Author: minggu.online

  • Pusdik Brimob Gelar Aksi Bersih Pantai Pasir Putih Situbondo, Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI

    SITUBONDO – Atas perintah Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul pada Senin (2/2), Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kalemdiklat Polri dan Dankor Brimob Polri menginstruksikan jajaran pendidikan Brimob untuk menindaklanjuti arahan tersebut dalam bentuk aksi nyata di lapangan.

    Menindaklanjuti hal tersebut, Pusat Pendidikan Brigade Mobil (Pusdik Brimob) Polri menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan wisata Pantai Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sela latihan dan pembinaan ketahanan fisik para siswa Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Dasar Brimob Angkatan IV Tahun 2026 yang tengah melaksanakan latihan renang laut.

    Dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, para instruktur bersama para siswa menyisir area pantai, mengumpulkan sampah, serta menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan masyarakat dan wisatawan. Aksi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan hidup sekaligus implementasi arahan Presiden RI agar seluruh elemen bangsa terlibat aktif menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

    Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang ditanamkan kepada setiap personel Polri sejak masa pendidikan.

    “Kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan implementasi nyata arahan Presiden Republik Indonesia agar seluruh komponen bangsa berperan aktif menjaga lingkungan. Melalui Kalemdiklat Polri dan Korps Brimob Polri, para siswa Brimob tidak hanya dibentuk tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga ditanamkan kepedulian sosial serta tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

    Ia menambahkan bahwa Polri berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

    “Bhayangkara sejati bukan hanya sigap dalam tugas operasional, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan membawa manfaat. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa Brimob semakin tertanam nilai-nilai disiplin, kepedulian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan. Aksi bersih pantai ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan bersama serta kelestarian bumi pertiwi.

  • Bhabinkamtibmas Menteng Dalam Monitoring Kegiatan PSN dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Warga

    Dalam rangka menjaga kesehatan lingkungan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Polsek Tebet, Aiptu Evin Susanto, melaksanakan monitoring kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bersama warga pada Jumat (06/01/2026).

    Kegiatan monitoring tersebut berlangsung di Jl. Masjid An Nur RT 02 RW 02, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, dengan melibatkan Ketua RW 02 Bapak Agus, unsur Dasawisma, Jumantik, serta PKK. Monitoring PSN ini bertujuan untuk memastikan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk berjalan dengan baik sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit, sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

    Selain melakukan monitoring PSN, Aiptu Evin Susanto juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada warga. Di antaranya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kamtibmas, serta tetap tertib dalam kehidupan bermasyarakat. Bhabinkamtibmas juga mensosialisasikan upaya antisipasi kejahatan 3C (curas, curat, dan curanmor), termasuk imbauan penggunaan kunci ganda bagi kendaraan bermotor.

    Kepada warga yang memiliki anak, khususnya remaja, disampaikan agar memastikan anak-anak sudah berada di rumah maksimal pukul 22.00 WIB sebagai langkah antisipasi kenakalan remaja. Selain itu, Bhabinkamtibmas turut mensosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dihubungi secara gratis, serta mengimbau warga untuk segera melapor kepada Bhabinkamtibmas apabila terdapat keluhan atau gangguan kamtibmas di lingkungan.

    Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta kepedulian Polsek Tebet yang dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan masyarakat.

    Hingga kegiatan monitoring selesai dilaksanakan, situasi di wilayah Kelurahan Menteng Dalam terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Polsek Pesanggrahan Monitoring PSN dan Sampaikan Pesan Kamtibmas di Wilayah Kelurahan Pesanggrahan

    Jakarta Selatan – Polsek Pesanggrahan melaksanakan kegiatan monitoring Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sekaligus penyampaian pesan kamtibmas di wilayah Jl. Wijaya Kusuma RT 002/07, Kelurahan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (5/2/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Kecamatan Pesanggrahan, Kelurahan Pesanggrahan, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, serta kader lingkungan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesanggrahan, Aipda Agus Sarifudin, turut berperan aktif dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi Polri dengan stakeholder terkait dalam menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat.

