Blog

  • Kapal KM BIMA Mati Mesin di Perairan Onrust, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 17 Penumpang

    Jakarta — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kapal penumpang KM BIMA yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Onrust, Kepulauan Seribu Selatan, Senin (12/1/2026).

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB saat KM BIMA bertolak dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Tidung. Di tengah pelayaran, kapal mengalami gangguan pada bagian gearbox sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

    Menindaklanjuti laporan itu, Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung mengerahkan sejumlah kapal patroli wilayah barat, yakni KP VII-3003, KP VII-2008, dan KP VII-2006 untuk melakukan pengecekan di lokasi sekaligus memberikan bantuan kepada kapal yang mengalami gangguan.

    Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa mengatakan, pihaknya juga segera berkoordinasi dengan Markas Polairud Kali Adem untuk mempercepat proses penanganan dan pengamanan di lokasi kejadian.

    “Begitu menerima informasi adanya kapal penumpang yang mengalami gangguan mesin, personel Ditpolairud langsung kami kerahkan ke lokasi. Prioritas kami adalah keselamatan penumpang dan memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman,” ujar Kombes Pol. Mustofa dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

    KM BIMA kemudian mendapatkan bantuan pengawalan dan penarikan oleh kapal KM Aquarius menuju Dermaga Kali Adem. Proses penarikan dilakukan dengan pengawasan ketat hingga kapal sandar dengan aman.

    Selain melakukan pengamanan, personel Ditpolairud juga membantu proses evakuasi penumpang serta melakukan pendataan sesuai manifest kapal. Berdasarkan data yang dihimpun, KM BIMA membawa 37 orang penumpang dan 4 orang kru kapal, dan seluruhnya dalam kondisi selamat.

    “Kami memastikan seluruh penumpang dan kru dalam keadaan aman. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, dan kapal berhasil kami bawa kembali ke dermaga untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Kombes Pol.Mustofa.

    Ia menegaskan, kegiatan pencarian, pertolongan, evakuasi, dan pengawalan ini merupakan wujud respons cepat serta komitmen Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam menjamin keselamatan pelayaran dan memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna transportasi laut.

    “Ditpolairud akan terus siaga dan hadir di perairan untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran masyarakat,” pungkasnya.

  • Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Progres Capai 43 Persen

    BOGOR — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan perlengkapan masjid secara simbolis kepada pengelola sekolah.

    Dalam doorstop kepada awak media, Wakapolri menyampaikan bahwa pembangunan SMA KTB merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya di bidang penguatan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

    “Pada hari ini, alhamdulillah, saya bersama Yayasan Karabangsa, perwakilan filantropi, Polda Jawa Barat, dan Kapolres menyaksikan langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

    Ia menjelaskan, SMA KTB menjadi salah satu sekolah unggulan yang dihadirkan Polri sebagai kontribusi nyata dalam ekosistem pendidikan nasional. Dari sepuluh sekolah unggulan yang menjadi kebijakan pemerintah, Polri turut menghadirkan satu sekolah unggulan berbasis pembinaan karakter, akademik, dan kepemimpinan.

    “Bapak Kapolri berkomitmen untuk ikut mempersiapkan generasi muda Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

    Berdasarkan hasil pemantauan bersama Yayasan Karabangsa dan seluruh tim, progres pembangunan SMA KTB saat ini telah mencapai 43 persen hanya dalam waktu lima setengah bulan. Capaian tersebut melampaui target awal sebesar 40 persen.

    “Artinya, dari target 40 persen, kita telah melampaui sebesar 3 persen. Kita optimistis pada bulan Juli, insyaallah, bangunan ini sudah dapat dimanfaatkan oleh siswa SMA KTB,” jelas Wakapolri.

    SMA KTB Gunung Sindur nantinya akan digunakan oleh siswa angkatan pertama yang saat ini sedang menempuh pendidikan di SMA Global Darussalam Yogyakarta, sekaligus untuk angkatan kedua yang direncanakan mulai belajar langsung di Gunung Sindur.

    Untuk diketahui, angkatan pertama SMA KTB berjumlah 120 siswa, sementara angkatan kedua direncanakan sebanyak 180 siswa. Proses rekrutmen angkatan kedua telah dilaksanakan pada akhir pekan lalu dan diikuti lebih dari 14.000 siswa SMP dari seluruh Indonesia.

    “Seleksi menggunakan standar tes nasional sekolah unggulan dengan kriteria khusus. Dari lebih dari 14.000 peserta, akan diseleksi menjadi 3.000 peserta di tingkat provinsi, kemudian sekitar 400 peserta di tingkat pusat,” ungkapnya.

    Seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026, sedangkan seleksi tingkat pusat akan dilaksanakan di Akademi Kepolisian. Penetapan peserta terpilih direncanakan dilakukan setelah Lebaran.

    Wakapolri juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan SMA KTB, mulai dari filantropi, kontraktor, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga warga sekitar.

    “Seluruh masyarakat sangat mendukung karena sekolah ini mempersiapkan aset-aset bangsa. Tidak ada satu negara pun yang maju tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang unggul,” tuturnya.

    Ia menambahkan, lulusan SMA KTB diproyeksikan dapat melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas terbaik di dalam maupun luar negeri, serta ke berbagai akademi terbaik di Indonesia. Selain itu, kehadiran SMA KTB juga sejalan dengan dukungan Polri terhadap program sekolah rakyat yang digagas pemerintah.

    “Melalui sekolah unggulan ini, kita mempersiapkan kader-kader bangsa,” pungkas Wakapolri.

  • Sigap Brimob Metro Jaya Tangani Pohon Tumbang di Ciputat

    Tangerang Selatan — Cuaca hujan dan potensi badai yang memengaruhi wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya pada Senin, 12 Januari 2026, tidak menghalangi respons cepat Brimob Polda Metro Jaya dalam menangani pohon tumbang yang mengganggu arus lalu lintas di Jalan RE Martadinata, Ciputat. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga badai petir di Tangerang Selatan sepanjang hari ini, sehingga kondisi di lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi tim petugas.

    Sejak pagi, personel Batalyon C Pelopor langsung hadir di lokasi kejadian memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam kondisi cuaca kurang bersahabat, tim berhasil mengevakuasi pohon tumbang yang sempat menghambat aktivitas warga dan kendaraan, sehingga arus lalu lintas kembali lancar. Aksi ini mencerminkan kesiapsiagaan dan profesionalisme brimob dalam menghadapi situasi darurat yang dipicu oleh kondisi alam.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Brimob bukan hanya dalam pengamanan agenda besar, tetapi juga dalam setiap momen ketika masyarakat membutuhkan bantuan cepat, terutama saat cuaca ekstrem memberikan dampak langsung kepada lingkungan dan keamanan publik.

    Keterlibatan Brimob di tengah cuaca hujan dan berpotensi badai hari ini menunjukkan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, memastikan warga tetap merasa aman dan kegiatan sehari-hari bisa berjalan normal meskipun tantangan dari alam terus berlangsung.

    Dengan demikian, kehadiran Brimob di Ciputat bukan sekadar tugas rutin, tetapi bukti nyata dedikasi Brimob Polda Metro Jaya dalam melindungi dan melayani masyarakat di segala kondisi—termasuk saat cuaca tidak bersahabat.

  • Kapolda Metro Jaya Pimpin Pelantikan Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin langsung Upacara Pelantikan Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo, yang digelar di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (12/1/2026).

    Upacara pelantikan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Metro Jaya serta para Kapolres jajaran. Pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi Polda Metro Jaya, khususnya dalam menangani kasus perlindungan perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang, guna menjawab dinamika dan kompleksitas tantangan kamtibmas yang terus berkembang.

