Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengadegan, AIPTU Jhonny E, melaksanakan kegiatan Cooling System serta sambang Door to Door System (DDS). (09/01/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini menyasar warga di kawasan Jalan Kalibata Raya, RT 03/RW 08, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Dalam pelaksanaannya, AIPTU Jhonny E tidak bergerak sendiri. Ia didampingi oleh Panit Samapta Polsek Pancoran, AIPTU Andreas. Sinergi antar unit ini menunjukkan keseriusan Polsek Pancoran dalam memastikan wilayahnya tetap aman dan kondusif.
Kegiatan ini difokuskan pada silaturahmi langsung dengan warga RW 08. Melalui metode Door to Door System, petugas dapat mendengar langsung keluhan, masukan, serta situasi terkini di lingkungan masyarakat.
“Kegiatan sambang dan Cooling System ini rutin kami lakukan untuk memastikan kehadiran polisi di tengah masyarakat, sehingga warga merasa aman dan nyaman ,” ujar AIPTU Jhonny E.
Selain berdialog, AIPTU Jhonny juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Ia mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Tak lupa, petugas juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan.
Sebagai bentuk pelayanan prima, Bhabinkamtibmas turut mensosialisasikan layanan darurat kepolisian. Warga dihimbau untuk tidak ragu menghubungi layanan Polisi 110 (bebas pulsa) jika menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian segera.
Jakarta Selatan – Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Polsek Pesanggrahan melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Utara, Aiptu Parjono, melakukan pengecekan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Srikandi yang berlokasi di Jalan Muhtar Raya RT.08/01, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jum’at (9/1/2026).
Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan penyaluran MBG sekaligus kegiatan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji, guna memastikan proses pengolahan hingga pendistribusian makanan memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.
Berdasarkan hasil pengecekan, SPPG Yayasan Srikandi akan melayani sasaran sebanyak 1.576 siswa pada tahap pertama. Program MBG direncanakan mulai beroperasi dan melakukan penyaluran pada 12 Januari 2026.
Pada tahap awal, pihak SPPG menyiapkan makanan kering sebagai alternatif sementara sebelum distribusi makanan siap saji dilaksanakan secara penuh.
Adapun sekolah yang menjadi sasaran Program MBG meliputi SMA Negeri 63, SD Negeri 09, SD Negeri 10, SD Negeri 05, TK Kartika, TK Nurul Janah, serta PAUD Melati.
Dwngan dilakukannya pengecekan ini diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi peserta didik di wilayah Pesanggrahan.
Jakarta Selatan, 9 Januari 2026 — Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Metro Setiabudi melaksanakan patroli dialogis pada hari Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh AKP Anang Ari, selaku Kasubnit Patroli Polsektro Setiabudi.
Patroli ini dilakukan di beberapa lokasi strategis di wilayah Setiabudi, Jakarta Selatan, antara lain:
– Opang, Kolong Karet depan Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Karet
– Belakang RS MMC, Jalan HR Rasuna Said, Kelurahan Karet Kuningan
– Perempatan Pitoyo, Kelurahan Pasar Manggis
– Depan Kampus STIE Muhammadiyah Jakarta, Jalan Minangkabau, Kelurahan Pasar Manggis
Dalam pelaksanaannya, personil patroli giat berdialog dengan masyarakat dan para pengguna jalan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat, memberikan rasa aman, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi.
AKP Anang Ari menyampaikan, “Patroli dialogis ini merupakan upaya preventif guna menciptakan situasi yang kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak segan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian.”
Kegiatan patroli berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Polsek Metro Setiabudi berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Bener Meriah — Kepolisian Resor Bener Meriah bersama personel Satuan Brimob Polda Aceh turun langsung membantu masyarakat membersihkan akses jalan yang tertutup material banjir dan longsor di Kampung Setie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana sekaligus simbol kehadiran negara di tengah kesulitan warga.
Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026. Personel Polres Bener Meriah dan Sat Brimob Polda Aceh bahu-membahu bersama warga membersihkan lumpur, bebatuan, hingga batang kayu yang menutup badan jalan utama kampung. Meski dihadapkan pada medan berat dan sisa material longsor, semangat para personel dan warga tak surut demi membuka kembali akses vital bagi aktivitas masyarakat dan kelancaran distribusi bantuan.
