
Jakarta Selatan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Selatan sejak dini hari mengakibatkan banjir dan genangan air di beberapa titik di Kecamatan Pesanggrahan, Selasa (4/2/2025). Personel Polsek Pesanggrahan bersama unsur tiga pilar bergerak cepat melakukan pemantauan dan membantu evakuasi warga terdampak.
Berdasarkan hasil pemantauan, wilayah dengan banjir terparah berada di Perumahan IKPN, Kelurahan Bintaro. Air setinggi dua meter merendam permukiman di RT.001 hingga RT.005 RW.04, memaksa warga mengungsi ke posko pengungsian di RT.001/04. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet.
Di lokasi lain, genangan air juga terjadi, meskipun masih dapat dilalui kendaraan. Di Jl. Ciledug Raya (depan SPBU Shell/TL BNI) serta Jembatan Haji Gari, Kelurahan Pesanggrahan, air setinggi 20 cm tidak menghambat arus lalu lintas. Sementara itu, di Perumahan Sangrila RW.01, Kelurahan Petukangan Selatan, ketinggian air mencapai 75 cm, namun tidak ada laporan pengungsian.
Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Ulujami, di mana Jl. Kampung Baru V terdampak genangan, menyebabkan Jembatan Padang ditutup karena tidak bisa dilalui. Selain itu, kawasan Swadarma RT 004/01 dan Jl. Perdatam RT 010/05 juga mengalami banjir setinggi 80 cm.
Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk membantu warga dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.
“Kami terus bersiaga di lokasi terdampak, berkoordinasi dengan unsur tiga pilar untuk proses evakuasi dan pengamanan wilayah,” ujarnya.
Hingga saat ini, data jumlah pengungsi masih dalam pendataan karena proses evakuasi masih berlangsung. Sementara itu, pompa banjir di sejumlah titik dilaporkan berfungsi normal untuk mempercepat surutnya air.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.