    Dalam arahannya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa Direktorat Reserse PPA dan PPO memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan maksimal kepada kelompok rentan, terutama perempuan dan anak.

    “Saya menekankan agar Dirres PPA dan PPO yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesional, dan berorientasi pada keadilan serta perlindungan korban. Penanganan perkara PPA dan PPO harus mengedepankan empati, kepekaan, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia,” tegas Kapolda.

    Kapolda juga mengingatkan pentingnya sinergi dengan instansi terkait, lembaga perlindungan, serta elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penindakan kejahatan terhadap perempuan dan anak.

    “Bangun kerja sama lintas sektoral yang solid, lakukan inovasi pelayanan, serta respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. Kepercayaan publik adalah kunci utama dalam mewujudkan Polri yang Presisi,” tambahnya.

    Dengan dibentuknya dan dilantiknya pejabat pada jabatan baru Dirres PPA dan PPO ini, Kapolda berharap Polda Metro Jaya semakin optimal dalam memberikan perlindungan hukum, rasa aman, serta keadilan bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak yang menjadi korban tindak pidana.

  • Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Asrama Polisi Pondok Karya

    Jakarta — Personel Sie Pammat Subdit Gasum Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melaksanakan evakuasi warga yang terdampak banjir di Asrama Polisi Pondok Karya, Senin (12/1/2026) pagi.

    Kegiatan evakuasi dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan 20 personel yang disiagakan. Sebanyak 10 personel melakukan monitoring kewilayahan di bawah pimpinan AKP Widodo, sementara 10 personel lainnya bersiaga di mako guna mendukung kelancaran operasi.

    Dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut, personel Samapta dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung, antara lain satu unit rantis rescue, satu unit rantis D-Max, satu perahu LCR, dua kano, tali karmantel, dua unit chainsaw, helm rescue, pelampung, lampu portable, serta ring buoy.

    Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

    “Kami mengerahkan personel dan perlengkapan untuk memastikan warga yang terdampak banjir dapat dievakuasi dengan aman. Ketinggian air di lokasi berkisar antara 20 hingga 70 sentimeter dan saat ini masih mengalami kenaikan. Oleh karena itu, anggota kami tetap siaga di lokasi,” ujarnya.

    Ia menambahkan, meskipun cuaca terpantau hujan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan terkendali berkat kesiapsiagaan personel di lapangan.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat kepolisian apabila membutuhkan bantuan cepat.

    “Kami mengimbau masyarakat yang terdampak banjir atau mengalami kondisi darurat untuk segera menghubungi layanan darurat 110. Petugas kami siap merespons dan memberikan bantuan secepatnya,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya memastikan akan terus memantau perkembangan situasi banjir dan meningkatkan kesiapsiagaan personel guna menjamin keselamatan serta keamanan masyarakat.

  • Layanan Contact Center 110 Berlaku Nasional, Polri Pastikan Bisa Diakses Gratis di Seluruh Indonesia

    JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait layanan Contact Center 110. Layanan ini ditegaskan bukan hanya berlaku di wilayah tertentu, melainkan dapat diakses oleh seluruh masyarakat di Indonesia tanpa biaya.

    Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia menegaskan bahwa layanan 110 merupakan saluran resmi Polri yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di mana pun berada.

    “Masyarakat bisa menggunakan layanan contact center 110 secara gratis di seluruh Indonesia,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada Indozone, Senin (12/1/2026).
    Menurutnya, mekanisme penggunaan layanan ini sangat mudah. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian cukup menghubungi nomor 110 melalui telepon seluler maupun telepon rumah.

    “Masyarakat yang nantinya melakukan panggilan ke nomor akses 110 akan langsung terhubung ke operator yang akan memberikan layanan berupa informasi, pelaporan, dan pengaduan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Trunoyudo menjelaskan bahwa kehadiran Contact Center 110 merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Kehadiran layanan contact center 110 Polri ditujukan untuk memenuhi harapan dan kebutuhan seluruh masyarakat di mana pun,” ungkapnya.