    Dalam arahannya, Sekretaris Lurah Pesanggrahan, Bp. IIP Tri Wibowo, menyampaikan bahwa saat ini telah memasuki musim hujan sehingga diperlukan kewaspadaan terhadap genangan air yang dapat menimbulkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

    Ia menegaskan dukungan Puskesmas Kelurahan Pesanggrahan dengan mengerahkan kader Jumantik, Dasawisma, dan PKK yang bersinergi dengan para Ketua RT/RW untuk mendatangi sekolah-sekolah dan rumah warga guna memberantas jentik nyamuk.

    Sementara itu, perwakilan Puskesmas Kelurahan Pesanggrahan, Ibu Herlina, menyampaikan adanya peningkatan kasus DBD di wilayah Kecamatan Pesanggrahan yang saat ini menempati peringkat pertama jumlah kasus. Namun demikian, untuk wilayah Kelurahan Petukangan Selatan tercatat nihil kasus DBD.

    Ia juga mengimbau warga untuk terus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit TBC guna mencegah penularan, khususnya di lingkungan RW 07.

    Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat terkait antisipasi kenakalan remaja dan tawuran, kewaspadaan terhadap penipuan online, serta menyosialisasikan layanan pengaduan Kepolisian melalui Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis. Selain itu, disampaikan pula bahwa pelayanan pembuatan SKCK dan perizinan di Polsek Pesanggrahan saat ini telah dilakukan secara online.

    Kegiatan monitoring PSN dan penyampaian pesan kamtibmas ini berjalan aman, tertib, dan lancar, sebagai wujud sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif di wilayah Kelurahan Pesanggrahan.

  • Pendaftaran Hoegeng Awards 2026 Resmi Dibuka

    JAKARTA – Masa pendaftaran Hoegeng Awards 2026 resmi dibuka. Tahun ini menjadi momen spesial karena Hoegeng Awards memasuki penyelenggaraan yang kelima sebagai bentuk apresiasi terhadap anggota Polri yang berprestasi, berdedikasi, dan berintegritas dalam melayani masyarakat. Pada Hoegeng Awards 2026, akan diberikan penghargaan kepada lima polisi teladan yang diusulkan langsung oleh masyarakat.

    Lima kategori penghargaan yang diperebutkan meliputi Polisi Inovatif, Polisi Berdedikasi, Polisi Berintegritas, Polisi Pelindung Perempuan dan Anak, serta Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. Kick off penjaringan kandidat dimulai hari ini dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi publik untuk mengusulkan figur polisi yang dinilai layak menjadi teladan.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam mengusulkan anggota Polri yang dinilai memiliki kinerja baik dan memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya.

    “Kami mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi mengusulkan polisi-polisi teladan di sekitarnya. Hoegeng Awards ini menjadi ruang bagi publik untuk menyuarakan apresiasi terhadap anggota Polri yang bekerja dengan tulus, berintegritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Brigjen Trunoyudo.

    Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam proses penjaringan kandidat agar figur-figur polisi teladan yang selama ini bekerja di lapangan, termasuk di wilayah tapal batas dan pedalaman, dapat terangkat dan menjadi inspirasi bagi anggota Polri lainnya.

    “Partisipasi publik akan memperkuat semangat pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan Polri. Polisi-polisi yang diusulkan masyarakat diharapkan dapat menjadi role model serta motivasi bagi anggota lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian,” tambahnya.

    Hoegeng Awards 2026 menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menumbuhkan budaya apresiasi terhadap anggota Polri yang berprestasi dan menjunjung tinggi nilai keteladanan, integritas, serta kepedulian terhadap masyarakat. Melalui keterlibatan publik, diharapkan semakin banyak sosok polisi inspiratif yang dikenal luas dan memberi dampak positif bagi citra serta pelayanan Polri kepada masyarakat.

  • POLRI PRIHATIN TRAGEDI NTT – WAKAPOLRI PERINTAHKAN JAJARAN TURUN LANGSUNG KAWAL PROGRAM APBN 2026 AGAR BANTUAN TEPAT SASARAN

    Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tragis yang terjadi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, di mana seorang anak diduga mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi keluarga dan tidak mampu membeli alat tulis sekolah.

