanan pangan di wilayah terdampak bencana serta aksi kemanusiaan penyelamatan seorang pemuda yang hanyut di Sungai Aceh Tamiang.
Kegiatan pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan pada Jumat (6/2) pukul 10.00 WIB, bertempat di Kantor Polres Aceh Tamiang. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pimpinan Polri atas dedikasi, kepedulian, serta respons cepat jajaran Polri dalam membantu masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Aceh menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan dan penguatan ketahanan sosial masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk selalu hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Penghargaan yang diberikan Kapolda Aceh ini merupakan bentuk pengakuan institusi terhadap dedikasi personel dan Taruna Akpol yang telah menunjukkan kepedulian nyata di lapangan. Polri terus mendorong seluruh jajaran untuk responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi bencana dan aksi-aksi kemanusiaan,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.
Ia menambahkan, keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan ketahanan pangan dan penyelamatan warga menjadi bagian penting dari pembentukan karakter calon perwira Polri agar memiliki empati, kepekaan sosial, serta semangat pengabdian sejak dini.
“Pengalaman terjun langsung membantu masyarakat akan membentuk karakter Taruna Akpol sebagai calon pemimpin Polri yang humanis, tangguh, dan responsif terhadap persoalan sosial di wilayah tugasnya nanti,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara Polda Aceh, jajaran Polres Aceh Tamiang, serta Taruna Akpol dalam mendukung program kemanusiaan dan ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Jakarta — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026). Operasi ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, disertai penegakan hukum secara humanis dengan fokus pada edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut menyasar para pengguna jalan yang akan melewati Bundaran Senayan, dimana Kawasan tersebut salah satu lokasi titik macet di Ibukota. Personel di lapangan memberikan imbauan tertib berlalu lintas, sosialisasi keselamatan berkendara, serta teguran persuasif kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan, tanpa mengedepankan tindakan represif.
Perwira Pengawas Preemtif Operasi Keselamatan Jaya AKP Parsiyah mengatakan, operasi ini dilaksanakan sebagai upaya membangun kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. “Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif dengan memberikan edukasi langsung kepada pengendara agar lebih disiplin dan memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, penegakan hukum tetap dilakukan secara proporsional dan menjadi langkah terakhir, setelah upaya persuasif serta pencegahan dilaksanakan secara maksimal.
Melalui Operasi Keselamatan Jaya, Polda Metro Jaya berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. Pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi aturan, melengkapi perlengkapan berkendara, serta mengutamakan keselamatan demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan humanis.
Jakarta Timur — Ibu-ibu PKK RW 08 Kelurahan Ciracas menyatakan sikap menolak aksi premanisme, peredaran minuman keras, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Sikap tersebut disampaikan dalam kegiatan penyuluhan yang digelar Ditbinmas Polda Metro Jaya di Masjid Al Itihad, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (07/02/2026).
Kasibinpenakta Subdit Bintibsos Dit Binmas Polda Metro Jaya, Kompol Susanto, mengatakan peran ibu-ibu PKK sangat penting dalam mencegah kenakalan remaja di lingkungan keluarga.
“Ibu-ibu PKK merupakan garda terdepan dalam pengawasan anak di rumah. Melalui keteladanan, komunikasi yang baik, serta pengawasan terhadap pergaulan dan media sosial, kenakalan remaja dapat dicegah sejak dini,” ujar Kompol Susanto.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari sosialisasi Program Kapolda Metro Jaya ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ serta Operasi Pekat Jaya 2026 dalam rangka pencegahan penyakit masyarakat menjelang bulan Ramadan 1447 Hijriah.
“Operasi Pekat Jaya membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Ibu-ibu PKK Kelurahan Ciracas menegaskan komitmennya mendukung langkah Polri.
“Kami organisasi wanita Kelurahan Ciracas menolak aksi premanisme, tawuran, miras dan obat-obatan terlarang serta mendukung Polri dalam Operasi Pekat Jaya 2026,” tegas perwakilan Ibu PKK.
Kegiatan penyuluhan berjalan aman dan kondusif dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan, TNI-Polri, dan tokoh masyarakat.