Patroli Dialogis, Anggota Samapta Polsek Tebet Sambangi Coffee Shop Sosialisasi Terhadap Pemberantasan Premanisme Berkedok Ormas

Jakarta Selatan – Menjelang Hari Raya Idulfitri, anggota Samapta Polsek Tebet, Brigadir Luthfi Candra dan Bripda Widodo, melaksanakan patroli dialogis untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Dalam patroli kali ini, mereka menyambangi salah satu coffee shop yang terletak di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.

Patroli dialogis ini bertujuan untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat, serta memberikan sosialisasi terkait pemberantasan premanisme yang seringkali menyamar sebagai ormas (organisasi masyarakat). Premanisme berkedok ormas seringkali menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama menjelang perayaan besar seperti Idulfitri, di mana aktivitas bisnis dan pertemuan masyarakat meningkat.

Brigadir Luthfi Candra dan Bripda Widodo, yang disambut baik oleh pengelola dan pengunjung coffee shop, memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan edukasi tentang pentingnya kewaspadaan terhadap potensi ancaman premanisme. Mereka juga mengingatkan masyarakat agar selalu melapor jika menemui tindakan yang mencurigakan, dengan menghubungi Call Center 110 yang siap memberikan layanan keamanan 24 jam.

Selain itu, sosialisasi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, sehingga tercipta rasa aman di tengah-tengah keramaian menjelang Lebaran. Candra juga menekankan, “Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan aman dalam beraktivitas, apalagi saat menjelang Hari Raya Idulfitri ini. Jika ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan ke kami.”

Kegiatan patroli dialogis ini mendapat respons positif dari masyarakat, yang merasa lebih tenang dan terlindungi dengan kehadiran polisi di tengah-tengah mereka. Ke depannya, Polsek Tebet berencana untuk terus menggelar patroli semacam ini, guna menjaga keamanan dan menciptakan suasana kondusif selama periode perayaan Idulfitri.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bisa memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan, termasuk premanisme, yang kerap meresahkan banyak pihak.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *