Blog

  • Di Balik Sunyi Pegunungan, Sentuhan Hangat Polisi Hadir di Kampung Yunabol

    PEGUNUNGAN BINTANG – Pegunungan yang biasanya sunyi itu mendadak terasa lebih hidup ketika seragam cokelat berjalan menyusuri jalan setapak Kampung Yunabol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (4/2/2026). Bukan operasi penindakan, melainkan sapaan hangat, obrolan ringan, dan pesan kesehatan yang dibawa langsung untuk warga.

    Personel Ops Damai Cartenz 2026 yang dipimpin Ipda Ranto Achmad Chamdani, SKM, melaksanakan patroli dialogis sekaligus sosialisasi kesehatan sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri di wilayah pegunungan Papua. Mereka mendatangi rumah-rumah warga, berbincang langsung dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan edukasi sederhana tentang pentingnya menjaga kesehatan di tengah keterbatasan akses layanan medis.

    Di wilayah dengan medan geografis yang menantang dan fasilitas kesehatan terbatas, persoalan kesehatan kerap menjadi kekhawatiran warga. Kehadiran personel Satgas dengan pendekatan persuasif menjadi jembatan untuk membangun rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat. Pendekatan ini juga membawa pesan kebersamaan bahwa Papua Adalah Kita, yang perlu dirawat dan dijaga bersama.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini adalah wajah lain dari kehadiran Polri di Papua.

    “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran aparat bukan hanya soal keamanan, tetapi juga kepedulian. Melalui patroli dialogis dan sosialisasi kesehatan ini, kami membangun kedekatan sekaligus membantu warga menjaga kualitas hidupnya. Papua adalah rumah kita bersama, mari kita rawat dan jaga bersama,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

    Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa komunikasi langsung menjadi kunci menciptakan situasi yang kondusif.

    “Ketika anggota kami duduk, berbicara, dan mendengar langsung keluhan warga, di situlah kepercayaan tumbuh. Dari kepercayaan itu, stabilitas keamanan akan terjaga secara alami. Semangatnya sederhana, tong baku jaga,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

    Respons masyarakat Kampung Yunabol pun terasa hangat. Warga menyambut baik kegiatan tersebut karena merasa diperhatikan, sekaligus mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga mereka.

    Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban. Bagi warga Yunabol, hari itu bukan sekadar patroli, tetapi momen ketika negara hadir lewat sentuhan yang lebih manusiawi untuk wujud Ops Damai Cartenz 2026 yang bekerja dengan hati dan ketulusan. Papua tetap damai, dijaga bersama, satu kampung demi satu kampung.

  • Polda Metro Jaya Gelar Rakorda Satgas Pangan Jelang HBKN, Awasi Harga hingga Mutu Komoditas

    Jakarta — Polda Metro Jaya bersama sejumlah kementerian, lembaga, dan dinas terkait menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan serta lonjakan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (5/2/2026).

    Rapat dipimpin Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu selaku Kasatgas Pangan, didampingi perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Dr. Ir. Budi Waryanto, Pimpinan Bulog wilayah DKI Jakarta–Banten Taufan Akib, serta Wakil Dirreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Martuasah H. Tobing. Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan dinas pangan, perdagangan, pertanian, DPMPTSP dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta jajaran Satreskrim Polres dan personel Satgas Pangan.

    Dalam rakor, Satgas Pangan menegaskan pengawasan terhadap komoditas strategis yang diatur dalam skema Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Acuan Penjualan (HAP), hingga Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Komoditas yang menjadi prioritas pengawasan antara lain beras SPHP, beras medium dan premium, minyak goreng Minyakita, jagung pipilan kering, kedelai, telur ayam ras, daging ayam, daging sapi dan kerbau, bawang merah, bawang putih, cabai, serta gula konsumsi.

    Selain harga, satgas juga menyoroti aspek keamanan dan mutu pangan. Pengawasan difokuskan pada potensi residu pestisida, penggunaan formalin, hingga aflatoksin pada bahan pangan. Indikator pelanggaran mencakup kontaminasi di atas ambang batas, peredaran pangan kedaluwarsa, dan penggunaan bahan berbahaya yang dilarang.

    “Satgas bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan harga dan mutu pangan agar produsen maupun konsumen mendapatkan perlindungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” demikian penekanan dalam rapat. Penanganan pelanggaran akan dilakukan secara berlapis melalui pendekatan preemtif, preventif, hingga represif dengan prinsip ultimum remedium.

    Kasatgas Pangan Polda Metro Jaya juga menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas secara santun dan beretika. “Pelaksanaan di lapangan harus dilakukan dengan pendekatan humanis, tidak menyakiti hati masyarakat, serta mengedepankan sosialisasi dan edukasi sebelum penegakan hukum,” tegasnya.