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi di NTT dan menegaskan Polri tidak ingin peristiwa serupa terulang kembali.

    “Peristiwa ini menjadi pengingat agar negara hadir lebih cepat dan lebih nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wakapolri.

    Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi momentum untuk semakin mengoptimalkan berbagai program kesejahteraan yang telah disiapkan pemerintah agar benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

    Wakapolri menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia telah menyiapkan skema APBN 2026 yang sangat komprehensif untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

    “pemerintah punya program, siapkan anggaran, dan kita punya semangat gotong royong. Yang harus kita pastikan adalah implementasinya benar-benar menyentuh keluarga-keluarga yang membutuhkan,” ujar Wakapolri.

    Ia menyampaikan optimisme bahwa dengan kerja bersama dan pengawalan yang kuat, target nasional menuju 0% kemiskinan ekstrem dapat diwujudkan.

    Wakapolri menjelaskan bahwa langkah Polri mengawal program kesejahteraan ini sejalan dengan masukan yang disampaikan oleh Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, yang menilai Polri memiliki potensi besar untuk membantu menyukseskan kebijakan Presiden melalui jaringan kelembagaan yang menjangkau hingga tingkat desa.

    “Arah kebijakan Presiden yang tertuang dalam APBN 2026 sangat relevan untuk disosialisasikan melalui Polri, karena telah menyiapkan program yang sangat lengkap guna membantu masyarakat terhindar dari kemiskinan ekstrem. Tugas Polri adalah memastikan seluruh kebijakan tersebut benar-benar sampai kepada rakyat, tepat sasaran, dan berjalan efektif di lapangan,” tegas Wakapolri.

    Masukan tersebut menjadi landasan penting bagi Polri untuk bergerak lebih proaktif dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di seluruh Indonesia.

    Sebagai langkah nyata, Wakapolri memerintahkan seluruh jajaran Polri untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat.

    “Saya instruksikan kepada para Kapolres bersama pemerintah daerah agar lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” ujarnya.

    “Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tegas Wakapolri.

    Program-Program yang Akan Dikawal Polri

    Untuk memastikan masyarakat memahami haknya, Polri akan membantu menyosialisasikan dan mengawal berbagai program pemerintah, antara lain:
    • Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga;
    • Bantuan Sembako Rp200 ribu per bulan bagi 18,3 juta keluarga;
    • Beasiswa PIP, KIP Kuliah, dan Beasiswa Sekolah Rakyat Berasrama;
    • Bantuan Permakanan bagi lansia dan disabilitas;
    • Bantuan Anak Yatim Piatu (YAPI);
    • PBI Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi 96,8 juta masyarakat;
    • Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST);
    • Subsidi listrik, LPG, BBM, pupuk, dan KUR;
    • Sertifikat halal gratis bagi UMK;
    • Uang saku magang bagi fresh graduate;
    • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 82,9 juta penerima manfaat;
    • Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 130,3 juta masyarakat.

    “Semua program ini adalah wujud nyata kehadiran negara. Tugas Polri memastikan masyarakat mengetahui, mengakses, dan menerima haknya dengan mudah,” jelas Wakapolri.

    Wakapolri menegaskan bahwa pengawalan program pemerintah harus nyata hingga ke lapangan.

    “Pendataan harus akurat, verifikasi harus nyata di lapangan, dan bantuan harus benar-benar diterima oleh yang berhak. Itulah ukuran keberhasilan kita,” ujarnya.

    Ia menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, BPS, serta kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan setiap rupiah APBN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

    Menutup arahannya, Wakapolri menyampaikan pesan optimisme kepada seluruh jajaran Polri dan masyarakat.

    “Kami yakin, dengan kerja keras, kepedulian, dan gotong royong, kemiskinan ekstrem bisa kita atasi bersama. Polri berkomitmen penuh mendukung kebijakan Presiden dan memastikan negara hadir untuk rakyatnya,” pungkas Wakapolri.

