Blog

  • Personil Polres Sibolga Melaksanakan Pembersihan Akses Jalan Pasca Longsor

    SIBOLGA — Guna membantu masyarakat terdampak bencana alam, Polsek Sibolga Sambas bersama personel Polres Sibolga dan BKO Brimob melaksanakan kegiatan Kurve pembersihan akses jalan yang tertutup material longsor.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 29 Desember 2025, sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di belakang Masjid Budi Sehati, tepatnya di Jalan SM. Raja, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga. Longsor yang terjadi sebelumnya mengakibatkan akses jalan menuju rumah warga tertutup oleh tanah dan material lainnya, sehingga menghambat aktivitas masyarakat setempat.

    Kapolsek Sibolga Sambas, IPTU Marwa, turun langsung memimpin kegiatan tersebut bersama personel Polres Sibolga dan personel BKO Brimob. Dengan menggunakan peralatan seadanya, personel gabungan bahu-membahu membersihkan material longsor demi membuka kembali akses jalan agar dapat dilalui oleh warga.

    Kegiatan Kurve ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu penanganan dampak bencana alam. Selain mempercepat pemulihan akses jalan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekitar.

    Hingga berita ini diturunkan, kegiatan Kurve masih berlangsung. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Personel gabungan tetap siaga untuk memastikan pembersihan berjalan lancar dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.

  • Jaga Kondusivitas di Jam Rawan, Unit III Samapta Polsek Pancoran Gelar Patroli Dialogis di Kawasan Kalibata

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Pancoran, personel Unit III Samapta melaksanakan kegiatan patroli dialogis dan sambang wilayah pada Senin dini hari (29/12/2025).

    Kegiatan yang dimulai pukul 01.00 WIB ini menyasar area pemukiman dan objek vital, salah satunya di Rumah Dinas Pomad yang berlokasi di Jl. Kalibata Tengah I, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Patroli tersebut dipimpin oleh PS. Panit 3 Samapta, *Aiptu Andreas, didampingi oleh **Bripda Yudha*, personel Bintara Remaja dari Polda Metro Jaya. Dalam giat tersebut, petugas melakukan koordinasi langsung dengan petugas keamanan setempat, Bapak Sujono.

    Antisipasi Kejahatan “3 Cepu”

    Dalam dialognya, Aiptu Andreas memberikan himbauan tegas terkait kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, khususnya “3 Cepu” (Curat, Curas, dan Curanmor). Petugas menekankan agar pengamanan diperketat menjelang  waktu dini hari yang kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

    “Kami menghimbau kepada petugas keamanan dan warga untuk selalu waspada. Perhatikan kendaraan roda dua yang terparkir di halaman depan rumah. Pastikan terpantau dengan baik dan gunakan kunci ganda jika diperlukan,” ujar Aiptu Andreas dalam arahannya.

    Selain memberikan himbauan kamtibmas, personel Polsek Pancoran juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan hal-hal mencurigakan. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri di layanan bebas pulsa *110* apabila membutuhkan kehadiran polisi segera.

    Kegiatan patroli dialogis ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Pancoran dalam memberikan rasa aman bagi warga, khususnya pada jam-jam rawan tindak kriminalitas.

  • Ringankan Beban Warga, Polri Hadirkan Layanan Servis Kendaraan Gratis di Padang Pariaman

    Padang Pariaman — Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan pelayanan servis sepeda motor gratis bagi masyarakat Desa Asam Pulau, Kecamatan Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, pada Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh warga setempat yang memanfaatkan layanan perbaikan kendaraan roda dua tersebut.

    Pelayanan servis gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang terdampak bencana banjir bandang di aliran Sungai Batang Anai. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah sarana transportasi milik warga, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

    Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat, terutama dalam situasi pascabencana.

    “Polri hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Melalui pelayanan servis kendaraan gratis ini, kami berharap dapat meringankan beban warga serta membantu memulihkan kembali aktivitas dan mobilitas masyarakat,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

    Ia menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas pada tugas penegakan hukum, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, terutama pada kondisi darurat akibat bencana alam.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kendaraan warga yang sebelumnya rusak dapat kembali digunakan, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Desa Asam Pulau dapat segera berjalan normal. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi dan kepedulian Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera Barat.