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan, keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Kehadiran Polri diharapkan dapat meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan kondisi pascabencana, khususnya dalam membuka akses jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Kapolres.
Warga Kampung Setie menyambut kehadiran aparat kepolisian dengan rasa haru dan syukur. Gotong royong yang terjalin antara Polri dan masyarakat mencerminkan kuatnya solidaritas sosial dalam menghadapi dampak bencana. Akses jalan yang mulai terbuka kembali menjadi harapan baru bagi warga untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari serta mempercepat pemulihan kehidupan kampung.
Melalui kegiatan ini, Polres Bener Meriah bersama Sat Brimob Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban, Polri juga hadir dengan empati dan aksi nyata sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Takengon – Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. Dengan menempuh medan sulit menggunakan sepeda motor trail, Kapolres bersama jajaran berhasil menjangkau desa terisolir untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus melaksanakan Bhakti Kesehatan bagi korban pascabencana banjir dan tanah longsor di Kampung Bintang Pepara, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (8/1/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi pengungsian masyarakat dan melibatkan personel Polres Aceh Tengah, personel BKO Brimob Polda Aceh, serta tim Bhakti Kesehatan dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Aceh Tengah. Kehadiran Polri di tengah pengungsi menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Untuk mencapai lokasi pengungsian, rombongan harus menempuh jalur yang sulit dilalui akibat dampak bencana. Akses jalan yang rusak dan berlumpur mengharuskan personel menggunakan sepeda motor trail agar bantuan logistik dan pelayanan kesehatan dapat sampai ke masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Aceh Tengah menyerahkan langsung bantuan kepada Reje Kampung dan perwakilan masyarakat pengungsi. Selain penyaluran bantuan sembako, tim Sidokkes Polres Aceh Tengah juga melaksanakan Bhakti Kesehatan dengan memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pengobatan kepada masyarakat pengungsi, khususnya lansia, anak-anak, dan warga yang mengalami gangguan kesehatan pascabencana.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana. “Kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat, meskipun harus melewati medan yang cukup berat. Penyaluran bantuan dan Bhakti Kesehatan ini merupakan wujud kepedulian Polri agar masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan perhatian, bantuan, dan layanan kesehatan,” ujar Kapolres.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi perlengkapan alat tulis, baju kaos, susu, beras, mi instan, serta bingkisan Polri. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat pengungsi sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap kuat dan tabah dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Masyarakat pengungsi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Aceh Tengah beserta jajaran atas kepedulian, bantuan, serta pelayanan kesehatan yang diberikan, terlebih dengan kondisi akses yang sulit dan terbatas.
Jakarta Selatan – Personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan kegiatan rutin pelayanan masyarakat berupa pengaturan lalu lintas serta pemberian himbauan kepada para pengguna jalan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tebet.
Kegiatan dilaksanakan pada Jum’at, 9 Januari 2026, pukul 06.30 WIB, bertempat di Terowongan Manggarai, Jln. Manggarai Utara 1, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Aiptu Priyantono (8.3) didampingi Aiptu I Putu Ariana, dengan melaksanakan pengaturan arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi kejahatan jalanan. Dalam kesempatan tersebut, personel juga memberikan himbauan secara humanis kepada para pemakai jalan agar tertib berlalu lintas dan tidak melawan arus.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta tidak ditemukan kejadian menonjol (TKA).
Jakarta Selatan – Aiptu Budiyono yang menjabat sebagai Panit II Samapta melaksanakan kegiatan patroli dialogis di kawasan Jl. Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keamanan masyarakat dan menciptakan rasa aman di lingkungan sekitar. Dalam pelaksanaan tugas, Aiptu Budiyono dan tim melakukan interaksi langsung dengan pengemudi ojek online yang sedang beroperasi di wilayah tersebut.
Dalam dialog tersebut, Aiptu Budiyono menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada pengemudi ojek online. Ia mengingatkan agar mereka tetap waspada terhadap potensi kejahatan seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan masalah perparkiran. Selain itu, Aiptu Budiyono juga memberikan informasi penting mengenai nomor call center 110, yang dapat dihubungi dalam situasi darurat. Interaksi ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan.