    Rakor ini merujuk pada sejumlah regulasi, di antaranya Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 224 Tahun 2025 tentang HET beras SPHP, Keputusan Kepala Badan Nomor 299 Tahun 2025 tentang HET beras, serta Peraturan Badan Pangan Nasional dan Keputusan Menteri Perdagangan terkait pengendalian harga dan distribusi pangan.

    Melalui sinergi lintas instansi, Satgas Pangan Polda Metro Jaya berharap stabilitas harga, ketersediaan, serta keamanan pangan di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan sekitarnya tetap terjaga menjelang HBKN, sekaligus mencegah praktik pelanggaran yang merugikan masyarakat.

  • Satgas Saber Dikerahkan Jelang Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 2026, Kabareskrim: Negara Hadir Jaga Harga dan Mutu Pangan

    JAKARTA – Pemerintah mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan secara nasional menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman, cukup, dan harga terkendali, sekaligus mencegah praktik penimbunan serta permainan harga di pasar.

    Penguatan pengawasan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Satgas Saber Pelanggaran Pangan yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si selaku Ketua Pengarah Satgas Saber. Rakor digelar di Rupat Dittipideksus Bareskrim Polri, Gedung Awaloedin Djamin Mabes Polri, Rabu (4/2/2026), dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, serta Satgas daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota secara luring dan daring.

    Satgas Saber dibentuk untuk mengawal kebijakan harga pangan, menjaga keamanan dan mutu pangan, serta memastikan distribusi berjalan lancar dari hulu ke hilir. Pengawasan dilakukan serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, mencakup seluruh rantai pasok mulai dari produsen, distributor, hingga pedagang eceran dan ritel modern. Komoditas yang menjadi fokus pengawasan antara lain beras, jagung, kedelai, daging sapi dan kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai, minyak goreng, serta gula konsumsi.

    Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono menegaskan bahwa Satgas Saber merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat menjelang periode rawan lonjakan harga dan potensi pelanggaran distribusi pangan.

    “Tujuan utama Satgas Saber ini adalah melindungi masyarakat, menjaga keamanan dan mutu pangan menjelang HBKN. Penegakan hukum dilakukan sebagai langkah terakhir, namun tetap tegas apabila ditemukan pelanggaran serius,” tegas Komjen Pol Syahardiantono.

    Menurutnya, pengawasan akan dilaksanakan secara berlapis dengan pendekatan preemtif, preventif, dan represif yang humanis serta proporsional. Satgas juga akan bersinergi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan harga pangan dijalankan secara konsisten di lapangan.

    Satgas Saber 2026 merupakan kelanjutan dari Satgas Pengendalian Harga Beras 2025 yang terbukti efektif menekan pelanggaran harga melalui pemantauan masif di pasar-pasar tradisional dan modern. Selain pengawasan langsung, Satgas juga membuka kanal pengaduan masyarakat untuk menampung laporan terkait dugaan pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan.

    Dengan penguatan Satgas Saber ini, pemerintah berharap stabilitas pasokan dan harga pangan dapat terjaga selama rangkaian HBKN 2026, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok secara aman dan terjangkau.

  • Polisi Gagalkan Peredaran Etomidate, 5.095 Cartridge Disita di Kalibata

    Jakarta – Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan peredaran gelap narkotika jenis etomidate dan mengamankan tiga orang terduga pelaku. Dari pengungkapan ini, polisi menyita 5.095 cartridge yang diduga mengandung etomidate.

    Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo mengatakan kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat terkait peredaran etomidate di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Informasi itu diterima polisi pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

    “Dari hasil pengembangan, pada Jumat (30/1) sekitar pukul 14.30 WIB tim memperoleh informasi akan adanya transaksi etomidate di sekitar Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Anggota kemudian melakukan observasi, penyamaran, dan surveilans di lokasi,” kata Aris dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

    Sekitar pukul 17.24 WIB, petugas mengamankan seorang pria berinisial P di trotoar sekitar apartemen. Dari hasil keterangan awal, P mengaku tengah menunggu calon pembeli dan menyebut dua rekannya berinisial R dan N yang berada di dalam mobil. Polisi kemudian mengamankan keduanya dan melakukan pemerikasaan kendaraan.

    Dalam pemerikasaan tersebut, petugas menemukan koper berwarna hijau berisi 5.095 cartridge yang diduga etomidate. Berdasarkan keterangan awal, barang tersebut berasal dari Tanjung Balai, Sumatera Utara, milik seseorang berinisial K yang kini berstatus DPO. Para pelaku diduga berperan sebagai perantara dengan motif keuntungan ekonomi.

    Ketiga pelaku beserta barang bukti kini diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pengembangan guna memburu pemasok utama dalam jaringan peredaran etomidate tersebut.