    “Tragedi di NTT tidak boleh terulang. Dan Polri akan berada di garis depan untuk memastikan itu.”

  • Kapolda Metro Jaya Sambangi Green House Perumahan Bekasi, Dukung Program Pangan Mandiri

    Bekasi — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri meninjau Green House di kawasan perumahan wilayah Kota Bekasi, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kunjungan tersebut dilakukan bersama Wakapolda Metro Jaya sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan penghijauan lingkungan di tengah masyarakat perkotaan.

    Dalam kegiatan itu, Kapolda didampingi Irwasda Polda Metro Jaya serta Kapolrestro Bekasi Kota. Rombongan melihat langsung pengelolaan Green House yang dimanfaatkan warga untuk budidaya tanaman sayuran dan tanaman produktif lainnya di lingkungan perumahan.

    Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, keberadaan Green House di tengah permukiman dapat menjadi salah satu solusi menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Ia menilai program berbasis masyarakat seperti ini perlu didorong karena memberikan manfaat langsung bagi warga.

    “Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan aparat dapat menciptakan lingkungan yang lebih produktif dan sehat. Kami mendukung inisiatif yang bermanfaat bagi ketahanan pangan dan kualitas lingkungan,” ujarnya.

    Menurutnya, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung program-program yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Kunjungan ini sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hijau di wilayah Bekasi.

  • BINLUH KEAMANAN DAN KETERTIBAN SEKOLAH DI SMK BUDI ASIH KECAMATAN SETIABUDI

    Jakarta Selatan – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah, acara binaan keamanan dan ketertiban sekolah dilaksanakan pada hari Jum’at, 6 Februari 2026. Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan berjalan hingga selesai di Aula SMK Budi Asih yang berlokasi di Jl. Bukit Tinggi No.5, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan.

    Acara ini digelar guna menyinergikan pihak aparat kepolisian dengan sivitas sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi proses belajar mengajar. Kegiatan ini melibatkan sejumlah petugas dari Satbinmas Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Metro SetiaBudi, antara lain Akp Chepy Rusmanto, S.H Kbo Satbinmas, Akp Andung selaku Kanit Binmas, Iptu Rudiyanto, Kasubnit Bintibsos, Aiptu Joko Edi sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Pasar Manggis, serta Briptu Rillo Wibowo sebagai staff Satbinmas.

    Tak hanya itu, pihak sekolah pun turut berpartisipasi aktif dengan kehadiran Kepala Sekolah SMK Budi Asih, tim kesiswaan, serta para siswa dan siswi. Sinergi antara aparat dan pihak sekolah diharapkan mampu mengantisipasi dan mencegah potensi tawuran serta bullying di lingkungan sekolah, sehingga tercipta suasana belajar yang aman dan nyaman.

    Dalam sambutannya, para petugas mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan berkoordinasi dalam upaya mencegah terjadinya tindak kekerasan, baik tawuran maupun bullying. Imbauan ini disampaikan dalam rangka menjaga keharmonisan dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kegiatan belajar mengajar.

    Acara BINLUH ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman lebih kepada siswa dan pihak sekolah tentang pentingnya keamanan dan ketertiban, namun juga menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Jakarta Selatan untuk terus meningkatkan sistem pengamanan dan kekompakan dalam menghadapi berbagai ancaman serta potensi masalah di lingkungan pendidikan.

  • Ka Ops Damai Cartenz 2026: Kedekatan Polri dan Masyarakat Kunci Kedamaian Papua

    NDUGA – Pendekatan keamanan di Tanah Papua terus bertransformasi. Tak sekadar menjaga situasi lewat pos penjagaan, Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 memilih langkah jemput bola dengan menyapa langsung masyarakat hingga ke pelosok kampung.

    Pemandangan hangat ini terlihat di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, pada Kamis (2/2). Personil ODC 2026 Sektor 3 Nduga menggelar patroli jalan kaki menyusuri Kampung Kora hingga ke halaman Gereja Siom, tak jauh dari Pos Koteka.