Kegiatan patroli dialogis ini berlangsung dalam suasana yang kondusif, di mana pengemudi ojek online menyambut baik kehadiran petugas. Sesi tanya jawab yang dilakukan menunjukkan antusiasme warga untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan adanya komunikasi yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan akan tercipta situasi yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan di Cilandak.
Jakarta Selatan – Dalam upaya menekan angka kriminalitas dan memperkuat sinergi dengan masyarakat, Unit 1 Samapta Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan patroli dialogis dan sambang kamtibmas di wilayah Kelurahan Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jum’at dini hari (09/01/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 02.35 WIB ini dipimpin oleh Ps. 1 Samapta Aiptu Jamari bersama Brigadir Sandha Prakoso (Patko 4054). Petugas menyasar area pemukiman, salah satunya Poskamling di Jalan Duren Tiga Selatan, guna memastikan situasi keamanan lingkungan tetap kondusif di jam-jam rawan.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Jamari berdialog langsung dengan Bapak Jayadi Angga selaku Kepala Poskamling (Kaposkamling). Petugas menyampaikan sejumlah pesan penting terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya petugas keamanan lingkungan, untuk meningkatkan kewaspadaan melalui patroli lingkar wilayah secara berkala. Hal ini sangat penting untuk mengantisipasi tindak pidana Curas, Curat, dan Curanmor (3C),” ujar Aiptu Jamari.
Selain memberikan himbauan, petugas juga mensosialisasikan layanan darurat *Call Center 110*. Masyarakat diminta untuk segera melapor jika menemukan kejadian menonjol atau memerlukan kehadiran polisi di lapangan dengan cepat.
“Jangan ragu untuk melapor, sekecil apa pun informasi atau kejadian yang ditemukan. Sinergi antara warga dan kepolisian adalah kunci utama terciptanya lingkungan yang aman,” tambahnya.
Situasi di wilayah Duren Tiga Selatan dan sekitarnya terpantau aman. Kegiatan patroli dialogis seperti ini akan terus rutin dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan prima Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada waktu istirahat malam.
Ternate — Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Provinsi Maluku Utara. Sedikitnya tercatat satu kejadian banjir bandang, empat kejadian tanah longsor, serta 15 kejadian banjir yang berdampak pada tiga kabupaten, yakni Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kota Tidore Kepulauan. Sejak awal kejadian, jajaran Polri langsung bergerak cepat untuk melakukan evakuasi warga, penyelamatan korban, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
Berdasarkan data Polri per 7 Januari 2026, bencana tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, masing-masing dua korban di Kabupaten Halmahera Barat dan satu korban di Kabupaten Halmahera Utara. Selain korban jiwa, ribuan warga terpaksa mengungsi demi keselamatan, dengan jumlah pengungsi mencapai sekitar 5.000 jiwa di Halmahera Barat dan 1.311 jiwa di Halmahera Utara. Sementara itu, kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp4,27 miliar dan masih terus didata oleh petugas di lapangan.
Hujan deras yang berlangsung sejak Senin (5/1/2026) hingga Kamis (8/1/2026) dini hari juga berdampak pada infrastruktur vital. Jembatan Ake Aru yang menghubungkan Tobelo–Loloda di Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, dilaporkan terputus akibat derasnya arus banjir. Kondisi ini menghambat mobilitas warga serta distribusi logistik. Polri pun melakukan pengamanan di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penanganan dan pemulihan akses.
Di tengah upaya penyelamatan, Polri juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak. Di Kabupaten Halmahera Barat, Polres setempat bersama pemerintah desa menyalurkan bantuan logistik berupa 1.000 dus mi instan dan 1.000 sak beras ukuran 5 kilogram. Bantuan tersebut didistribusikan secara bertahap ke lokasi terdampak dan tempat pengungsian, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sejak menerima laporan awal bencana, jajaran Polri di Maluku Utara—mulai dari Polsek hingga Polda—langsung diterjunkan ke lokasi terdampak. Fokus penanganan diarahkan pada evakuasi warga di titik rawan, pemberian pertolongan pertama bagi korban luka, pelaksanaan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), serta pembukaan akses jalan yang tertutup banjir dan material longsor. Seluruh langkah dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan medan yang berat.
