Blog

  • Jaga Ibadah dan Perjalanan Warga, Polda Metro Jaya Siagakan Ribuan Personel Selama Natal dan Tahun Baru

    Jakarta — Polda Metro Jaya menyiagakan 5.044 personel untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Operasi Lilin Jaya 2025. Pengamanan difokuskan pada tempat ibadah, simpul transportasi, serta jalur keluar–masuk Jakarta guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan ribuan personel tersebut terdiri dari 4.217 personel Polri, 394 personel TNI Kodam Jaya, dan 433 personel Pemprov DKI Jakarta, serta didukung elemen potensi masyarakat. “Seluruh personel tergelar dan siap memberikan pengamanan serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Kapolda dalam keteranganya Senin (22/12/2025).

    Pengamanan juga diperkuat di gereja-gereja prioritas, dengan penebalan personel di 14 gereja yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Bekasi. Pagi hari ini, Kapolda bersama jajaran melakukan pengecekan langsung ke Gereja Katedral Jakarta dan Gereja Immanuel Jakarta untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan berjalan sesuai rencana operasi.

    Selain tempat ibadah, Kapolda Metro Jaya juga meninjau Stasiun Gambir guna memastikan pelayanan dan keamanan penumpang kereta api menjelang lonjakan arus Natal dan Tahun Baru. Pengamanan difokuskan pada kelancaran arus penumpang, pencegahan gangguan kamtibmas, serta pelayanan humanis.

    Di sektor lalu lintas, Polda Metro Jaya menyiapkan Pos Pengamanan Simpang Susun Cikunir KM 10 sebagai pos pantau keluar–masuk kendaraan wilayah Jakarta. Berdasarkan data tiga hari terakhir, tercatat 477.321 kendaraan telah meninggalkan Jakarta, sehingga rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional dan dinamis.

    Kapolda juga menyebut pihaknya akan melakukan peninjauan ke sejumlah titik keberangkatan utama, seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Pulo Gebang, untuk memastikan pengamanan dan pelayanan berjalan optimal.

    Terkait potensi cuaca ekstrem, Polda Metro Jaya turut menyiagakan 196 personel Siaga Bencana beserta alat khusus dan kendaraan SAR guna merespons cepat apabila terjadi keadaan darurat. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan mematuhi arahan petugas.

    “Polda Metro Jaya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.

    Pada kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri juga menyampaikan pesan humanis kepada warga.

    “Saya bersama segenap jajaran Polda Metro Jaya mengucapkan Selamat Natal 2025 bagi yang merayakan, serta Selamat Tahun Baru 2026 bagi seluruh warga Jakarta. Semoga kebahagiaan, keselamatan, dan kedamaian menyertai kita semua,” tutupnya.

  • Polda Metro Jaya Ungkap 1.517 Kasus Narkoba Selama Oktober–Desember 2025, 2.054 Tersangka Diamankan

    Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap 1.517 kasus narkoba selama periode Oktober hingga Desember 2025. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 2.054 tersangka dengan barang bukti narkotika seberat 387,34 kilogram.

    Hal tersebut disampaikan Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Reonald T.S. Simanjuntak dalam konferensi pers pengungkapan kasus narkoba di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/12/2025).

    “Selama tiga bulan terakhir, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Polres jajaran berhasil mengungkap 1.517 laporan polisi dengan total 2.054 tersangka,” ujar Reonald.

    Sementara itu, Wadir Resnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dr. Dedy Anung Kurniawan menjelaskan, dari total tersangka tersebut terdiri atas 1.870 laki-laki dan 184 perempuan, termasuk 8 warga negara asing (WNA) serta 15 anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).

    “Barang bukti yang berhasil disita mencapai 387,34 kilogram, dengan nilai ekonomis sekitar Rp125,65 miliar, dan diperkirakan telah menyelamatkan 1.348.489 jiwa dari bahaya narkoba,” jelas Dedy.

    Adapun barang bukti yang diamankan antara lain 60,33 kg sabu, 95 kg ganja, 32.800 butir ekstasi, 782.160 butir obat keras daftar G, serta narkotika jenis lain seperti tembakau sintetis, etomidate, hingga kokain.

    Dalam periode tersebut, polisi juga mengungkap empat kasus menonjol, yakni pengungkapan ganja 14,6 kg di Bekasi Timur, sabu 20,1 kg jaringan Pekanbaru–Jakarta, 17.500 butir ekstasi jaringan Malaysia–Jakarta, serta ganja 16,29 kg di wilayah Depok.