    Bukan dengan ketegangan, kehadiran aparat justru disambut suasana akrab. Dalam kegiatan “sambang masyarakat” tersebut, personil Polri tampak berdialog santai dengan warga dan jemaat gereja, sembari menyerahkan bantuan bahan makanan (bama). Langkah ini menjadi simbol nyata bahwa kehadiran negara adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

    Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan fisik seperti patroli hanyalah satu sisi mata uang. Sisi lainnya yang tak kalah penting adalah memenangkan hati masyarakat.

    “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa dekat dengan Polri. Melalui kegiatan sambang ini, kami berharap dapat memperkuat hubungan serta membangun kepercayaan (trust) antara masyarakat dengan aparat,” ujar Brigjen Pol Faizal dalam keterangannya.

    Jenderal bintang satu ini menambahkan, kedekatan emosional adalah kunci vital. Ketika masyarakat percaya pada aparat, maka tugas Satgas Tindak ODC dalam menjaga keamanan wilayah menjadi lebih efektif dan didukung penuh oleh warga setempat.

    Lebih jauh, Brigjen Pol Faizal menekankan bahwa situasi kondusif di Nduga dan Papua secara umum bukan kerja satu pihak saja. Sinergi antara warga dan kepolisian adalah pondasi utama.

    “Kita harus bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Tanah Papua. Masyarakat dan Polri harus bekerja sama untuk mewujudkan kedamaian yang berkelanjutan,” tambahnya.

    Menutup keterangannya, Kaops Damai Cartenz menyampaikan pesan moral kepada seluruh elemen masyarakat Papua. Ia mengajak semua pihak untuk mengambil peran aktif dalam menjaga ketertiban.

    “Kerjasama dan saling menghargai antar sesama akan menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” pungkasnya.

  • Respon Personel Polsek Metro Kebayoran Baru,Laporan 110 Warga ,Adanya Wanita Tergeletak di Trotoar

    Jakarta Selatan – Pada hari Kamis, tanggal 5 Februari 2026, sekitar pukul 22.30 WIB, telah dilaksanakan pengecekan pengaduan masyarakat yang diterima melalui Layanan Call Center 110. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Paurmin Samapta Ipda Ari Cahyono Putro, Patko 4083 Aiptu Jarot W, dan Personel SPKT Bripka Sony.

    Adapun pengaduan masyarakat dilaporkan pada pukul 22.16 WIB oleh Bpk. Aris (No. HP: 0821….4300) mengenai adanya seorang wanita yang tergeletak di pinggir jalan. Lokasi kejadian berada di Jl. Sultan Hasanuddin, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan sesuai dengan pengaduan yang diterima. Sesampainya di lokasi, petugas menemukan seorang wanita dalam kondisi lemas. Setelah dilakukan komunikasi dan pemeriksaan awal, diketahui bahwa yang bersangkutan merasa lemas dikarenakan belum makan/lapar, dan tidak ditemukan tanda-tanda tindak pidana maupun kekerasan.

    Selanjutnya, sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat, petugas piket fungsi memberikan bantuan dengan membelikan makanan kepada wanita tersebut hingga kondisinya berangsur membaik. Selama kegiatan berlangsung, petugas juga melakukan dokumentasi sebagai bahan laporan.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari Guna Antisipasi Kemacetan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan kamtibmas pada jam sibuk pagi hari, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pada  Jum’at, 6 Februari 2026, mulai pukul 06.35 WIB.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Priyantono bersama Aiptu I Putu Ariana, dengan lokasi pengaturan lalu lintas di TL Persojo, Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H., Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Dalam pelaksanaannya, personel Samapta melaksanakan kegiatan rutin pagi hari berupa pelayanan masyarakat dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas guna memperlancar pergerakan kendaraan serta mencegah terjadinya kemacetan. Selain itu, petugas juga mengantisipasi terjadinya kejahatan jalanan serta memberikan himbauan kepada para pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas, tidak melawan arus, dan mengutamakan keselamatan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas di lokasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan kenyamanan, khususnya pada jam-jam rawan kepadatan lalu lintas.