Blog

  • Polri Hadir Menyembuhkan Luka Bencana, Ratusan Warga Aceh Tengah dan Sekitarnya Terlayani Bakti Kesehatan

    ACEH TENGAH — Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana banjir kembali diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) yang digelar secara berkelanjutan di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Aceh.

    Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 14–15 Januari 2026, dengan fokus utama di wilayah hukum Polres Aceh Tengah.

    Pelayanan kesehatan ini juga diperluas hingga ke Kabupaten Bener Meriah, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang guna menjangkau masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis pascabencana.

    Di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, tim kesehatan Polri memberikan pelayanan medis kepada warga terdampak banjir di Desa Jamat, Desa Delung Sekinel, dan Desa Kute Reje.

    Sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, personel kesehatan gabungan dari Sidokkes Polres Aceh Tengah bersama tenaga medis BKO Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, serta edukasi kesehatan lingkungan kepada masyarakat.

    Kegiatan ini melibatkan sejumlah tenaga medis Polri, di antaranya Kasidokkes Polres Aceh Tengah IPDA Johariyadi, S.Kep., IPDA dr. Henri Aprilio Purnomo, serta personel kesehatan Brimob dan jajaran tenaga kesehatan lainnya.

    Dari hasil pelayanan di wilayah tersebut, tercatat sebanyak 326 warga berhasil mendapatkan layanan kesehatan gratis. Keluhan yang paling banyak ditemukan meliputi ISPA, hipertensi, dispepsia, dislipidemia, serta gangguan kulit akibat dampak banjir.

    Salah seorang warga Desa Jamat, Rahmawati (47), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tim kesehatan Polri di kampungnya.

    “Sejak banjir kemarin, banyak warga yang batuk dan sesak napas. Kami sulit ke puskesmas karena akses jalan rusak. Alhamdulillah, polisi datang langsung memeriksa kami dan memberi obat. Ini sangat membantu dan menenangkan warga,” tuturnya haru.

    Rangkaian Bakti Kesehatan Polri juga berlanjut pada Kamis (15/1/2026) di Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di Desa Rusip dan Desa Tembolon, Kecamatan Syiah Utama. Di lokasi ini, tim medis melayani pemeriksaan kesehatan terhadap 84 warga dan menggelar kegiatan trauma healing bagi 41 anak untuk memulihkan kondisi psikologis mereka pascabencana.

    Di hari yang sama, pelayanan kesehatan turut digelar di Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Di lokasi ini, sebanyak 67 warga menerima layanan kesehatan gratis dari tim medis Polri.

    Sementara itu di Kabupaten Aceh Tamiang, pelayanan kesehatan dipusatkan di Posko Polri Kesehatan. Tim gabungan dari Biddokkes Polda Aceh, Polda Metro Jaya, dan Polda Jawa Tengah memberikan pemeriksaan kesehatan serta pembagian vitamin kepada 61 warga terdampak banjir bandang.

    Kabid Dokkes Polda Aceh Kombes Pol dr. Dafianto Arief, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II yang digelar Polri dalam rangka penanganan bencana.

    “Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Kami mengerahkan tenaga medis lintas polda agar pelayanan bisa menjangkau hingga ke desa-desa yang sulit diakses,” ujarnya.

    Menurutnya, metode pelayanan dilakukan secara proaktif melalui pendekatan door to door, home visit, serta edukasi kesehatan guna mencegah munculnya penyakit pascabencana.

    Melalui rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan tersebut, Polri kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang selalu berdiri bersama masyarakat. Di tengah keterbatasan pascabencana, kehadiran tim medis Polri menjadi harapan dan kekuatan baru bagi warga untuk bangkit dan pulih kembali.

  • Progres Pembangunan Huntara Puluik Puluik di Polda Sumatera Barat

    Sumatera Barat – Pada hari Jumat, tanggal 16 Januari 2026, personel Brimob Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) ditargetkan berjumlah 34 Unit di lokasi Puluik Puluik Kecamatan Bayang Utara Kab. Pesisir Selatan Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana bagi masyarakat terdampak.