    Polisi menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, belum ditemukan indikasi bahwa narkoba tersebut akan diedarkan khusus pada perayaan malam Tahun Baru. Mayoritas tersangka berperan sebagai kurir yang dikendalikan bandar berstatus DPO.

    Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

  • Kapolri Ungkap Pesan Presiden saat Tinjau Merak: Beri Pelayanan Terbaik hingga Waspadai Bencana

    Banten – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan ke Pelabuhan Merak, Banten. Hal itu dilakukan untuk memastikan pengamanan dan pelayanan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyampaikan pesan ataupun atensi khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Presiden mengingatkan masyarakat harus mendapatkan pelayanan terbaik saat momen arus mudik maupun balik Nataru 2025.

    “Bapak Presiden memberikan perhatian penuh terhadap kegiatan Nataru. Beliau memberikan intensif untuk kemudahan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Nataru dan memberikan pelayanan maksimal. Agar Nataru berjalan baik di tengah prediksi situasi cuaca yanh tentunya harus betul-betul kita siapkan,” kata Sigit kepada awak media di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (22/12/2025).

    Sigit menegaskan, BMKG telah memberikan informasi bahwa Banten menjadi salah satu provinsi yang diramalkan masuk dalam kriteria curah hujan tinggi.

    “Sehingga tentunya kita harus antisipasi bencana dari pengalaman dampak dari siklon senyar yang terjadi di Sumut kemarin. Kita lihat di Jateng mulai ada banyak banjir bandang,” ujar Sigit.

    Oleh karenanya, Sigit menekankan, personel Polri maupun stakeholder terkait lainnya harus mengantisipasi prakiraan cuaca ataupun segala informasi dari pihak BMKG.

    “Itu semua memang sudah ada di dalam perkiraan BMKG yang harus kita antisipasi. Karena itu tadi kita cek langsung kesiapan kita tanyakan ke masyarakat juga. Di satu sisi penyeberangan lancar,” ucap Sigit.

    Sebab itu, Sigit mengingatkan bahwa, personel tidak boleh menganggap Underestimate sekecil apapun informasi yang ada. Antisipasi dan kesiapan harus betul-betul optimal. Baik mulai dari curah hujan hingga gelombang atau ombak tinggi ketika momen mudik dan arus balik Nataru.

    “Tentunya harus betul-betul menjadi perhatian mulai dari tempat masyarakat yang harus menunggu, kemudian komunikasinya juga harus kuat. Kemudian peralatan dipersiapkan untuk menghadapi risiko apabila terjadi permasalahan agenda dampak dari curah hujan tinggi ataupun hal-hal lain memerlukan personel melaksanakam kegiatan penyelamatan,” papar Sigit.

    “Jadi beberapa hal kita tekankan tolong waspadai jangan Underestimate ikuti terus perkembangan BMKG. Sehingga kita bisa segera informasikan ke masyarakat,” tambah Sigit menekankan.

    Dalam kesempatan itu, Sigit juga meninjau sarana dan prasaran yang digelar saat momen Nataru, di antaranya; 2 unit tenda posko bencana, 1 unit tenda pasukan, 1 unit mobil SAR dan perlengkapannya.

    Lalu, 1 unit mobil pemadam lebakaran, 1 unit mobil derek, 1 unit mobil ambulans dan perlengkapannya, 2 unit mobil SAR Satbrimobda Banten dan perlengkapannya dan 2 unit mobil SAR Ditsamapta dan Ditpolairud Polda Banten dan perlengkapannya.

    Dalam kunjungan ini, Kapolri bersama dengan Menko PMK Pratikno, Menteri PU Dody Hanggodo, Menkes Budi Gunadi Sadikin, serta perwakilan Basarnas, TNI, Kemenko Polkam, BNPB, dan pejabat Mabes Polri.

    Tak hanya itu, Kapolri juga berkesempatan untuk menyapa dan memberikan bingkisan kepada pemudik Nataru 2025.

  • Kapolda Metro Jaya Tinjau Pospam Stasiun Gambir, Pastikan Pelayanan Operasi Lilin Jaya 2025 Berjalan Optimal

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono melaksanakan peninjauan Pos Pengamanan (Pospam) Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan dan pengamanan masyarakat dalam rangka Operasi Lilin Jaya 2025.