  • Beri Penghargaan Anggota, Kapolda Metro Jaya: Jangan Sakiti Hati Masyarakat

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memberikan penghargaan kepada 134 personel Polda Metro Jaya atas dedikasi dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas pengamanan unjuk rasa, serta 2 (dua) tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Premiere Jatinegara. Kegiatan itu digelar di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (5/2/2026).

    Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan institusi atas loyalitas serta kinerja personel dalam menjalankan tugas di lapangan. Selain itu, Kapolda juga memberikan ucapan selamat kepada anggota yang menerima promosi jabatan, mutasi, dan kenaikan pangkat di lingkungan Polda Metro Jaya.

    Kapolda berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Rumah Sakit Premiere Jatinegara yang telah memberikan dukungan dalam penanganan personel saat pelaksanaan tugas, sebagai wujud sinergitas antara Polri dan tenaga kesehatan dalam menjaga situasi kamtibmas.

    Dalam arahannya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dan langkah konkret di setiap satuan. Ia mengingatkan agar seluruh anggota menjaga sikap serta profesionalitas dalam bertugas. “Jangan sekali-kali menyakiti hati masyarakat. Satu kesalahan yang menimbulkan kekecewaan publik bisa menghapus seluruh prestasi yang sudah dicapai,” tegasnya.

    Kapolda juga menegaskan komitmen untuk menindak tegas anggota yang melanggar serta memerintahkan peningkatan pengawasan internal. Ia berharap seluruh jajaran Polda Metro Jaya terus menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.

  • Taruna Akpol Latsitardanus di Aceh Tamiang, Bersihkan Lumpur Pasar hingga Santuni Korban Hanyut

    ACEH TAMIANG – Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) melaksanakan sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (4/2/2026).

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Satlat Kijang melaksanakan pembersihan lumpur di kawasan Pasar Bawah Aceh Tamiang. Hal ini dilakukan bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian Taruna Akpol terhadap lingkungan pascabencana.
    Selain itu, Taruna Akpol juga melaksanakan silaturahmi dan kunjungan kemanusiaan kepada warga yang menjadi korban hanyut di sungai. Kunjungan dilakukan sebagai bentuk empati serta dukungan moril kepada korban dan keluarga yang terdampak musibah.
    Tak hanya itu, Taruna Akpol turut melaksanakan kegiatan bhakti sosial dengan membagikan tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada anak-anak di wilayah tersebut.

    Kegiatan ini bertujuan membantu kebutuhan pendidikan sekaligus memotivasi anak-anak agar tetap semangat belajar meski dalam kondisi pascakejadian bencana.

    Silaturahmi kepada anak korban hanyut dilaksanakan pada Selasa (4/2/2026) pukul 14.00 WIB di kediaman korban. Kegiatan tersebut diikuti oleh Taruna Akpol bersama tim kesehatan lapangan Akpol yang secara langsung memantau perkembangan kondisi kesehatan anak pascakejadian. Selain memberikan motivasi dan dukungan moril kepada korban dan keluarga, Taruna Akpol juga menyerahkan kenang-kenangan sebagai wujud kepedulian dan empati.

    Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter serta penguatan empati sosial calon perwira Polri.

    “Kegiatan Latsitardanus ini tidak hanya melatih aspek kedisiplinan dan integrasi antarlembaga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat. Taruna Akpol hadir untuk membantu masyarakat secara nyata, terutama saat menghadapi situasi sulit akibat bencana,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

    Menurutnya, kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial sejak dini.

    “Melalui kegiatan sosial seperti pembersihan lingkungan, kunjungan kepada korban musibah, hingga bhakti sosial untuk anak-anak, diharapkan terbangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Ini menjadi bekal penting bagi Taruna Akpol sebagai calon pemimpin Polri di masa depan,” tutupnya.

  • Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.

    Sigit mengungkapkan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Menurut Sigit, hal tersebut dijadikan semangat dan inspirasi keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.

    “Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi,” kata Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman.

    Bahkan, kata Sigit, pada saat melayat ke rumah duka Eyang Meri, pihak keluarga memutar rekaman berisikan pesan dari Eyang Meri untuk keluarga besar Polri.

    “Bahkan tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama bagaimana beliau selalu sampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri,” ujar Sigit.

    Pesan itu, kata Sigit merupakan suatu amanah ataupun wasiat dari Eyang Meri. Tentunya, kata Sigit, pesan tersebut harus terus dikumandangkan serta menjadi semangat bersama untuk seluruh keluarga besar Polri dimanapun berada untuk terus melanjutkan pesan serta nasihat Eyang Meri.