  • Peduli Pascabencana, Polres Bener Meriah Gotong Royong Bersihkan Dayah Terpadu Bustanul Ulum

    Redelong – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir dan longsor terus ditunjukkan oleh Polres Bener Meriah. Pada Sabtu (27/12/2025), personel Polres Bener Meriah turun langsung ke Dayah Terpadu Bustanul Ulum yang berada di Desa Gelampang Wih Tenan Uken, Kecamatan Permata, untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial bersama warga setempat.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Bener Meriah bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan lumpur yang menutupi halaman dan ruang belajar, serta mengangkat sampah dan sisa material longsor akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

    Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran Polri merupakan bentuk empati dan komitmen untuk membantu percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah.

    “Kami hadir untuk bergandengan tangan dengan masyarakat, membantu memulihkan fasilitas yang terdampak agar aktivitas sosial dan pendidikan dapat kembali berjalan,” tutur Kapolres.

    Ia menambahkan, Polres Bener Meriah secara berkelanjutan melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan memprioritaskan fasilitas umum yang memiliki peran penting bagi masyarakat.

    “Kami menyasar lokasi-lokasi vital seperti tempat ibadah, lembaga pendidikan, dan fasilitas kesehatan agar dapat segera difungsikan kembali,” jelasnya.

    Sementara itu, pimpinan Dayah Terpadu Bustanul Ulum menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres Bener Meriah atas kepedulian dan bantuan yang diberikan.

    “Kami sangat bersyukur atas bantuan Polres Bener Meriah. Semoga dengan pembersihan ini, kegiatan belajar mengajar di dayah dapat kembali berjalan normal,” ungkapnya.

  • Wakapolri Tinjau Penyaluran Bantuan Polri untuk Warga Terdampak Bencana di Padang Pariaman

    Polri menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dalam rangka kunjungan kerja Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, Minggu (28/12/2025).

    Dalam kegiatan tersebut, Polri menyiapkan sebanyak 200 paket sembako yang berasal dari Gudang Logistik Polda Sumatera Barat. Penyaluran bantuan didukung oleh kekuatan 200 personel gabungan Polda dan Polres dengan menggunakan 100 unit kendaraan roda dua guna menjangkau wilayah-wilayah terdampak.

    Distribusi bantuan difokuskan pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Batang Anai dan Kecamatan Lubuk Alung. Di Kecamatan Batang Anai, penyaluran dilakukan menggunakan 45 unit kendaraan roda dua yang menyasar Nagari Sungai Buluh Barat dan Sungai Buluh Utara. Sementara di Kecamatan Lubuk Alung, sebanyak 40 unit kendaraan roda dua dikerahkan untuk menyalurkan bantuan ke Kampung Pondok, Nagari Pasie Laweh.

    Selama proses penyaluran, tim Polda mendapatkan pendampingan dari 15 unit kendaraan roda dua milik Polres Padang Pariaman guna memastikan distribusi bantuan berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.

    Rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan konvoi kemanusiaan terpadu yang melibatkan 100 unit kendaraan roda dua Polda dan Polres, truk logistik dan air bersih, ambulans Biddokkes, alat berat berupa excavator, serta kendaraan pendukung lainnya.

    Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/12). menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana dapat terpenuhi.

    Ia menambahkan, sinergi antara Polda, Polres, serta unsur terkait menjadi kunci utama dalam menjangkau wilayah terdampak dan memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

  • Ditsamapta Polda Metro Jaya Gagalkan Potensi Kejahatan, Dua Pelaku Bersenpi Rakitan Ditangkap

    Jakarta Barat — Patroli dini hari yang dilakukan jajaran Direktorat Samapta Polda Metro Jaya berujung pengamanan dua terduga pelaku kejahatan jalanan di kawasan Jalan Panjang, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Penindakan dilakukan Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 03.10 WIB.

    Kejadian bermula saat anggota Unit IV Patroli Motor (Patmor) mencurigai sepeda motor yang ditumpangi tiga orang. Saat hendak dihentikan untuk pemeriksaan, pengendara justru tancap gas dan melarikan diri. Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga kendaraan tersebut terjatuh.

    Dalam peristiwa itu, dua orang berhasil diamankan, sementara satu pelaku lainnya kabur dan masih dalam pengejaran petugas.

    Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu pucuk senjata api rakitan lengkap dengan lima butir amunisi tajam. Selain itu, turut diamankan sejumlah kunci letter T yang diduga akan digunakan untuk aksi pencurian kendaraan bermotor.

    Kedua terduga pelaku mengaku berasal dari Lampung Timur dan saat ini berdomisili di Tangerang.

    Panit 4 Patmor Direktorat Samapta Polda Metro Jaya Ipda Fitroh Nurul Fahmi mengatakan, tindakan cepat dilakukan untuk mencegah potensi kejahatan yang membahayakan masyarakat.

    “Saat pengendara tidak kooperatif dan berupaya kabur, anggota bertindak sesuai prosedur. Dua terduga pelaku berhasil diamankan beserta senjata api rakitan dan amunisi,” kata Fitroh.

    Sekitar pukul 03.40 WIB, personel Polsek Kebon Jeruk tiba di lokasi dan menerima penyerahan terduga pelaku berikut barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.

    “Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan 110 yang siaga 24 jam,” pungkasnya.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Utara Laksanakan Kerja Bakti Persiapan Musim Penghujan.

    Jakarta Selatan – Dalam rangka persiapan menghadapi musim penghujan serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Utara, Aiptu Parjono, melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama warga pada hari Minggu di wilayah Kelurahan Petukangan Utara.

    Kegiatan kerja bakti tersebut meliputi pembersihan lumpur pada saluran air, pengangkutan sampah, serta penopingan pohon guna menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan terhindar dari potensi banjir. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan menjelang musim penghujan.

    Di sela-sela kegiatan, Aiptu Parjono turut menyampaikan himbauan kamtibmas kepada warga, di antaranya mengimbau para ketua RT dan RW agar lebih aktif melakukan monitoring keamanan lingkungan, khususnya menjelang perayaan Tahun Baru, serta mengingatkan warga untuk tidak membakar petasan demi menjaga keselamatan bersama.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengimbau pihak sekolah agar tetap proaktif dalam upaya pencegahan tawuran pelajar, meskipun saat ini sedang dalam masa libur sekolah. Warga juga diajak untuk lebih peduli terhadap situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing.

    Aiptu Parjono turut melakukan sosialisasi antisipasi tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), serta mengingatkan warga yang menggunakan kendaraan bermotor agar selalu menggunakan kunci ganda untuk mencegah pencurian.

    Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula himbauan kepada seluruh warga agar menjaga lingkungan dan bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Khusus bagi warga yang memiliki anak remaja, Aiptu Parjono mengingatkan agar memastikan anak-anak sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB sebagai langkah antisipasi kenakalan remaja.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas mensosialisasikan Call Center Polri 110 serta Nomor Aduan Kapolsek melalui WhatsApp di 0813-8222-5050. Warga juga diimbau untuk segera melapor kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan apabila terdapat keluhan atau permasalahan terkait kamtibmas.

    Melalui kegiatan kerja bakti dan penyampaian himbauan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan kondusif di wilayah Kelurahan Petukangan Utara.

  • Polres Bener Meriah dan Brimob Pasang Tali Sling, Pulihkan Akses Warga Pasca Bencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah

    BENER MERIAH — Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh pada 25 November 2025 lalu, Polres Bener Meriah bersama Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor terus melakukan upaya pemulihan akses dan fasilitas bagi masyarakat terdampak.

    Pada Jumat, 26 Desember 2025, Polres Bener Meriah dan Brimob melaksanakan pemasangan tali sling sebagai jalur penyeberangan darurat bagi warga yang terisolir di tiga desa, yakni Desa Bergang, Desa Pantan Reduk, dan Desa Karang Ampar, Kabupaten Aceh Tengah.