    Dalam peninjauan tersebut, Kapolda memastikan seluruh personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan di salah satu simpul transportasi utama Jakarta berjalan optimal. Fokus pengamanan meliputi kelancaran arus penumpang, pencegahan gangguan kamtibmas, serta pelayanan humanis kepada masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

    “Stasiun Gambir merupakan objek vital dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Kami pastikan seluruh unsur pengamanan siap siaga, responsif, dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat yang bepergian,” ujar Irjen Pol. Asep Edi Suheri di sela peninjauan.

    Kapolda juga menegaskan bahwa Operasi Lilin Jaya 2025 tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan, tetapi juga pelayanan. Polri hadir untuk membantu masyarakat, memberikan informasi, dan merespons cepat setiap potensi gangguan keamanan maupun kebutuhan darurat di lapangan.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa peninjauan pimpinan bertujuan memastikan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan berfungsi maksimal, khususnya di pusat-pusat keramaian dan transportasi publik. “Kami memastikan pelayanan berjalan 24 jam, mulai dari pengamanan, bantuan informasi, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat,” jelasnya.

    Kombes Pol. Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan keamanan selama periode Natal dan Tahun Baru. “Layanan 110 aktif 24 jam dan bebas pulsa. Silakan dimanfaatkan untuk mendapatkan bantuan cepat dari Polri,” tegasnya.

    Seluruh jajaran diinstruksikan untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama Operasi Lilin Jaya 2025.

  • Personel Pospam Laksanakan Pengaturan Arus Lalu Lintas di Depan Gereja Santo Yohanes Penginjil Kebayoran Baru

    Jakarta Selatan — Pada hari Minggu, 21 Desember 2025, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai, personel Pos Pengamanan (Pospam) melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas di depan Gereja Santo Yohanes Penginjil yang berlokasi di Jl. Melawai Raya, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Aiptu Sugihartono bersama Aipda Bowo Sukindro serta dibantu anggota Saka Bhayangkara. Pengaturan lalu lintas dilakukan usai pelaksanaan ibadah Misa guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan mencegah terjadinya kemacetan panjang di sekitar lokasi gereja.

    Dengan kehadiran personel di lapangan, arus lalu lintas dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat gereja serta para pengguna jalan yang melintas di kawasan Jl. Melawai Raya.

  • Kapolres Metro Jakarta Selatan Tinjau Kesiapan  Pos Pam Pelayanan Natal dan Tahun Baru di Kebayoran Baru

    Jakarta Selatan — Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K.,M.H., M.Si., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Jakarta Selatan, melaksanakan kunjungan dan pengecekan Pos Pengamanan  Pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Polsek Metro Kebayoran Baru yang berlokasi di Taman Ayodya, samping Gereja Santo Yohanes Penginjil, Jalan Melawai Raya, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.

    Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana Pos Pelayanan Nataru guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Selain melakukan pengecekan pos, Kapolres beserta rombongan juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Gereja Santo Yohanes Penginjil yang berada di samping Pos Pengamanan.

    Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada perwakilan unsur Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Babinsa, dan Satpol PP yang turut bersinergi dalam pengamanan wilayah.

    Kehadiran Kapolres Metro Jakarta Selatan disambut langsung oleh Kapolsek Metro Kebayoran Baru Kompol Endy Mahandika, S.H., M.M., beserta jajaran. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kompol Suparmin, S.H., M.H. (Kanit Reskrim), AKP Agus Subechi (Kanit Samapta), AKP Imam Supriyadi, S.H. (Kanit Binmas), Iptu M. Wagimin (Kasubnit Intelkam), Iptu Iwan Subekti (Kapolsubsektor Blok M), Iptu M. Chudhori (Kapolsubsektor Senopati), Iptu Purwono (Kasubnit Samapta), serta Ipda Eko Subiantoro (Kasubnit Ops Reskrim).

    Kegiatan pengecekan Pos Pelayanan Nataru ini melibatkan personel gabungan sebanyak 40 personel, yang terdiri dari 20 personel Polri dan 20 personel Polsek Metro Kebayoran Baru di bawah pimpinan Kompol Suparmin, S.H., M.H. Selain itu, turut dilibatkan unsur TNI dari Koramil Kebayoran Baru sebanyak 5 personel yang dipimpin oleh Serda Eko, serta unsur Muspika Kecamatan Kebayoran Baru sebanyak 15 personel, terdiri dari 8 personel Satpol PP di bawah pimpinan Bapak Rodih dan 7 personel FKDM yang dipimpin oleh Ibu Ida.