    Adapun progres pekerjaan yang telah dilaksanakan hingga hari ini yaitu: pengecoran dasar rumah telah selesai dan siap digunakan pada 22 unit rumah. Kerangka baja ringan untuk tiang rumah juga telah terpasang pada 22 unit rumah. Pemasangan dinding GRC saat ini sedang berlangsung pada 22 unit rumah, bersamaan dengan pengerjaan teras untuk jumlah unit yang sama.

    Selain itu, penggalian septic tank telah dilakukan sebanyak 6 lubang. Untuk atap rumah, pemasangan seng telah siap pada 22 unit rumah. Pemasangan tempat duduk WC telah terpasang pada 22 unit rumah, serta pemasangan kerangka baja ringan untuk WC telah terpasang pada 20 unit rumah.

  • Gotong Royong Menahan Longsor: Polsek Kute Panang dan Warga Lukup Sabun Barat Bersatu Menjaga Jalan Kehidupan

    Aceh Tengah — Ancaman tanah longsor yang mengintai di sisi jalan Kampung Lukup Sabun Barat tidak memadamkan semangat warganya. Justru dari tanah yang rapuh itu, tumbuh solidaritas yang kokoh antara Polri dan masyarakat.

    Pascakejadian longsor, personel Polsek Kute Panang bersama warga turun langsung ke lapangan, bahu-membahu menjaga agar akses jalan tetap aman dilalui. Kegiatan gotong royong lanjutan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 14–15 Januari 2026, di ruas jalan Kampung Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, yang menjadi jalur penghubung penting antara Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Pada sejumlah titik rawan pergerakan tanah, personel Polsek bersama masyarakat memasang tiang-tiang bambu sebagai penahan dinding jalan, sebagai langkah darurat untuk menahan tekanan tanah dan menjaga kestabilan badan jalan, (15/1/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kute Panang, Iptu Kamarudin, S.H., serta dihadiri Reje Kampung Lukup Sabun Barat, personel Polsek Kute Panang, Bhabinkamtibmas, aparatur kampung, dan masyarakat setempat. Tanpa sekat dan tanpa jarak, seluruh elemen bergerak dalam satu semangat menyelamatkan jalan yang menjadi urat nadi kehidupan warga, mulai dari akses anak-anak menuju sekolah, aktivitas petani, hingga jalur distribusi kebutuhan harian.

    Kapolsek Kute Panang Iptu Kamarudin, S.H. menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana alam. “Kami bersama masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan sementara untuk mencegah longsor lanjutan. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas warga, sehingga harus dijaga bersama demi keselamatan,” ujar Iptu Kamarudin, S.H., di sela kegiatan.

    Ia menambahkan bahwa pemasangan bambu penahan tanah dilakukan sebagai solusi darurat sambil menunggu penanganan lanjutan dari instansi terkait. “Upaya ini memang bersifat sementara, kami berharap risiko longsor dapat diminimalkan dan jalan tetap aman dilalui,” tambahnya.

    Sementara itu, Reje Kampung Lukup Sabun Barat menyampaikan apresiasi atas keterlibatan langsung jajaran Polsek Kute Panang yang turun bergotong royong bersama warga. “Kami sangat berterima kasih kepada Kapolsek dan seluruh personel Polsek Kute Panang yang hadir dan bekerja bersama masyarakat. Kehadiran polisi memberi kami rasa aman dan semangat untuk menjaga akses jalan kampung ini,” ungkapnya.

    Hal senada disampaikan oleh salah seorang warga Kampung Lukup Sabun Barat yang ikut bergotong royong sejak pagi hari. “Kalau jalan ini sampai amblas, aktivitas kami akan terganggu. Alhamdulillah polisi turun langsung membantu. Ini bukan sekadar kerja bakti, tapi bentuk kebersamaan,” ujarnya.

    Gotong royong ini bertujuan mencegah terjadinya longsor lanjutan atau amblasnya badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi cerminan kuatnya sinergi Polri dan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana alam. Di balik kerja fisik yang melelahkan, tersimpan makna yang lebih dalam: kehadiran Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dan bagian dari masyarakat.

  • Bhabinkamtibmas Manggarai Laksanakan Sambang Warga dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas

    Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggarai Polsek Tebet, Aiptu Yudi Harsono, melaksanakan kegiatan sambang warga di wilayah binaannya, pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 WIB.

    Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan di Jl. Dr. Saharjo RT 02 RW 05, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, dengan menyambangi salah satu warga setempat, Bapak Madi.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Yudi Harsono menyampaikan berbagai himbauan Kamtibmas kepada warga agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta ikut berperan aktif membantu tugas Kepolisian. Warga juga diimbau untuk selalu tertib dan meningkatkan kepedulian terhadap situasi Kamtibmas di lingkungan sekitar.

    Selain itu, disampaikan pula sosialisasi antisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), khususnya dengan mengingatkan warga yang menggunakan kendaraan bermotor agar selalu menggunakan kunci ganda guna mencegah aksi pencurian.

    Bhabinkamtibmas juga mengimbau para orang tua agar memastikan anak-anaknya, khususnya remaja, sudah berada di rumah paling lambat dirasakan mampu memberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan masyarakat.

  • Pemulihan Akses Warga, Brimob Jambi Bangun Jembatan Darurat Antar Desa Kampung Tengah Timur dan Padang Landua

    Sumatera Barat – Satbrimob Polda Jambi turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan Polri untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di wilayah hukum Polda Sumatera Barat. Melalui personel Batalyon A Pelopor, Brimob Polda Jambi melaksanakan pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Desa Kampung Tengah Timur dengan Desa Padang Landua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kegiatan kemanusiaan ini dimulai pada Kamis (15/1/2026), dengan melibatkan 24 personel.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob bergotong royong mengangkut kayu serta material dasar untuk membangun jembatan darurat. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat setempat karena menjadi akses utama penghubung antar desa yang sempat terputus akibat bencana.

    Pembangunan jembatan darurat ini bertujuan untuk memulihkan kembali mobilitas warga, memperlancar distribusi kebutuhan pokok, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang terdampak.

    Selama proses pengerjaan, personel dilengkapi dengan perlengkapan SAR, dukungan logistik, serta kendaraan operasional guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel melaksanakan konsolidasi dan kembali ke posko masing-masing.

    Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan.

    “Pembangunan jembatan darurat oleh Satbrimob Polda Jambi ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Akses transportasi yang kembali terbuka akan sangat membantu pemulihan aktivitas warga sehari-hari,” ujar Kombes Pol Erdi.

    Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Polri akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

    “Polri tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Kami berharap langkah-langkah seperti ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat bangkitnya kondisi daerah yang terdampak,” tambahnya.

    Secara keseluruhan, kegiatan pembangunan jembatan darurat tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Satbrimob Polda Jambi di Kabupaten Agam menjadi bukti nyata sinergi dan kepedulian Polri dalam mendukung pemulihan wilayah Sumatera Barat pascabencana.

  • Bagikan Air dan Snack, Polisi Hadir Layani Massa Aksi Buruh di DPR/MPR

    Jakarta — Komitmen Polri untuk hadir melayani masyarakat kembali ditunjukkan oleh personel Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat saat memberikan pelayanan aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (15/1/2026).

    Di tengah pelaksanaan aksi, pada pukul 11.50 WIB, personel kepolisian membagikan air mineral dan snack kepada massa aksi dari Serikat Buruh Seluruh Indonesia. Langkah tersebut menjadi wujud nyata pendekatan humanis Polri dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa Polri tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga pada pelayanan dan kepedulian.

    “Kami hadir untuk melayani dan melindungi seluruh masyarakat. Pembagian air mineral dan snack ini merupakan bentuk empati kami agar massa aksi tetap terjaga kondisinya sehingga penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya

    Ia menambahkan, sinergi personel Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung kondusif, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar kawasan DPR/MPR.

    Sepanjang pelaksanaan aksi, situasi terpantau aman dan tertib. Pendekatan persuasif dan dialogis yang dikedepankan Polri mendapat respons positif dari massa aksi, mencerminkan kehadiran Polri sebagai pelayan masyarakat yang humanis dan profesional.

  • Aksi Humanis Polres Pidie Jaya Tuai Apresiasi Warga, Debu Pascabanjir Berhasil Dikendalikan

    Meureudu, Pidie Jaya – Debu tebal yang beterbangan di badan jalan pascabanjir menjadi keluhan utama warga di sejumlah titik di Kabupaten Pidie Jaya. Selain mengganggu aktivitas harian, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan pengguna jalan.

