
Jakarta Selatan – Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakoord) unsur 3 Pilar yang dipimpin langsung oleh Walikota Jakarta Selatan, M. Anwar, di Ruang Pola Lantai 2 Kantor Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025) pukul 08.00 WIB.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Assisten Pemerintahan Kota Ahmad Basarudin, Assisten Kesra Tommy, Kabag KKPP Kota Azhari, Camat Pesanggrahan Angga Saputra, Dekot Jaksel H. Komarudin, Danramil Mayor TNI Arh. Ulung, perwakilan Dinas Perhubungan, Satlak Pendidikan, para lurah, kasi, serta unsur Satpol PP.
Rakoord tersebut membahas berbagai permasalahan kewilayahan di Kecamatan Pesanggrahan, di antaranya pembuatan embung RT 10/02 Petukangan Selatan, permasalahan tower dan Rumah Potong Hewan (RPH) di Petukangan Utara, persoalan parkir Ruko GB RSUD, perbaikan drainase RSPPN Bintaro, serta penertiban warung yang berdiri di atas Kali Uangan di wilayah Ulujami.
Polsek Pesanggrahan juga menyampaikan beberapa poin perhatian, seperti penanganan tawuran pelajar, balap liar, permasalahan traffic light, banjir, serta bangunan yang berdiri di aliran Kali Uangan.
Dalam arahannya, Walikota Jakarta Selatan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor bagi camat, kasi, lurah, satlak, dan seluruh unsur 3 Pilar (TNI–Polri–ASN) untuk menindaklanjuti setiap permasalahan di wilayah masing-masing. Sinergi lintas instansi dinilai penting mengingat keterbatasan personel di lapangan.
Walikota juga memberikan perhatian terhadap pengawasan penggunaan tanah dan air bagi bangunan bertingkat, serta meminta seluruh unsur terkait mempersiapkan rencana pengamanan jelang Nataru 2025/2026. Selain itu, ia menegaskan bahwa penyerapan anggaran Kecamatan Pesanggrahan harus mencapai toleransi minimal 90 persen agar tidak berdampak pada penurunan TKD.
Rapat Koordinasi tingkat Kecamatan Pesanggrahan yang dihadiri Kapolsek Pesanggrahan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor. Melalui komitmen bersama unsur 3 Pilar, Pemkot, dan para stakeholder, diharapkan setiap permasalahan kewilayahan dapat ditangani secara terpadu, cepat, dan tepat sasaran.
Dengan terbangunnya koordinasi yang solid, Kecamatan Pesanggrahan diharapkan mampu mewujudkan tata kelola wilayah yang lebih aman, tertib, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Leave a Reply