    Pemasangan tali sling dilakukan di Desa Simpang Rahmat, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah. Lokasi ini merupakan akses penghubung vital antara Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah yang sebelumnya terputus akibat rusaknya fasilitas pasca bencana.

    Kapolres Bener Meriah menjelaskan bahwa tali sling yang dipasang berdiameter 18 milimeter dengan tingkat kekuatan lebih besar, sehingga aman digunakan masyarakat untuk melintas, termasuk untuk evakuasi orang sakit dan lansia.

    “Pemasangan sling ini bertujuan membantu masyarakat, baik dalam hal evakuasi maupun penyaluran logistik. Proses pengerjaan telah berlangsung selama enam hari, dengan harapan sling ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk transfer logistik, termasuk hasil pertanian seperti durian dan cabai, sehingga perekonomian warga dapat kembali pulih,” ujar Kapolres.

    Dengan kondisi medan yang cukup berat dan arus sungai yang masih berisiko, personel Polres Bener Meriah bersama Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor tetap bekerja maksimal demi memastikan keselamatan dan kelancaran akses masyarakat.

    Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Simpang Rahmat, Marikul selaku Kepala Desa, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan.

    “Masyarakat sangat senang dan terbantu. Sling yang dibangun sangat aman dan tebal, sehingga cocok untuk penyeberangan sepeda motor maupun pengangkutan barang-barang berat,” ungkap Marikul.

    Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga pasca bencana alam.

  • Bareskrim Polri Pulangkan 9 Pekerja Migran Korban TPPO dari Kamboja

    Jakarta — Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) berhasil memulangkan sembilan pekerja migran Indonesia yang menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kamboja. Para korban tiba di Tanah Air pada Jumat, 26 Desember 2025, setelah melalui proses penyelidikan dan koordinasi lintas negara.

    Pemulangan tersebut merupakan hasil kerja Desk Ketenagakerjaan Dittipidter Bareskrim Polri yang berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, KBRI Phnom Penh, otoritas imigrasi Kamboja, serta BP2MI. Kesembilan korban sebelumnya diduga direkrut secara ilegal dan dipaksa bekerja sebagai admin judi online atau scammer, disertai kekerasan fisik dan psikis.

    Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya, khususnya pekerja migran Indonesia yang rentan menjadi korban kejahatan lintas negara.

    “Polri berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada warga negara Indonesia, termasuk pekerja migran. Kasus ini menjadi perhatian serius karena para korban direkrut dengan iming-iming gaji besar, namun justru dieksploitasi dan mengalami kekerasan,” ujar Komjen Pol Syahardiantono dalam konferensi pers di Lobby Bareskrim Polri, Jum’at (26/12).

    Berdasarkan hasil penyelidikan, para korban berasal dari berbagai daerah, di antaranya Jawa Barat, Jakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Lampung, dan Riau. Mereka diketahui bekerja di sejumlah lokasi di Kamboja, seperti Poipet, Bavet, Chrey Thrum, dan Sihanoukville. Bahkan, salah satu korban perempuan diketahui dalam kondisi hamil enam bulan saat berhasil diselamatkan.

    Komjen Pol Syahardiantono menambahkan, keselamatan korban menjadi prioritas utama selama proses penyelidikan di Kamboja, mulai dari penyediaan tempat tinggal, kebutuhan logistik, hingga pendampingan kesehatan.

    “Alhamdulillah seluruh korban berhasil dipulangkan dalam keadaan selamat. Selama di Kamboja, tim kami memastikan kebutuhan dasar dan keamanan para korban terpenuhi, termasuk perawatan medis bagi korban yang membutuhkan perhatian khusus,” jelasnya.

    Dalam perkara ini, penyidik mengantongi sejumlah nama terduga perekrut, tim leader, hingga bos perusahaan scam di Kamboja. Modus yang digunakan para pelaku umumnya berupa tawaran pekerjaan sebagai operator komputer dengan gaji tinggi, sementara seluruh dokumen perjalanan diurus oleh perekrut untuk meyakinkan korban.

    Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dan/atau Pasal 81 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

    “Kami akan meningkatkan proses ke tahap penyidikan dan memburu seluruh pihak yang terlibat, baik perekrut di dalam negeri maupun jaringan di luar negeri. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, proporsional, dan berkeadilan,” tegas Kabareskrim.

    Polri juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri dengan janji gaji besar tanpa prosedur resmi. Sinergi antarinstansi diharapkan mampu mencegah terulangnya kasus serupa dan memberikan perlindungan optimal bagi pekerja migran Indonesia ke depan.

  • Polri Salurkan Bantuan dan Kerahkan Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Banjir di Aceh Utara

    Polri bergerak cepat menindaklanjuti dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara. Atas arahan langsung Kapolri, jajaran Polri turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi terdampak dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.

    Dalam kunjungan on the spot bersama Kapolda Aceh, Bupati Aceh Utara, dan Kapolres Aceh Utara, Polri memutuskan mendistribusikan berbagai bantuan logistik, alat berat, hingga dukungan operasional kepolisian di wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Langkahan.

    “Sesuai arahan dan perintah Bapak Kapolri, kami diperintahkan untuk langsung ngecek di lapangan. Dari evaluasi satu bulan ini, ada beberapa kebutuhan yang harus segera kami tindak lanjuti,” ujar perwakilan Polri saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (27/12).

    Sebagai langkah awal, Polri menyalurkan paket sembako yang didistribusikan langsung oleh Bhabinkamtibmas ke masyarakat terdampak. Selain itu, tujuh unit alat berat, terdiri dari ekskavator besar, ekskavator kecil, serta dump truck, dikerahkan untuk membuka akses jalan yang terputus akibat banjir.

    “Fokus kita hari ini di Kecamatan Langkahan yang kondisinya cukup berat. Akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena itu kunci percepatan pemulihan,” tegasnya.

    Tak hanya itu, Polri juga menyiapkan bantuan air bersih untuk wilayah yang masih kesulitan akses air, sembari mendorong pembangunan air bor di beberapa titik. Kebutuhan sarana ibadah seperti seperangkat alat salat dan karpet musala turut disiapkan untuk masyarakat terdampak.

    Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas mengalami kerusakan berat. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pusat untuk pengiriman bantuan medis.

    “Hari ini Jakarta sudah menyiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kita kirim,” ungkapnya.

    Sementara itu, Polsek Langkahan dilaporkan mengalami kerusakan parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Untuk mendukung operasional anggota, Polri menyiapkan perlengkapan kantor, kendaraan dinas, hingga tenda pengungsian.

    “Untuk kendaraan roda dua, sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kita datangkan 20 unit motor trail dari Medan, ditambah dua mobil double cabin untuk mendukung tugas anggota di lapangan,” jelasnya.

    Selain itu, sebanyak 30 tenda besar juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.

    Polri juga mencatat adanya dua waduk yang jebol serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk itu, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.

    “Yang paling dibutuhkan sekarang adalah akses jalan dan jembatan. Kalau akses terbuka, pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.

    Dalam rangka memperkuat pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri juga mengerahkan tambahan 190 personel Brimob, masing-masing 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Lhokseumawe, lengkap dengan peralatan pendukung.

    Selain Aceh Utara, Polri juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi Aceh Tamiang yang turut terdampak cukup parah, termasuk fasilitas Polres dan asrama anggota.

    “Untuk Aceh Tamiang, kebutuhan dasar anggota sudah hampir tidak ada. Kita kirim alat tidur, kelambu, selimut, hingga 450 unit magic jar dan 450 kompor gas,” ujarnya.

    Polri menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan hingga seluruh operasional kepolisian berjalan normal dan beban masyarakat terdampak dapat teringankan.

    “Komitmen Polri jelas, sesuai perintah Bapak Kapolri, kami harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan penanganan berjalan maksimal,” pungkasnya.