    Melalui kegiatan ini, Kapolres Metro Jakarta Selatan menegaskan pentingnya sinergitas seluruh unsur dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama perayaan Natal dan Tahun Baru, agar seluruh rangkaian kegiatan ibadah dan perayaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

  • Kapolsek Metro Kebayoran Baru Pimpin Pengecekan Kesiapan Gereja Jelang Perayaan Natal 2025

    Jakarta Selatan — Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Endy Mahandika, S.H., M.M., memimpin langsung kegiatan pengecekan kesiapan gereja-gereja dalam rangka pengamanan dan kelancaran Perayaan Natal 2025 di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (21/12/2025).

    Kegiatan pengecekan dimulai pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga selesai, dengan melibatkan 11 personel Polsek Metro Kebayoran Baru. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, sistem pengamanan, serta koordinasi antara pengurus gereja dan aparat kepolisian guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Natal.

    Adapun gereja-gereja yang dilakukan pengecekan meliputi:

    Pukul 13.10 WIB, Gereja Santo Yohanes Penginjil, Jalan Melawai Raya No. 197, Kelurahan Kramat Pela.

    Pukul 13.35 WIB, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kebayoran Baru, Jalan Panglima Polim I No. 51A, Kelurahan Melawai.

    Pukul 14.00 WIB, Gereja Santa Perawan Maria Ratu, Jalan Suryo No. 62, Kelurahan Rawa Barat.

    Pukul 14.30 WIB, Gereja HKBP Kebayoran Baru, Jalan Hang Lekiu III No. 18, Kelurahan Gunung.

    Berdasarkan hasil pengecekan, seluruh gereja di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru dinyatakan telah siap menyambut pelaksanaan Ibadah Natal 2025. Pengurus gereja juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengamanan dan pengaturan jemaat.

    Kompol Endy Mahandika menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal.

    Selama pelaksanaan kegiatan pengecekan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Metro Kebayoran Baru, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Brimob Polda Metro Jaya Torehkan Prestasi Gemilang di Kejurnas Indoor Skydiving Dankorbrimob Cup II – 2025

    Jakarta — Brimob Polda Metro Jaya kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional Indoor Skydiving Dankorbrimob Cup II Tahun 2025. Ajang yang berlangsung selama empat hari, Kamis hingga Minggu, 18–21 Desember 2025, di Gedung Simulator Wind Tunnel Tan Satrisna, Satuan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, resmi ditutup pada Minggu (21/12/2025).

    Penutupan kejuaraan tersebut turut dihadiri Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya AKBP Eko Sumaryanto, S.I.K., M.Si., sebagai wujud dukungan pimpinan terhadap pembinaan prestasi personel.

    Kejuaraan ini diikuti atlet-atlet terbaik dari unsur Polri, TNI, hingga peserta mancanegara, sehingga persaingan berlangsung ketat dan penuh tantangan. Di tengah kompetisi tingkat nasional tersebut, atlet Brimob Polda Metro Jaya, khususnya Tim Polwan, tampil percaya diri dengan performa konsisten serta penguasaan teknik yang matang.

    Kerja keras dan fokus tinggi sepanjang perlombaan membuahkan hasil membanggakan. Brimob Polda Metro Jaya berhasil meraih Juara 1 kategori 4 Way FS Female dan Juara 3 kategori 2 Way FS Female, sekaligus menegaskan eksistensi satuan sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan dalam cabang olahraga indoor skydiving.

    Capaian ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan sumber daya manusia yang dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. Program latihan terstruktur, disiplin tinggi, serta semangat kebersamaan menjadi fondasi utama dalam mengantarkan para atlet meraih hasil optimal.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kekompakan tim. Saya mengapresiasi seluruh atlet yang telah berjuang dan mengharumkan nama Brimob Polda Metro Jaya,” ujarnya.

    Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Brimob Polda Metro Jaya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga tradisi prestasi di berbagai ajang sebagai wujud komitmen mengharumkan nama Korps Brimob Polri di tingkat nasional maupun internasional.

  • Forkompimcam dan Tiga Pilar Pancoran Gelar Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Jakarta Selatan – Menjelang puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) bersama Tiga Pilar Kecamatan Pancoran menggelar apel gabungan serta pengecekan kesiapsiagaan Pos Pengamanan (Pospam). Kegiatan ini berlangsung khidmat di depan Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jalan Raya Kalibata, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam (20/12/2025).