    Menjawab kebutuhan itu, Polres Pidie Jaya hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang sarat nilai kemanusiaan. Dengan melaksanakan penyiraman badan jalan menggunakan Armoured Water Cannon (AWC) sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir serta peningkatan kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas. Rabu (14/1/2026).

    Kegiatan ini dilaksanakan oleh Sat Samapta Polres Pidie Jaya dengan menyasar seputaran Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, hingga Simpang Teupin Pukat, Kecamatan Meurah Dua, wilayah yang terdampak debu cukup parah akibat endapan lumpur yang mengering pascabanjir.

    Penyiraman dipimpin langsung oleh Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, didampingi Kasat Samapta Iptu Ramli, Wakapolsek Meureudu Ipda Yusri, KBO Sat Samapta Ipda Mustafa, serta melibatkan personel Sat Lantas, Sat Samapta selaku operator AWC, dan personel Polsek Meureudu.

    Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
    “Penyiraman dilakukan di wilayah hukum Polsek Meureudu dan Polsek Meurah Dua, mulai dari jalan seputaran Kota Meureudu hingga Simpang Teupin Pukat. Tujuannya untuk mengurangi debu di badan jalan agar aktivitas masyarakat dan pengguna jalan dapat berjalan lebih aman dan nyaman,” ujar AKP Mahruzar.

    Ia menambahkan, keberadaan satu unit AWC milik Polres Pidie Jaya menjadi sarana penting dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
    “Dengan adanya armada AWC ini, kami berharap dapat memberikan solusi terbaik dalam kegiatan pemulihan pascabencana,” jelasnya.

    Aksi penyiraman jalan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat. Salah seorang warga Meureudu, Hasan (45), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Polri di tengah kondisi pascabanjir.
    “Sejak banjir surut, debunya luar biasa. Kalau lewat jalan ini mata dan nafas terasa sesak. Alhamdulillah hari ini jalan disiram, jauh lebih nyaman. Terima kasih kepada Polres Pidie Jaya yang peduli dengan kondisi kami,” ungkap Hasan.
    Hal senada disampaikan Nurhayati (38), warga Kecamatan Meurah Dua, yang sehari-hari melintas di jalur tersebut.
    “Kami merasa diperhatikan. Polisi tidak hanya mengatur lalu lintas, tapi juga turun langsung membantu masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ujarnya.

    AKP Mahruzar menegaskan bahwa kegiatan penyiraman jalan ini juga bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pidie Jaya pascabencana.
    “Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran dan keseriusan Polri dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tutupnya.

    Di tengah debu dan sisa lumpur pascabanjir, semburan air dari AWC Polres Pidie Jaya menjadi simbol harapan—bahwa negara hadir, mendengar, dan bekerja bersama rakyat.

  • Polda Metro Jaya Bongkar Clandestine Lab Etomidate, Cegah Peredaran 15 Ribu Vape Narkotika

    Jakarta — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus tindak pidana narkotika berupa clandestine laboratory atau laboratorium gelap produksi etomidate yang beroperasi di salah satu apartemen di Jakarta Utara. Pengungkapan ini berawal dari pengembangan informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait paket mencurigakan yang diduga berisi bahan narkotika.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan, pada Jumat (9/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB, tim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan control delivery terhadap paket jasa pengiriman yang ditujukan ke apartemen di wilayah Jakarta Utara. Dari hasil pengawasan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial DJ di lobi apartemen.

    “Dari penggeledahan unit apartemen tersangka, polisi menemukan satu paket narkotika jenis etomidate seberat bruto 100 gram serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk kegiatan produksi narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tabung laboratorium, alat suntik, timbangan digital, alat aduk kaca, bahan kimia, dan perlengkapan pendukung lainnya” dalam keterangannya Rabu (14/01/26).

    Lanjut, Pengembangan kasus berlanjut ke Bandara Soekarno-Hatta. Pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, petugas kembali mengamankan seorang warga negara asing asal Tiongkok berinisial HW di Terminal 2F. Dari tangan tersangka, polisi menyita plastik kemasan yang diduga akan digunakan sebagai bungkus cartridge vape berisi etomidate.