    “Karena setiap beliau menyampaikan Eyang Meri saat terakhir dan pesannya tolong jaga titip institusi Polri, tolong jaga dan titip Polri,” ucap Sigit.

    Sigit menegaskan, pesan dari Eyang Meri memiliki makna mendalam. Polri ke depannya harus bisa meneladani dan memberikan perlindungan serta pengayoman terhadap masyarakat dan tanggung jawab terhadap keamanan.

    “Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan daripada pendahulu utamanya Almarhum Hoegeng Iman Santoso yang tentunya akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut,” tutup Sigit.

  • Polsek Cilandak Ngopi Kamtibmas dan MBG Edukasi Masyarakat Manjaga Keamanan dan Ketertiban Lingkungan

    Jakaarta Selatan – Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, telah berlangsung kegiatan Ngopi Kamtibmas dan MBG. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K, serta jajaran kepolisian lainnya seperti Kasat Samapta Kompol Ardi Mansyah, AKP Kusnardi, dan Iptu Mustofa. Selain itu, dihadiri pula oleh Bhabin Cilandak Barat Aipda Bagu, Bhabin Kel. Gandari Selatan Aiptu Agung, dan Babinsa Koptu Tumino, yang menunjukkan komitmen dari berbagai instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Dalam suasana santai sambil menikmati kopi, para peserta berdiskusi tentang isu-isu keamanan terkini di lingkungan masyarakat, serta pentingnya kolaborasi antara instansi terkait dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kegiatan ini merupakan wadah untuk membangun komunikasi antara aparat dengan masyarakat, sekaligus sebagai sarana untuk menyampaikan informasi penting terkait keamanan dan ketertiban. Selain itu, para peserta juga mengedukasi masyarakat tentang apa itu Kamtibmas dan bagaimana cara melaporkan masalah keamanan melalui layanan pengaduan Polri di nomor 110.

    Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas dan MBG ini, diharapkan terbentuknya kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keamanan bersama. Dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat dan dukungan penuh dari aparat keamanan, keamanan dan ketertiban di wilayah Cilandak dapat terjaga dengan baik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga kesempatan untuk mendengar langsung keluhan dan masukan dari masyarakat, sehingga pihak kepolisian dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Patroli Dialogis Sambangi Pangkalan Ojol, Himbau Antisipasi Curanmor

    Jakarta Selatan – Personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan kegiatan patroli dialogis dengan menyambangi pangkalan ojek online sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya dalam mengantisipasi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Kegiatan patroli dialogis tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 03 Februari 2026, mulai pukul 11.45 WIB hingga selesai, bertempat di Pangkalan Ojek Online Jalan Tebet Timur Dalam III M, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Patroli dipimpin oleh Panit 3 Samapta Polsek Tebet Aiptu Priyantono, didampingi Aiptu I Putu Ariana. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan himbauan kamtibmas kepada para pengemudi ojek online yang sedang berkumpul agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengingat maraknya kasus kejahatan, khususnya curanmor.

    Petugas mengingatkan para pengemudi agar selalu memarkirkan kendaraan di tempat yang aman, menggunakan kunci stang serta kunci pengaman tambahan, dan tidak lengah saat meninggalkan kendaraan. Selain itu, disosialisasikan pula layanan kepolisian Call Center 110 yang dapat dihubungi secara gratis apabila memerlukan kehadiran atau bantuan pihak kepolisian.

    Kegiatan patroli dialogis berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari para pengemudi ojek online. Situasi wilayah terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

  • Operasi Keselamatan Jaya 2026, Polisi Edukasi Pelajar dan Pengguna Jalan di Senayan

    Jakarta – Operasi Keselamatan Jaya 2026 Polda Metro Jaya dan jajaran memberikan edukasi dan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada pelajar dan masyarakat. Kegiatan ini digelar pada Rabu (4/2/2026) di SMKN 2 Gambir, Jakarta Pusat, serta di kawasan Bundaran Senayan.

    Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin mengatakan, Operasi Keselamatan Jaya 2026 bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Menurutnya, keselamatan di jalan raya harus menjadi kebutuhan bersama.

    “Kami mengutamakan pendekatan edukatif dan persuasif, khususnya kepada pelajar, agar sejak dini memahami pentingnya tertib berlalu lintas,” ujarnya.

    Lanjut, Di SMKN 2 Gambir, petugas memberikan sosialisasi terkait etika berkendara, penggunaan helm berstandar SNI, serta kelengkapan surat kendaraan. Para pelajar juga diingatkan tentang risiko kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas.

    Sementara itu di Bundaran Senayan, personel Polda Metro Jaya memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan agar mematuhi rambu, marka, dan batas kecepatan. Polda Metro Jaya berharap melalui Operasi Keselamatan Jaya 2026, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.