    Apel yang dimulai tepat pukul 22.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, S.E., M.M., selaku Kepala Pengamanan Objek (Kapam Objek). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel gabungan dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum Pancoran selama masa libur akhir tahun.

    Dalam arahannya, Kompol Mansur menekankan pentingnya sinergitas antar-instansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan Forkompimcam dan Tiga Pilar malam ini. Apel ini adalah wujud sinergi kita dalam pelayanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Fokus utama kita adalah memastikan seluruh rangkaian ibadah di gereja-gereja wilayah hukum Pancoran berjalan aman, kondusif, dan bebas dari gangguan Kamtibmas,” tegas Kompol Mansur.

    Kapolsek juga menginstruksikan agar seluruh stakeholder memperkuat komunikasi dan koordinasi di lapangan. Ia meminta agar setiap potensi gangguan keamanan sekecil apa pun segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti.

    “Kita harus saling berkomunikasi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan ibadah maupun perayaan tahun baru. Apabila ada sesuatu yang mengganggu situasi Kamtibmas di wilayah Pancoran, segera laporkan,” tambahnya.

    Apel gabungan ini melibatkan kekuatan personel yang cukup besar, yakni sebanyak 83 personel gabungan. Komposisi pasukan terdiri dari berbagai unsur, antara lain:

    Kepolisian:  Dit Samapta PMJ (10 pers), Satbrimob PMJ (10 pers), Dit Pamobvit (10 pers), Sat Samapta Patko (3 pers), dan Polsek Pancoran (10 pers).

    TNI: 3 personel.

    Pemerintah & Ketertiban Umum: Satpol PP (8 pers).

    Potensi Masyarakat: FKDM (10 pers), Pokdar Kamtibmas (10 pers), Senkom (1 pers), FKPPI (5 pers), dan LMK (3 pers).

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat kewilayahan, di antaranya Sekretaris Camat (Sekcam) Pancoran, Lurah Duren Tiga, Kasie Pemerintahan Kecamatan Pancoran, serta para Kasie Pemerintahan dari seluruh kelurahan di Kecamatan Pancoran.

    Kegiatan apel dan pengecekan Pospam ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjaga wilayah Pancoran tetap aman dan kondusif hingga seluruh rangkaian perayaan Nataru selesai.

  • Aksi Nyata Satgas Ops Damai Cartenz Dukung Ekonomi Mama-Mama Papua Lewat Belanja Buah Lokal

    Timika — Pendekatan humanis terus menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan membangun kepercayaan masyarakat di Papua. Hal tersebut ditunjukkan melalui kegiatan sederhana namun bermakna yang dilakukan Personel Satgas Humas Ops Damai Cartenz Iptu I Gde Pradana Sthirabudhi, S.Ds., dengan berbelanja buah lokal milik mama-mama Papua di Jl. Agimuga Mile 32, Timika, Jumat (19/12/2025).

    Dalam suasana penuh keakraban, Iptu I Gde Pradana tampak berinteraksi langsung dengan para pedagang mama-mama Papua yang menjajakan hasil kebun mereka. Senyum, sapaan hangat, serta dialog ringan mewarnai kegiatan tersebut, mencerminkan kedekatan antara aparat keamanan dan masyarakat.

    Kegiatan ini tidak hanya sekadar aktivitas belanja, namun juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian masyarakat lokal. Dengan membeli langsung hasil kebun mama-mama Papua, diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan sekaligus memberikan semangat bagi pelaku usaha kecil di wilayah tersebut.

    Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi terhadap kegiatan humanis yang dilakukan oleh personel di lapangan. Ia menegaskan bahwa Operasi Damai Cartenz tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

    “Kegiatan sederhana seperti berbelanja bersama mama-mama Papua memiliki makna besar dalam membangun kepercayaan masyarakat. Kehadiran personel Polri harus mampu dirasakan sebagai pelindung dan sahabat masyarakat,” ujar Brigjen Pol Faizal Ramadhani.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa interaksi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

    “Melalui pendekatan humanis, personel dapat memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung. Ini menjadi fondasi kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua,” jelasnya.

    Kegiatan humanis seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga terjalin hubungan yang semakin erat antara aparat keamanan dan masyarakat. Dengan kebersamaan dan saling percaya, situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Timika dan sekitarnya dapat terus terjaga.