    “Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa kedua pelaku ini dikendalikan oleh seorang pengendali berinisial C yang saat ini berstatus DPO dan berada di luar negeri,” ujar Budi. Ia menambahkan, bahan baku yang diamankan diperkirakan dapat diolah menjadi sekitar 30 liter cairan atau setara 15.000 cartridge vape etomidate.

    ia menegaskan, pengungkapan ini berpotensi menyelamatkan sekitar 15.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya bersama memutus mata rantai peredaran narkoba.

  • Kapolsek Tebet Gelar Ngopi Kamtibmas di Bukit Duri, Cegah Tawuran Susulan

    Jakarta Selatan – Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan, S.E. menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama unsur tiga pilar dan warga masyarakat RW 012 Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (13/01/2026) pukul 16.00 WIB hingga 17.30 WIB.

    Kegiatan yang dilaksanakan di Jl. Inspeksi Kali Ciliwung RT 08 RW 012 tersebut bertujuan untuk mencegah terulangnya aksi tawuran antara warga Kampung Pulo dan RW 012 Bukit Duri, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tebet didampingi oleh Iptu Joko Mulyono, S.H. selaku Kanit Intelkam, Aiptu Saprudin, S.H. selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Duri, serta Aipda Harry Fajar, S.H., M.H. selaku Panit Intelkam. Turut hadir Ketua RW 012 Bukit Duri, para Ketua RT, serta warga masyarakat dengan jumlah peserta sekitar 20 orang.

    Melalui suasana santai dan dialogis, Kapolsek Tebet menyampaikan pesan kamtibmas agar seluruh warga saling peduli dan menjaga lingkungan. Warga diimbau untuk tidak mudah terpancing emosi apabila ada pihak yang mencoba memprovokasi tawuran, serta segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan kepolisian 110 bebas pulsa atau kepada personel Polsek Tebet yang dikenal.

    Selain itu, dilakukan diskusi bersama terkait langkah pencegahan tawuran, salah satunya dengan menindaklanjuti usulan warga berupa penutupan pagar lingkungan pada pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB, serta rencana koordinasi dengan pihak kecamatan dan Satpol PP guna mendukung pengamanan wilayah.

    Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan foto bersama pada pukul 17.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari warga setempat.

  • Bhabinkamtibmas Cikoko Gelar Patroli Dini Hari dan Sambang DDS di Perumahan Bumi Sarinah

    Jakarta Selatan – Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikoko, Aiptu N. Krisnadi, terus meningkatkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah binaannya. Pada Kamis dini hari (15/01/2026), Aiptu N. Krisnadi melaksanakan kegiatan kunjungan, sambang Door to Door System (DDS), serta patroli wilayah di lingkungan RW 04.

    Kegiatan yang dimulai pukul 03.00 WIB ini difokuskan di Jalan Pengadegan Utara, RT 10/04, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Dalam giat tersebut, Aiptu N. Krisnadi menyambangi Perumahan Bumi Sarinah dan melakukan koordinasi langsung dengan petugas keamanan setempat, Bapak Basuki, yang bertugas menjaga Rumah Dinas BPK Perwakilan Provinsi DKI Jakarta.

    Pada kesempatan tersebut, Aiptu N. Krisnadi menyampaikan sejumlah pesan dan himbauan Kamtibmas , antara lain:

    1. Peningkatan Kewaspadaan: Mengajak petugas keamanan untuk bersinergi menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap tamu yang keluar masuk area perumahan, terutama pada jam-jam rawan.

    2. Antisipasi Kejahatan: Mengingatkan pentingnya langkah preventif untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

    3. Pencegahan Kenakalan Remaja: Memberikan atensi khusus terhadap potensi kenakalan remaja, seperti tawuran, guna memastikan wilayah tetap aman dan kondusif.

    4. Sosialisasi Layanan Aduan: Mensosialisasikan layanan Call Center 110 (bebas pulsa) sebagai sarana cepat bagi masyarakat untuk memberikan informasi atau mengadukan gangguan Kamtibmas kepada pihak Kepolisian.

    “Patroli dan sambang dini hari ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini,” ujar Aiptu N. Krisnadi.

    Kegiatan berlangsung dengan lancar dan situasi di lokasi terpantau aman serta kondusif. Koordinasi antara Bhabinkamtibmas dan unsur keamanan lingkungan diharapkan dapat terus terjalin solid demi terciptanya lingkungan Cikoko yang tentram.