    Dalam penyelenggaraannya, Polri juga telah menyiapkan sistem aplikasi terintegrasi yang memungkinkan setiap interaksi antara masyarakat dan Polri tercatat secara digital.

    “Dalam penyelenggaraan layanan contact center, telah disiapkan sebuah sistem aplikasi yang memungkinkan pencatatan atau perekaman setiap interaksi Polri dan masyarakat, sehingga dapat dilakukan pengendalian terhadap respons kebutuhan masyarakat,” pungkas Trunoyudo.

    Polri berharap, melalui optimalisasi layanan Contact Center 110, kehadiran negara dapat semakin dirasakan masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara cepat dan profesional.

  • Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru Berikan Penyuluhan Anti Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba di SMKN 6 Joko Sutono Kebayoran Baru

    Jakarta Selatan — Dalam rangka mencegah kenakalan remaja, aksi kekerasan (bullying), serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah,Kompol Imam Supriyadi,S.H.,sebagai Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada pelajar tingkat SMA/SMK di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 12 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di SMKN 6 Joko Sutono, Jalan Prof. Joko Sutono No. 1, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan ini, Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru hadir sebagai narasumber utama dan memberikan materi langsung kepada para siswa.

    Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Endi Mahandika, S.H., M.M. sebagai bentuk komitmen Polri dalam pembinaan generasi muda sejak dini.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru Kompol Imam Supriyadi, S.H., Kepala Kesiswaan SMKN 6 Joko Sutono Bapak Setiadi, Bhabinkamtibmas Aiptu Iswahyudi, para guru SMKN 6 Joko Sutono, serta siswa dan siswi SMKN 6 Joko Sutono Jakarta.

    Dalam penyuluhan tersebut, narasumber menyampaikan beberapa materi penting, di antaranya pencegahan tawuran antar pelajar maupun antar lingkungan, pencegahan tindakan bullying di lingkungan kelas dan sekolah, penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, serta motivasi belajar agar para siswa memiliki semangat, disiplin, dan fokus dalam meraih cita-cita.

    Sebanyak 300 siswa dan siswi SMKN 6 Joko Sutono mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan penuh perhatian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat memahami dampak negatif kenakalan remaja, kekerasan, serta narkoba, sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum dan karakter positif sebagai generasi penerus bangsa.

    Jika Anda ingin versi lebih singkat, bahasa laporan internal Polri, atau siap unggah media sosial/Humas, saya bisa menyesuaikannya.

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Berikan Penyuluhan Anti Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba di SMKN 6 Joko Sutono Kebayoran Baru

    Jakarta Selatan — Dalam rangka mencegah kenakalan remaja, aksi kekerasan (bullying), serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah,Kompol Imam Supriyadi,S.H.,sebagai Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada pelajar tingkat SMA/SMK di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 12 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di SMKN 6 Joko Sutono, Jalan Prof. Joko Sutono No. 1, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan ini, Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru hadir sebagai narasumber utama dan memberikan materi langsung kepada para siswa.

    Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Endi Mahandika, S.H., M.M. sebagai bentuk komitmen Polri dalam pembinaan generasi muda sejak dini.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru Kompol Imam Supriyadi, S.H., Kepala Kesiswaan SMKN 6 Joko Sutono Bapak Setiadi, Bhabinkamtibmas Aiptu Iswahyudi, para guru SMKN 6 Joko Sutono, serta siswa dan siswi SMKN 6 Joko Sutono Jakarta.

    Dalam penyuluhan tersebut, narasumber menyampaikan beberapa materi penting, di antaranya pencegahan tawuran antar pelajar maupun antar lingkungan, pencegahan tindakan bullying di lingkungan kelas dan sekolah, penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, serta motivasi belajar agar para siswa memiliki semangat, disiplin, dan fokus dalam meraih cita-cita.