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., menegaskan bahwa kecepatan dan sinergi menjadi kunci dalam penanganan bencana. “Personel kami bergerak dari satuan terdekat dengan membawa perlengkapan yang dibutuhkan dan bekerja bersama unsur terkait. Prioritas utama adalah keselamatan warga, penanganan korban, serta memastikan para pengungsi mendapatkan perhatian dan kebutuhan dasar yang layak,” ujarnya.
Untuk mendukung operasi di lapangan, Polri mengerahkan personel dan sarana secara terpadu. Di Kabupaten Halmahera Barat, dikerahkan dua unit truk R6, tiga unit kendaraan R4 double cabin, serta 60 personel Polres Halmahera Barat. Sementara di Kabupaten Halmahera Utara, Polres setempat menurunkan tiga unit truk R6, empat unit kendaraan R4 double cabin, dan 90 personel guna menjangkau wilayah terdampak hingga ke desa-desa. Dukungan juga diberikan oleh Polres Ternate dengan satu unit truk R6 dan 12 personel Samapta, serta Polresta Tidore Kepulauan dengan satu unit truk R6 dan 12 personel Samapta.
Unsur SAR turut diperkuat oleh Sat Brimob Polda Maluku Utara yang mengerahkan dua unit truk R6, satu unit kendaraan R6 box, satu unit kendaraan R4 double cabin, 10 set peralatan SAR, serta 38 personel Brimob. Di wilayah perairan, Ditpolairud Polda Maluku Utara menurunkan satu unit kapal patroli SBU beserta empat personel ABK untuk pemantauan dan evakuasi.
Dalam penanganan pengungsi, Polda Maluku Utara berkoordinasi dengan Forkopimda dan instansi terkait untuk mendirikan dan mengelola posko pengungsian. Kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, layanan kesehatan, serta keamanan terus diupayakan agar tetap terpenuhi. Polri juga menyiagakan jajaran Polres lainnya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.
Kapolda Maluku Utara turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia serta empati kepada seluruh masyarakat terdampak. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menghindari kawasan rawan bencana. Layanan darurat Polri 110 juga disiagakan dan dapat diakses selama 24 jam untuk pelaporan kondisi darurat maupun permintaan bantuan.
Polda Maluku Utara memastikan seluruh jajaran tetap siaga penuh, terus memantau perkembangan situasi, serta bekerja bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan aktivitas warga kembali normal.
Padang Pariaman — Polri terus memperkuat upaya penanganan bencana alam di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pada Rabu (7/1/2026), Tim SAR Korpolairud BKO Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan penanganan bencana di wilayah hukum Polres Padang Pariaman, tepatnya di Jembatan Sungai Durian, Kecamatan Patamuan.
Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan sebanyak 28 personel gabungan yang terdiri dari 10 personel Selam Olah Gerak dan Penyelamatan (Silongmat) Direktorat Polair, 15 personel Silongmat Direktorat Poludara, serta 4 personel tenaga kesehatan Korpolairud. Seluruh personel didukung peralatan SAR dari Ditpolair, Ditpoludara, serta inventaris Polres setempat.
Fokus utama kegiatan adalah pembangunan jembatan sementara guna memulihkan kembali akses mobilitas masyarakat yang terdampak bencana, khususnya bagi warga di Kecamatan Patamuan yang sebelumnya terputus akibat kerusakan jembatan.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa kehadiran Tim SAR Korpolairud merupakan bentuk kesiapsiagaan dan sinergi Polri lintas wilayah dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.
“Polri bergerak cepat dengan mengerahkan personel dan peralatan SAR untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Pembangunan jembatan sementara ini diharapkan dapat segera memulihkan akses warga, memperlancar distribusi bantuan, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Polres Padang Pariaman dan instansi terkait di lapangan, sehingga proses pembangunan jembatan sementara dapat berjalan aman dan lancar.
Melalui upaya ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penanganan dan pemulihan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.