    Sebanyak 300 siswa dan siswi SMKN 6 Joko Sutono mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan penuh perhatian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat memahami dampak negatif kenakalan remaja, kekerasan, serta narkoba, sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum dan karakter positif sebagai generasi penerus bangsa. Jika Anda ingin versi lebih singkat, bahasa laporan internal Polri, atau siap unggah media sosial/Humas, saya bisa menyesuaikannya.

  • Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru Berikan Penyuluhan Anti Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba di SMKN 6 Joko Sutono Kebayoran Baru

    Jakarta Selatan — Dalam rangka mencegah kenakalan remaja, aksi kekerasan (bullying), serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah,Kompol Imam Supriyadi,S.H.,sebagai Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada pelajar tingkat SMA/SMK di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 12 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di SMKN 6 Joko Sutono, Jalan Prof. Joko Sutono No. 1, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan ini, Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru hadir sebagai narasumber utama dan memberikan materi langsung kepada para siswa.

    Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Endi Mahandika, S.H., M.M. sebagai bentuk komitmen Polri dalam pembinaan generasi muda sejak dini.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kanit Binmas Polsek Metro Kebayoran Baru Kompol Imam Supriyadi, S.H., Kepala Kesiswaan SMKN 6 Joko Sutono Bapak Setiadi, Bhabinkamtibmas Aiptu Iswahyudi, para guru SMKN 6 Joko Sutono, serta siswa dan siswi SMKN 6 Joko Sutono Jakarta.

    Dalam penyuluhan tersebut, narasumber menyampaikan beberapa materi penting, di antaranya pencegahan tawuran antar pelajar maupun antar lingkungan, pencegahan tindakan bullying di lingkungan kelas dan sekolah, penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, serta motivasi belajar agar para siswa memiliki semangat, disiplin, dan fokus dalam meraih cita-cita.

    Sebanyak 300 siswa dan siswi SMKN 6 Joko Sutono mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan penuh perhatian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat memahami dampak negatif kenakalan remaja, kekerasan, serta narkoba, sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum dan karakter positif sebagai generasi penerus bangsa.

    Jika Anda ingin versi lebih singkat, bahasa laporan internal Polri, atau siap unggah media sosial/Humas, saya bisa menyesuaikannya.

  • Ciptakan Situasi Kondusif, Bhabinkamtibmas Duren Tiga Brigadir Denny K Gelar Sambang dan Sosialisasi Layanan 110

    JAKARTA SELATAN – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Duren Tiga, Brigadir Denny K, melaksanakan kegiatan Cooling System melalui metode Door to Door System (DDS) dan silaturahmi kepada warga di wilayah binaannya, Minggu (11/01/2026).

    Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB ini berlokasi di Jl. Duren Tiga Raya, RT 005/RW 005, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Brigadir Denny K tampak berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi serta memberikan himbauan terkait keamanan lingkungan.

    Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Denny K menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kondusifitas wilayah. Ia menghimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas dan secara khusus mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak remaja mereka guna mengantisipasi terjadinya tawuran antar-kelompok.

    “Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak warga untuk memperkuat siskamling dan menjaga komunikasi antar-tetangga agar wilayah Duren Tiga, khususnya Kecamatan Pancoran, tetap aman dan nyaman,” ujar Brigadir Denny.

    Selain memberikan pesan Kamtibmas, Brigadir Denny juga mensosialisasikan layanan darurat Kepolisian di nomor *110*. Layanan ini merupakan panggilan bebas pulsa yang dapat diakses masyarakat kapan saja jika membutuhkan bantuan polisi atau ingin melaporkan kejadian darurat di lingkungannya.

    Kegiatan sambang ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari tokoh masyarakat setempat. Dengan adanya kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis serta situasi wilayah yang tetap terkendali dan kondusif.